- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
- Polres Inhil Amankan Pengedar Sabu dan Ekstasi di Keritang
- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
Gubri Harap BEM Nusantara Cerdaskan Anak Bangsa
Robert Hendrico dan Hasanul Arifin Ucapkan Selamat

Gubernur Riau, H Syamsuar, foto bersama usai pengukuhan dan pelantikan kepengurusan koordinator daerah (Korda) BEM Nusantara periode 2021/2022 di Asrama Haji
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM)- Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar berharap Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara dapat membantu negara untuk mencerdaskan anak bangsa. Terlebih lagi dengan suasana pandemi Covid-19 saat ini, sangat berpengaruh besar kepada kualitas pendidikan.
Diungkapkan Gubri bahwa saat mengadakan pertemuan dengan rektor dan direktur perguruan tinggi beberapa waktu lalu, terungkap adanya penurunan kualitas pendidikan di Riau.
Bahkan siswa di Riau masih banyak putus sekolah. Bukan hanya karena disebabkan pandemi saja, tapi sudah lama putus sekolah. Mulai dari tingkat SD, SMP, SMA/SMK, dengan jumlah kurang lebih 94 ribu siswa putus sekolah.

"Hal ini karena tidak semua siswa yang bisa menyerap digital (belajar online, red)" ucapnya saat memberikan sambutan acara pelantikan dan pengukuhan kepengurusan koordinator daerah (Korda) BEM Nusantara periode 2021/2022 di Asrama Haji, Minggu (25/4/2021).
Ia menambahkan, apalagi di Provinsi Riau saat ini masih ada 188 desa yang blank spot yang membuat siswa sulit untuk mengakses internet, terutama untuk desa-desa yang di kepulauan.
"Inilah menjadi tantangan kita di pandemi Covid-19. Di tengah ingin mencerdaskan anak-anak bangsa tapi kita juga dihadapkan persoalan bangsa yang sekarang tentunya belum dapat juga menikmati internet di beberapa desa di Povinsi Riau," sebutnya
Gubri, sebagaimana dilansir mediacenter.riau, mengatakan telah mengusulkan kepada Menteri Kominfo agar 188 desa tersebut bisa mendapatkan jaringan internet. Bagaimanapun hal itu tidak bisa dihindari, kondisi sekarang menuntut semua anak bisa menyerap pembelajaran melalui daring.
Gubri berharap tentunya dukungan peran seluruh pihak serta dapat membantu pemerintah daerah dalam memajukan pendidikan dan mencerdasan anak bangsa di era covid-19 ini.
Ucapkan Selamat
Selain itu, dua tokoh yang selama ini dikenal banyak berperan dalam setiap kegiatan BEM, yaitu Robert Hendrico dan Hasanul Arifin, mengucapkan selamat atas pelantikan acara pelantikan dan pengukuhan kepengurusan koordinator daerah (Koorda) BEM Nusantara.
"Sangat bersyukur dan merasa senang atas pelantikan adik-adik yang tergabung dalam kepengurusan koordinator daerah BEM Nusantara. Terkhusus buat Jimmy Saputra yang dipercaya sebagai koordinator," kata Robert.
Hal yang sama juga disampaikan Hasanul Arifin. Dikatakan, bahwa pelantikan ini merupakan awal dari tanggungjawab kepengurusan koordinator daerah BEM Nusantara untuk mengawal pembangunan, terutama di Riau.
"Negeri ini masih banyak membutuhkan orang-orang yang memang punya komitmen untuk memajukan pembangunan serta mencerdaskan kehidupan bangsa," kata Hasanul.***
Berita Terkait :
- SRG Berpotensi Mendukung Stabilitas Harga Pangan0
- 220 Ribu Hektare Hutan Mangrove Riau Perlu Diselamatkan0
- 200 Imam Masjid Paripurna Pekanbaru Bakal Divaksin0
- Pemkab Rohil Berlakukan PPKM Mikro 0
- Gawat, Angka Kematian Akibat Covid-19 di Riau Tertinggi di Sumatra0
_Black11.png)









