Satu Tekad: TNI-Polri-Kejaksaan Inhil Perkuat Sinergi Demi Rakyat

Publisher Vol/Arya Daerah
15 Jul 2026, 21:16:17 WIB
 Satu Tekad: TNI-Polri-Kejaksaan Inhil Perkuat Sinergi Demi Rakyat

TEMBILAHAN – Di ruang yang sama, dengan tujuan yang sama. Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 12.00 WIB, Kantor Kejaksaan Negeri Tembilahan di Jalan Prof. Moh. Yamin menjadi saksi bisu lahirnya komitmen baru. Bukan sekadar pertemuan formal, tapi sebuah silaturahmi yang mengikat hati.

Hadir di sana Kapolres Indragiri Hilir AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., Dandim 0314/Inhil Letkol Arm. Wahib Mustofa Fathurrahman, M.Han., dan Kajari Inhil Sugito, S.H. Empat pimpinan, tiga institusi, satu tekad: menjaga Indragiri Hilir tetap aman, damai, dan berkeadilan.

Tak ada sekat pangkat yang terasa. Yang ada hanya obrolan hangat, tawa kecil, dan janji untuk terus bahu-membahu. Karena mereka paham, sebesar apapun tugas, tidak akan sanggup jika dikerjakan sendiri-sendiri.

Silaturahmi ini menjadi momentum emas untuk merajut kembali benang kebersamaan antara TNI, Polri, dan Kejaksaan. Tiga pilar penegak hukum yang selama ini berdiri di garda terdepan. Di lapangan mereka berbeda seragam, berbeda tupoksi. Tapi di hati, mereka sama-sama anak bangsa yang mengabdi.

"Negeri ini besar karena kita bersatu. Begitu juga Inhil. Keamanan tidak akan tercipta hanya oleh satu institusi. Butuh TNI yang menjaga kedaulatan, Polri yang melindungi dan melayani, dan Kejaksaan yang menegakkan keadilan. Hari ini kita perkuat itu," ujar salah satu pimpinan dalam suasana penuh keakraban.

Dalam pertemuan itu, para pimpinan menegaskan komitmennya. Komitmen untuk saling mendukung sesuai tugas dan fungsi. Komitmen untuk berkomunikasi tanpa batas, berkoordinasi tanpa ragu, dan bekerja sama tanpa pamrih. Khususnya dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas, pencegahan Karhutla, hingga menyukseskan program-program pemerintah untuk rakyat.

Lebih dari itu, silaturahmi ini adalah pesan untuk masyarakat. Pesan bahwa negara hadir. Bahwa aparat tidak berjalan sendiri-sendiri. Bahwa di balik seragam coklat, loreng, dan jaksa, ada manusia yang punya tujuan sama: membuat 20 kecamatan, 197 desa di Inhil bisa tidur nyenyak.

AKBP Donny Eko Listianto dalam kesempatan itu menyampaikan harapannya. Beliau menekankan bahwa sinergitas bukan hanya soal rapat dan laporan, tapi soal hati yang saling percaya. Ketika komunikasi lancar, maka penyelesaian masalah di wilayah akan lebih cepat, dan penegakan hukum akan terasa lebih berkeadilan.

Kegiatan yang berlangsung aman, tertib, dan penuh kekeluargaan ini ditutup dengan jabat tangan dan foto bersama. Bukan sekadar dokumentasi, tapi bukti bahwa di Inhil, TNI-Polri-Kejaksaan adalah satu keluarga besar.

Karena pada akhirnya, menjaga negeri ini bukan tentang siapa paling depan. Tapi tentang bagaimana kita melangkah bersama. Berbeda baju, satu tujuan. Berbeda tugas, satu Indonesia.(*)

Berita Terkait :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment