- Paksa 10 Pekerja Teken Surat Pengunduran Diri, HRD dan Manager SPPBE PT Awal Bros Dilaporkan
- Penuh Kehangatan Kapolres Meranti Dalam Kenal Pamit Pejabat Usai Pelantikan
- BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
- Revolusi Keuangan Puskesmas di Inhil, Satu Rekening untuk Banyak Transaksi
- JMSI Riau Targetkan Seluruh Wartawan Anggota Bersertifikat UKW pada 2027
- Minta Masukan atas RUU Daerah Kepulauan, Hendry Munief: Menyesuaikan Kebutuhan Daerah
- Antisipasi Dampak AI pada Industri Pers, Syahrul Aidi Minta DPR Siapkan RUU Regulasi Digital
- VokalOnline ikuti Webinar Merajut Nusantara
- BKSAP DPR RI Dorong Riau Perkuat Kerja Sama dengan Jepang
- Anugerah Voice of The Ummah, JMSI Riau Apresiasi Kiprah Dakwah UAS
5 Sikap Fraksi PKS DPR RI Atas Bentrok di Pulau Rempang Kepri

Teks Foto, Anggota DPR RI Fraksi FKS, Dr H Sahrul Aiidi Maazat Saat Menyampaikan Aspirasi di Gedung Sidang DPR RI Jakartasg
JAKARTA,Vokalonline.Com-Kisruh investasi di Pulau Rempang Provinsi Riau yang
mengorbankan suku asli Melayu mendapat perhatian penuh dari Fraksi PKS DPR RI.
Mereka mengeluarkan lima sikap yang harus diberi atensi oleh pemerintah.
Juru Bicara Fraksi PKS DPR RI, Dr. Syahrul Aidi Maazat,
saat sidang paripurna DPR RI pada Selasa (12/9/2023) menyampaikan bahwa Fraksi
PKS sangat menyesalkan bentrok fisik antara aparat keamanan dengan masyarakat
Melayu di Pulau Rempang itu.
“Kawasan pulau Rempang ini telah dihuni suku Melayu,
ratusan tahun yang lalu. Jauh sebelum Indonesia merdeka. Sementara BP Batam
baru ada tahun 1970,” kata Syahrul Aidi dalam pernyataannya sembari
mengingatkan UUD 1945 pasal 33 ayat 1.
Menyikapi hal itu, Fraksi PKS kata Syahrul Aidi meminta
lima tindakan secepatnya yang harus dilakukan oleh pemerintah, yaitu:
1. Mengecam tindakan aparat yang represif kepada
masyarakat dan meminta aparat untuk menahan diri.
2. Meminta TNI Polri untuk mengusut tuntas pelanggaran
SOP.
3. Menjamin pengobatan masyarakat yang menjadi korban
atas tragedi ini.
4. Membebaskan masyarakat yang ditahan atas bentrok ini dan menjamin mereka tidak dianiaya.
5.Meminta pemerintah agar menghentikan sementara PSN
Rempang Ecocity sebelum hak masyarakat terdampak terpenuhi. Dan menjamin akar
budaya mereka tidak hilang.tutup Syahrul Aidi.***Vol3.
Berita Terkait :
- Diserahkan Menhan Prabowo, Gubri Syamsuar Terima Penghargaan Olahraga0
- Ketua DPC Gerindra Semarang Dicopot Buntut Pemukulan Kader PDIP0
- PAN Buka Suara Soal Peluang Erick Thohir Batal Jadi Cawapres Prabowo0
- TAK AKAN MELAYU TERBERAK DI CELANA (Rempang Malang Rempang Terbuang) 0
- Gerindra Buka Pintu Buat Demokrat: Prabowo Nyambung Lah Sama Mas AHY0
_Black11.png)









