- Rayakan Hari Anak Nasional 2026, RAPP Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman bagi Tumbuh Kembang Anak
- RAPP Serahkan Bantuan Festival Pacu Jalur Nasional 2026 dan Sponsori Tiga Jalur Unggulan
- Pemcam Koto Gasib Apresiasi Fire Fighter PT RAPP
- RAPP Terima Penghargaan Industry Marketing Champion 2026 dari MarkPlus
- RAPP Siagakan Personel dan Peralatan Hadapi Karhutla di Riau
- RAPP Semarakkan Hari Anak Nasional 2026, Perkuat Dukungan Bagi Tumbuh Kembang Anak
- Merawat tradisi, RAPP konsisten dukung festival Pacu Jalur Nasional 2026
- Perkuat Kompetensi Nakes, Pelatihan APN Digelar bagi Tenaga Kesehatan Pelalawan
- Pemkab Kuansing Fasilitasi Penyelesaian Sengketa Lahan PT RAPP dan Masyarakat Koto Baru
- Pemkab Kuansing Fasilitasi Pertemuan Masyarakat Koto Baru dan PT RAPP
3 Bansos yang Cair Bareng Mulai Bulan Ini

Jakarta, VokalOnline.Com - PT Pos Indonesia (Persero) menyebut sejumlah bantuan sosial (bansos) cair mulai bulan ini.
Bansos pertama, BLT BBM tahap 2. BLT ini sudah cair mulai Rabu (23/11) kemarin. Sampai dengan Jumat (25/11), BLT BBM tahap 2 sudah tersalur ke 3 juta keluarga penerima manfaat (KPM) atau 14 persen dari total penerima yang ditargetkan 20,65 juta.
"Tiga hari penyaluran Rabu, Kamis, Jumat (23-25 November 2022) telah tersalurkan kepada 3 juta KPM. Rata-rata per hari kita salurkan kepada 1 jutaan KPM," kata Direktur Bisnis Jasa Keuangan PT Pos Indonesia Haris seperti dikutip dari Antara, Senin (28/11).
Ia menargetkan penyaluran BLT BBM tahap kedua tersebut selesai dalam 10 hari..
Bansos kedua, PT Pos Indonesia juga menyalurkan Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) untuk triwulan IV kepada 10 juta KPM dengan besaran nominal bantuan beragam mulai Rp200 ribu hingga Rp3 jutaan bergantung hak penerima.
Bansos ketiga, Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT (bansos sembako) triwulan IV yang akan disalurkan kepada 18,8 juta KPM, dengan nominal bantuan Rp200 ribu.
Karena pencairan yang berbarengan itu, ia mengatakan gelontoran penyaluran BLT BBM kali ini sangat istimewa.
"Karena menyalurkan tiga bantuan, uang yang disalurkan cukup besar sehingga butuh persiapan dengan baik, mitigasi risiko terkait pengamanan," kata Haris.**syafira
Berita Terkait :
- Melakukan Mining di HPT, Pelaku Tambang Emas Putih di Inhu Terkesan Kebal Hukum0
- Bank Muamalat Lelang Hotel Milik Menteri Era SBY di Bandung Rp314 M0
- Bank Negara Barat Mulai Ogah Beri Pinjaman Perusahaan Batu Bara0
- Ekonom Ramal Ekspor RI Melambat di 2023 Surplus Perdagangan Turun0
- Investasi di Indonesia Diramal Masih Tumbuh Meski Global Melambat0
_Black11.png)








