- Disdik Inhil Pastikan SPMB 2026 Berjalan Transparan dan Gratis, Pendaftaran Tetap Dibantu Sekolah Ji
- Zulpen Akan Laporkan Rudi Walker Purba, Nilai Narasi yang Disebarkan Bersifat Provokatif
- Polres Indragiri Hilir Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Perkuat Silaturahmi dan Sinergitas Kamtibmas
- Bhabinkamtibmas Kayu Raja Turun ke Kandang, Polri Kawal Ketahanan Pangan Keritang
- Polsek Keritang Perkuat Swasembada Pangan Lewat Ikan Lele
- Diduga Akibat Truk ODOL, Warga dan AMPAK Soroti Kerusakan Jalan di Sungai Rawa
- Pengcab Karate Tako Dumai Adakan UKT Semester I Tahun 2026
- Bupati Suhardiman Amby Resmi Tutup Festival Pacu Jalur Rayon I Inuman 2026
- Pemkab Meranti Dukung Penuh Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Pembangunan Berbasis Data
- Ketua Masjid Arafah Ahmad Dahlan Laksanakan Menyambut 1 Muharom 1448 H
Ahmadiyah Pekanbaru Dukung Pemerintah Sukseskan Vaksinasi
Berkomitmen Putus Penyebaran Virus Corona

Silaturahmi dan buka puasa bersama pengurus Ahmadiyah Pekanbaru dengan personel Dit Intelkam Polda Riau. IST
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Kelompok Ahmadiyah Pekanbaru berkomitmen meminta jemaat menyukseskan vaksinasi yang gencar dilakukan pemerintah. Jemaat juga diminta mematuhi protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.
Mubaligh Ahmadiyah di Pekanbaru, Muslim Permasi Barus juga meminta pengurus serta jemaat tidak menolak vaksin karena bertujuan mengakhiri pandemi Covid-19.
"Jemaat Ahmadiyah Indonesia yang memenuhi syarat untuk divaksin tidak ragu dalam menerima vaksin ini," kata Muslim saat bersilaturahmi dengan personel Direktorat Intelijen Kemanan Polda Riau, baru-baru ini.
Sejumlah mubaligh dan jemaat terlihat hadir dalam kegiatan buka bersama ini. Sementara dari Direktorat Intelkam Polda Riau diwakili oleh Ps Panit III Subdit Politik Ipda Rony Carlos dan sejumlah anggotanya.
Muslim dan Jemaat Ahmadiyah Pekanbaru juga bersepakat menjaga kondusivitas serta krama serta ketertiban masyarakat di Kota Madani Bertuah.
"Kemudiam jemaat mematuhi protokol kesehatan 4 M yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi keramaian," kata pria yang dimandatkan menggantikan mubaligh sebelumnya, Zulfikar Damanik.
Muslim mengatakan, pihaknya sejak pandemi Covid-19 menerima arahan dari pimpinan Ahmadiyah pusat untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. Termasuk menerima vaksin Sinovac untuk meningkatkan imun dari Covid-19.
Selama pandemi, Ahmadiyah Pekanbaru juga membatasi pengajian rutin. Sudah beberapa bulan terakhir pihaknya tidak mendatangkan jemaat dari luar karena diminta beribadah di rumah masing-masing.
"Kemudian dalam silaturahmi tadi ada tiga poin yang disepakati, yaitu mengajak jemaat Ahmadiyah mematuhi protokol kesehatan dan sukseskan vaksinasi, kemudian mendukung Polda Riau menjaga Kamtibmas serta menyatakan NKRI harga mati," kata Muslim.
Dalam silaturahmi itu Jemaat Ahmadiyah menyatakan pandemi Covid-19 bukanlah konspirasi. Biasanya, pemahaman konspirasi terjadi karena masyarakat kurang menerima informasi komprehensif dari pihak berwenang.
"Sehingga masyarakat kurang mengetahui bahaya akan pandemi Covid-19 itu sendiri," jelas Muslim.
Di sisi lain, Polda Riau berterimakasih atas dukungan serta berharap Jemaat Ahmadiyah mendukung Polri Presisi. Terutama dalam informasi Covid-19 yang saat ini masyarakat masih beragam memahaminya. ***
Berita Terkait :
- Gubri Harap BEM Nusantara Cerdaskan Anak Bangsa0
- SRG Berpotensi Mendukung Stabilitas Harga Pangan0
- 220 Ribu Hektare Hutan Mangrove Riau Perlu Diselamatkan0
- 200 Imam Masjid Paripurna Pekanbaru Bakal Divaksin0
- Pemkab Rohil Berlakukan PPKM Mikro 0
_Black11.png)









