- Tambang Batu Bara PT Era Perkasa Mining di Inhu Disorot, Lokasi Aktivitas Diduga Berbeda dengan IUP
- Kebakaran Rumah di Selatpanjang, Begini Penjelasan Polisi
- Hendry Munief Soroti Privatisasi Pesisir dan Abrasi dalam Pembahasan RUU Daerah Kepulauan
- Syahrul Aidi dan Hendry Munief Kompak Motivasi Mahasiswa UNRI Mandiri Sejak Kuliah
- Trisakti School of Multimedia Gandeng CIP Pekanbaru,Bahas Digital Marketing hingga Personal Branding
- Pesangon 10 Pekerja Tak Dibayar Usai PHK Sepihak, PT Awal Bros Bumi Pusaka Diduga Kebal Hukum
- Paksa 10 Pekerja Teken Surat Pengunduran Diri, HRD dan Manager SPPBE PT Awal Bros Dilaporkan
- Penuh Kehangatan Kapolres Meranti Dalam Kenal Pamit Pejabat Usai Pelantikan
- BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
- Revolusi Keuangan Puskesmas di Inhil, Satu Rekening untuk Banyak Transaksi
Gubri Harap BEM Nusantara Cerdaskan Anak Bangsa
Robert Hendrico dan Hasanul Arifin Ucapkan Selamat

Gubernur Riau, H Syamsuar, foto bersama usai pengukuhan dan pelantikan kepengurusan koordinator daerah (Korda) BEM Nusantara periode 2021/2022 di Asrama Haji
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM)- Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar berharap Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara dapat membantu negara untuk mencerdaskan anak bangsa. Terlebih lagi dengan suasana pandemi Covid-19 saat ini, sangat berpengaruh besar kepada kualitas pendidikan.
Diungkapkan Gubri bahwa saat mengadakan pertemuan dengan rektor dan direktur perguruan tinggi beberapa waktu lalu, terungkap adanya penurunan kualitas pendidikan di Riau.
Bahkan siswa di Riau masih banyak putus sekolah. Bukan hanya karena disebabkan pandemi saja, tapi sudah lama putus sekolah. Mulai dari tingkat SD, SMP, SMA/SMK, dengan jumlah kurang lebih 94 ribu siswa putus sekolah.

"Hal ini karena tidak semua siswa yang bisa menyerap digital (belajar online, red)" ucapnya saat memberikan sambutan acara pelantikan dan pengukuhan kepengurusan koordinator daerah (Korda) BEM Nusantara periode 2021/2022 di Asrama Haji, Minggu (25/4/2021).
Ia menambahkan, apalagi di Provinsi Riau saat ini masih ada 188 desa yang blank spot yang membuat siswa sulit untuk mengakses internet, terutama untuk desa-desa yang di kepulauan.
"Inilah menjadi tantangan kita di pandemi Covid-19. Di tengah ingin mencerdaskan anak-anak bangsa tapi kita juga dihadapkan persoalan bangsa yang sekarang tentunya belum dapat juga menikmati internet di beberapa desa di Povinsi Riau," sebutnya
Gubri, sebagaimana dilansir mediacenter.riau, mengatakan telah mengusulkan kepada Menteri Kominfo agar 188 desa tersebut bisa mendapatkan jaringan internet. Bagaimanapun hal itu tidak bisa dihindari, kondisi sekarang menuntut semua anak bisa menyerap pembelajaran melalui daring.
Gubri berharap tentunya dukungan peran seluruh pihak serta dapat membantu pemerintah daerah dalam memajukan pendidikan dan mencerdasan anak bangsa di era covid-19 ini.
Ucapkan Selamat
Selain itu, dua tokoh yang selama ini dikenal banyak berperan dalam setiap kegiatan BEM, yaitu Robert Hendrico dan Hasanul Arifin, mengucapkan selamat atas pelantikan acara pelantikan dan pengukuhan kepengurusan koordinator daerah (Koorda) BEM Nusantara.
"Sangat bersyukur dan merasa senang atas pelantikan adik-adik yang tergabung dalam kepengurusan koordinator daerah BEM Nusantara. Terkhusus buat Jimmy Saputra yang dipercaya sebagai koordinator," kata Robert.
Hal yang sama juga disampaikan Hasanul Arifin. Dikatakan, bahwa pelantikan ini merupakan awal dari tanggungjawab kepengurusan koordinator daerah BEM Nusantara untuk mengawal pembangunan, terutama di Riau.
"Negeri ini masih banyak membutuhkan orang-orang yang memang punya komitmen untuk memajukan pembangunan serta mencerdaskan kehidupan bangsa," kata Hasanul.***
Berita Terkait :
- SRG Berpotensi Mendukung Stabilitas Harga Pangan0
- 220 Ribu Hektare Hutan Mangrove Riau Perlu Diselamatkan0
- 200 Imam Masjid Paripurna Pekanbaru Bakal Divaksin0
- Pemkab Rohil Berlakukan PPKM Mikro 0
- Gawat, Angka Kematian Akibat Covid-19 di Riau Tertinggi di Sumatra0
_Black11.png)









