- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
- Dumai Expo 2026: Promosi Daerah Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata
- Walikota Pimpin Upacara HUT Kota Dumai ke-27, Soroti Program Unggulan
- Pesan Menteri Nusron untuk Jajaran di Riau: Pemimpin Harus Memudahkan Pelayanan bagi Masyarakat
- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
Will Smith Paham Bila Ada yang Belum Mau Lihat Dirinya di Film

Jakarta,VokalOnline.Com - Will Smith mengatakan dirinya memahami bila sebagian orang tak mau atau belum siap melihat dirinya kembali ke film setelah insiden Oscar 2022.
Hal itu Smith ungkap saat wawancara dengan Good Day DC di Fox, baru-baru ini, seiring dengan film terbarunya yang siap rilis di Apple TV+, Emancipation.
"Saya sepenuhnya memahami bahwa bila seseorang belum siap, saya akan sangat menghormati tersebut dan memberikan mereka ruang untuk bisa siap," kata Smith, seperti diberikan New York Post, Senin (28/11).
Emancipation merupakan film laga sejarah yang digarap oleh Antoine Fuqua dan ditulis oleh William N Collage. Film ini berdasarkan kisah nyata Gordon, mantan budak yang terkenal berkat foto punggung penuh bekas cambuk pada 1863.
"Kekhawatiran terdalam saya adalah soal tim saya, Antonie telah melakukan apa yang saya anggap karya terbaik di sepanjang kariernya," kata Smith.
"Harapan terdalam saya adalah aksi saya saat itu tidak menghukum tim saya," lanjutnya.
Dalam film ini, Will Smith akan berperan sebagai Peter yang mewakili Gordon. Peter merupakan budak yang kabur dan menemukan suaka di Louisiana dan akhirnya bergabung dengan Tentara Persatuan.
"Saya berharap materi ini, kekuatan film ini, ketepatan lini ceritanya, saya berharap bahwa kebaikan yang dapat dilakukan setidaknya akan membuka hati orang-orang," kata Smith.
"Agar mereka bisa melihat dan mengenali serta mendukung seniman luar biasa di dalam dan sekitar film ini," lanjutnya.
Sementara itu, Fuqua sempat menyinggung soal insiden tamparan Will Smith ke Chris Rock di atas panggung Oscar 2022 saat berbincang dengan Vanity Fair soal filmnya ini.
"Pembahasan saya selalu, bukankan 400 tahun perbudakan, kebrutalan, itu lebih penting dibanding satu momen jelek?" kata Fuqua.
"Kita di Hollywood, dan adalah beberapa hal yang amat buruk terjadi, dan kita sudah melihat banyak orang mendapatkan penghargaan dan mereka sudah melakukan beberapa hal menjijikkan," lanjutnya.
"Jadi tak ada alasan untuk seseorang atau sesuatu, tapi saya bisa mengatakan bahwa dia [Will Smith] adalah orang baik, dan saya harap bahwa orang bisa memaafkannya dan kita bisa beranjak dari masalah itu," katanya.
Selain Will Smith, Emancipation akan dibintangi oleh Ben Foster dan Charmaine Bingwa. Film ini akan rilis 2 Desember di Amerika Serikat dan 9 Desember di Apple TV+.**syafira
Berita Terkait :
- Zorro Tak Segan Teruskan Jubah Hitamnya ke Tom Holland0
- Yoo Seon-ho The Queen\'s Umbrella Jadi Member Tetap 2 Days 1 Night0
- Kuasa Hukum Lee Seung-gi Tuding Agensi Bohong Soal Bayaran Musik0
- Oh Young-soo Dihapus dari Iklan Pemerintah Buntut Dugaan Pelecehan0
- Negeri Wakanda Masih Berjaya di Puncak Box Office Amerika0
_Black11.png)









