- Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu, Polres Inhil Ungkap Peredaran Narkotika di Kemuning
- AKBP Farouk: Kehadiran Polri Harus Beri Rasa Aman, Cepat, dan Berkeadilan untuk Inhil
- Polres Inhil Gelar Upacara Sertijab Kabagops, Kapolsek Pulau Burung dan Kapolsek Kempas
- Pemkab Siak Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau, RAPP Dukung Upaya Pencegahan Karhutla
- Aksi Panen Ilegal Nasrun Sitepu dan Kani di Kebun Agrinas Berlanjut, Perusahaan Kembali Tempuh Jalur
- Dr. Karmila Sari Dorong Mahasiswa Unilak Siap Hadapi Dunia Kerja Lewat Workshop Bina Talenta
- Salsa Kuratori Pameran "Rantau", 70 Karya Mahasiswa Fotografi ISI Padang Panjang Dipamerkan
- JMSI Riau Gelar Seminar Sawit Berkelanjutan, Dorong Tata Kelola yang Berkeadilan
- Musprov FAJI Riau Tetapkan Erfan Panca Putra sebagai Ketua Baru
- Dinas PMD Meranti Lakukan Pendampingan 12 Desa Akan Bertarung di Pilkades Oktober Mendatang
AHY: Jangan Sampai Bacawapres Hambat Koalisi Perubahan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.
Jakarta, VokalOnline.Com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mewanti-wanti agar diskusi soal Bakal Calon Wakil Presiden (Bacawapres) tidak menghambat finalisasi Koalisi Perubahan.Ia pun mengajak Partai Nasdem dan PKS untuk segera membentuk Sekretariat Perubahan, sebagai bukti keseriusan dan komitmen.Koalisi Perubahan beranggotakan Partai Demokrat, NasDem, dan PKS. Namun hingga saat ini ketiga partai politik itu belum juga mendeklarasikan secara resmi koalisi mereka itu."Jangan sampai faktor penentuan bakal cawapres ini justru menjadi hal yang menghambat bagi terbentuknya Koalisi Perubahan," kata AHY melalui keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (26/1).AHY menilai sejauh ini NasDem telah mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres mereka, dan keputusan itu juga telah disepakati Koalisi Perubahan.Sementara itu, AHY mengakui, Demokrat dan PKS masing-masing memiliki aspirasi kader utamanya sebagai Bacawapres. "Sebagai aspirasi selaku calon anggota koalisi, itu wajar," jelas AHY.Adapun partai NasDem sebelumnya juga sempat menyuarakan nama-nama yang bakal diusung mereka sebagai cawapres. Ketua DPP Partai NasDem Effendy Choirie alias Gus Choi misalnya, baru-baru ini dirinya menilai Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa lebih punya pengalaman dibanding AHY.Partai NasDem juga pernah menyerahkan peluang mantan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menjadi cawapres 2024 kepada Anies Baswedan. Nama Andika sebelumnya muncul dalam tiga besar hasil rakernas partai itu pada medio Juni lalu."Untuk itu, Demokrat akan mengajak PKS agar menyerahkan keputusan bakal Cawapres kepada bakal Capres yang kita usung. Dengan demikian, tiga partai memiliki kesetaraan yang sama dalam koalisi," imbuh AHY.Selain itu, menurutnya, bakal capres yang akan diusung Koalisi Perubahan akan memiliki independensi dalam menentukan pasangannya, tanpa diintervensi oleh pihak manapun."Sehingga pasangan ini akan harmonis dan saling melengkapi ketika kelak mendapatkan amanah untuk menjalankan roda pemerintahan. Bukan 'kawin paksa', seperti itu," lanjut putra sulung SBY itu.Selain itu, AHY juga menyambut baik bila ada partai lain yang juga ingin ikut serta dalam Koalisi Perubahan."Prinsipnya, bagi Demokrat, Koalisi Perubahan adalah koalisi yang terbuka. Yang terpenting, kita memiliki cara pandang dan komitmen yang sama, agar saling menguatkan, bukan saling melemahkan," kata dia.Lebih lanjut, AHY juga beranggapan bahwa faktor momentum percepatan deklarasi Koalisi Perubahan juga menjadi penting agar koalisi dan pasangan yang diusung bisa mendapatkan keuntungan waktu untuk menyiapkan infrastruktur pemenangan, dari tingkat pusat hingga Tempat Pemungutan Suara (TPS)."Lawan yang akan dihadapi Koalisi Perubahan anggap saja yang terberat, yang memiliki sumber daya dan logistik melimpah. Maka dengan deklarasi 'Paket Komplet' sesegera mungkin, faktor waktu akan menjadi modal terbesar bagi Koalisi Perubahan," pungkas AHY. **Syafira
Berita Terkait :
- KSAD Panggil Babinsa yang Rela Gadai Motor demi Atasi Macet Samarinda0
- Polisi Tangkap Manusia Silver Pembunuh Siswi SMP di Sukoharjo0
- Wanti-wanti Muhammadiyah soal Usulan Biaya Haji Naik Jadi Rp69 Juta 0
- Sandiaga Akhiri Isu Pindah PPP: Saya Kader Gerindra, Patuh ke Prabowo 0
- NasDem Target Deklarasi Koalisi Bareng PKS-Demokrat Sebelum Juni 2023 0
_Black11.png)









