- Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Gelar Pekan Olahraga Polri dan Salurkan Paket Bansos
- Erfan Panca Putra Terpilih Aklamasi Pimpin FAJI Riau Periode 2026–2030
- Sukses Bangun Sinergi Daerah, Hotli Maruli Sirait Terima Penghargaan Khusus Bergengsi JMSI Award 202
- Pasca Kebakaran di PT Pulau Sambu di Guntung, Kapolsek Kateman: Sudah Kondusif, Tak Ada yang Perlu D
- Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Menteri Agama atas Program Masjid Ramah Pemudik
- Bupati Siak Kritik Formula DBH Migas, Daerah Penghasil Dinilai Dirugikan
- Infrastruktur Rusak dan Kecelakaan Berulang, Warga Desak PT EPE Turut Bertanggung Jawab
- Pemkab Siak Nilai Formula DBH Migas Saat Ini Merugikan Daerah Penghasil
- Pemkab Siak Optimalkan Aset Daerah, Lahan Tidur Disulap Jadi Sentra Pangan
200 Polisi Kawal Aksi Bela Al-Qur\'an 301 di Kedubes Swedia

Ilustrasi. Sebanyak 200 aparat kepolisian dikerahkan untuk mengawal Aksi Bela Al-Qur'an di Kedutaan Besar Swedia, Jakarta Selatan, Senin (30/1).
Jakarta, VokalOnline.Com - Sebanyak 200 personel kepolisian dikerahkan untuk mengawal Aksi Bela Al-Qur'an 301 di Kedutaan Besar Swedia, Jakarta Selatan, Senin (30/1).Aksi demo ini digelar oleh Persaudaraan Alumni (PA) 212 bersama sejumlah elemen ormas Islam lainnya dalam rangka memprotes tindakan seorang politikus di Swedia yang membakar Al-Qur'an."Kita siapkan pengamanan, kurang lebih ada 200 personel dari kepolisian disiagakan," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi saat dihubungi.Terkait pengalihan arus lalu lintas di sekitar lokasi demo, kata Nurma, masih situasional. Ia menyebut anggota Polisi Lalu Lintas (Polantas) telah bersiaga di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas.Nurma menyampaikan pihaknya juga mengantisipasi jika ada penyusup yang ingin menunggangi demo tersebut. Dia menuturkan pihaknya telah berkoordinasi dengan koordinator lapangan (korlap) aksi untuk mengantisipasi hal ini."Jadi korlap-korlap itu sudah kita kondisikan jika memang ada bukan anggotanya silakan berkoordinasi dengan kita untuk mengetahui siapakah dia, apakah penyusup atau tidak," ucap Nurma.Lebih lanjut, Nurma turut mengimbau massa untuk melakukan aksi secara tertib.Sebelumnya, Sekretaris Majelis Syuro PA 212 Slamet Maarif mengatakan aksi ini menuntut agar pemerintah Indonesia menyetop hubungan diplomasi dengan Swedia imbas pembakaran Al-Qur'an. Ia berpendapat Swedia telah melakukan penodaan terhadap agama Islam."Dubes Swedia segera tinggalkan Indonesia," kata Slamet saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (26/1).Aksi pembakaran Al-Qur'an ini dilakukan oleh politikus sayap kanan Rasmus Paludan dalam demonstrasi di depan Kedubes Turki di Stockholm, Swedia pada Sabtu (21/1) lalu.Tindakan ini pun menuai kecaman dari negara-negara dengan mayoritas Muslim terbesar. Pemerintah Indonesia diketahui juga sudah melayangkan protesnya hingga memanggil Duta Besar Swedia untuk Indonesia Marina Berg terkait insiden tersebut. **Syafira
Berita Terkait :
- Jaksa Tanggapi Pleidoi Putri Candrawathi: Penuh Khayal & Siasat Jahat 0
- Polisi Klaim 2 Penumpang Audi Dengar Suara Bruk di Kecelakaan Selvi 0
- SPAM di Bagan Punak Pesisir Diresmikan0
- Resmikan Jalan Dua Jalur di Inhu, Ini Pesan Gubernur Syamsuar 0
- Pengemudi Audi Resmi Ditahan Terkait Kasus Tabrak Lari Selvi 0
_Black11.png)









