- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
200 Imam Masjid Paripurna Pekanbaru Bakal Divaksin

Vaksin Sinovac yang diberikan kepada masyarakat. IST
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Sebanyak 200 imam masjid di Pekanbaru bakal mendapatkan vaksin Covid-19. Tidak seperti vaksin yang digelar massal di hotel ataupun gedung olahraga, ratusan imam masjid paripurna itu akan divaksin di Rumah Sakit Hermina, Jalan Tuanku Tambusai.
Wali Kota Pekanbaru Firdaus menyebut vaksin Covid-19 untuk imam masjid ini digelar siang hari Ramadan. Alasannya para imam pada malam hari punya jadwal padat seperti Salat Isya dan Tarawih berjamaah.
"Makanya dilaksanakan Rabu siang di rumah sakit," kata Firdaus, Selasa petang, 20 April 2021.
Firdaus menjelaskan, rumah sakit menjadi lokasi pilihan untuk menjaga kesejukan vaksin. Selanjutnya memberikan kenyamanan kepada vaksinator yang harus memakai alat pelindung diri.
"Rumah sakit lebih dingin, apalagi siang puasa jadi lebih nyaman," kata Firdaus.
Sebagai informasi, masjid paripurna merupakan masjid yang dibangun Pemerintah Kota Pekanbaru di setiap kelurahan. Imamnya juga mendapatkan insentif dari pemerintah setempat.
Imam masjid paripurna diharap bisa menerapkan protokol kesehatan. Di antaranya mewajibkan jamaah memakai masker, menjaga jarak dan menyediakan alat cuci tangan di halaman masjid.
Vaksin imam ini merupakan program Pemerintah Kota Pekanbaru untuk mencapai target vaksinasi. Pekanbaru saat ini menargetkan 3.000 orang divaksin setiap hari pada tahun ini.
Firdaus menyebut masih punya waktu sekitar 7 bulan untuk mencapai target vaksin secara nasional. Pasalnya hingga kini masih ada 600.000 warga Pekanbaru belum divaksin.
"Saat ini untuk gelombang pertama totalnya 58.891, kemudian tahap dua 23.746. Dari jumlah itu ada 10.000 lebih lansia yang divaksin dari target sekitar 24.000 lebih," sebut Firdaus. (syu)
Berita Terkait :
- Pemkab Rohil Berlakukan PPKM Mikro 0
- Gawat, Angka Kematian Akibat Covid-19 di Riau Tertinggi di Sumatra0
- HMMM.....Gubernur Riau Juga Larang Masyarakat Mudik Lokal0
- Belasan Orang Serang Petugas Bea Cukai di Jalan Juanda Pekanbaru0
- Syamsuar Sebut Lonjakan Covid-19 di Riau Karena Hal Ini0
_Black11.png)









