- Tak Henti Lakukan Perawatan, PT PAS Optimistis Produksi Sawit Semakin Optimal
- JMSI Inhu Kirim Tiga Pengurus Ikuti Uji Kompetensi Wartawan di UIR Pekanbaru
- RAPP Dukung Upaya Pencegahan Karhutla Siak
- Akses Masyarakat Jadi Prioritas, RAPP Dukung Perbaikan Jalan di Segati dan Langgam
- Kemenkum Riau Gandeng RAPP Dorong Pelindungan Kekayaan Intelektual UMKM Binaan
- Kolaborasi Dinas Kesehatan dan PT RAPP Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau
- Dukung Pelestarian Pesisir, RAPP Tanam 2.000 Mangrove di Desa Bagan Melibur
- RAPP Perkuat Upaya Pelestarian Mangrove di Kepulauan Meranti
- Kemenkum Riau Gandeng RAPP Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual, Dorong Produk Lokal Naik Kelas
- Inhu Expo 2026 Jadi Panggung UMKM dan Kreativitas Generasi Muda, Resmi Ditutup Wabup Hendrizal
Adi Taviv: Tidak Satupun Aset yang Diserahkan
Pergantian Pengurus DPC Gerindra Siak

Siak, VokalOnline.Com - Pergantian pengurus DPC Partai Gerindra Siak masih meninggalkan sejumlah tanda tanya. Selain tiba-tiba pindah kantor, ternyata sejumlah aset lain juga tidak diserahkan ke pengurus baru.
Hal ini diungkapkan Sekretaris DPC Gerindra, Adi Taviv Nasution kepada wartawan di Kabupaten Siak.
Disebutkannya, sejak ditunjuk sebagai pengurus baru di DPC Siak, selain diminta untuk tidak menempati kantor yang sebelumnya menjadi markas Partai Gerindra yang menurut informasi pengurus sebelumnya bahwa itu dibangun dari dana Iuran dan sumbangan kader, sehingga harus menyewa ruko untuk kantor jelang persiapan menghadapi verifikasi Pemilu 2024, juga tidak ada aset lain yang diserahkan.
"Sejak penyerahan SK pergantian pengurus tidak ada penyerahan aset kantor berupa ATK dan Meubeler kantor sekalipun. Justru kami tidak dibenarkan menempati kantor yang sebelumnya menjadi kantor Gerindra di Siak," ungkap Adi Taviv.
Disebutkan Adi Taviv, hal ini menunjukkan ada dugaan tidak loyalnya mantan ketua DPC Gerindra Sutarno dengan partai yang telah membesarkan namanya. Apalagi yang bersangkutan merupakan anggota DPRD tiga periode dan mantan ketua DPC dalam dua periode pula.
"Kita sejauh ini sudah menanyakan terkait aset yang ada, dan ternyata tidak ada itikad menyerahkannya ke pengurus baru. Bahkan kantor yang menjadi identitas partai juga diklaim milik pribadinya," terus Adi Taviv.
Mantan anggota DPRD Siak partai Gerindra periode 2104-2019 Sanggup Tarigan sangat menyayangkan dan kecewa, jika aset partai yang merupakan sumbangan kader justru tidak diserahkan ke pengurus baru sebagai estafet dan penerus dalam pengembangan partai.
"Kita kecewa sekali kalau begitu kondisinya. Kita berharap hal ini segera disikapi secara Arif dan bijaksana. Dan perlu kejelasan dan ketegasan partai. Jangan sampai ini justru menjadi kesan buruk bagi partai," ujarnya.
"Kita menyumbang untuk partai demi kepentingan bersama dan nama baik partai memiliki gedung kantor sendiri dan menjadi kebanggan sebagai kader Gerindra bisa bangun kantor sendiri kok malah sewa lagi," lanjutnya. (sal)
Berita Terkait :
- 97 Ribu Lebih Warga Siak Belum Terdaftar di BPJS Kesehatan0
- LAMR Himbau, Soal Hukum Jangan Memaksa Kehendak0
- Direktur Pembiayaan Pertanian Datang ke Tumang 0
- Bupati Alfedri Lantik Pengurus Mabiran, Kwarran dan LPK Dua Kecamatan0
- Bupati Alfedri Bangga Anak Siak Kerja di Luar Negeri0
_Black11.png)









