- Inhu Expo 2026 Jadi Panggung UMKM dan Kreativitas Generasi Muda, Resmi Ditutup Wabup Hendrizal
- Dukung Generasi Bebas Stunting, Agrinas Palma Nusantara Salurkan Bantuan Susu di Rohil
- Stand Pendaftaran PRB 2027 Resmi Dibuka: Langkah Awal Menuju Ajang Kompetisi Sains
- Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Meranti Beri 135 Teguran
- Sekda Meranti Buka Semarak Bulan Bahasa Sempena Sumpah Pemuda Lestarikan Budaya Melayu
- Karmila Sari Terima Penghargaan Alumni di Peringatan Dies Natalis ke-67 Untar
- Bupati Siak Afni Sandingkan Ketokohan Chadijah Ali dengan Tengku Agung Syarifah Latifah
- Syahrul Aidi Maazat Dorong Hasil Riset Kampus Jadi Acuan Kebijakan Pemerintah
- Sumpah Pemuda 2026 di Tembilahan, Iwan Taruna: Sinergi Pemda dan Pemuda Kunci Inhil Maju
- Sebanyak 183 Surveyor Riau dan Kepri Ikuti Pembekalan
NasDem Target Deklarasi Koalisi Bareng PKS-Demokrat Sebelum Juni 2023

Ketua DPP NasDem Willy Aditya.
Jakarta, VokalOnline.Com - Partai NasDem menargetkan koalisi bersama Demokrat dan PKS diumumkan sebelum pertengahan 2023.Ketua DPP NasDem Willy Aditya mengatakan partai politik yang akan bergabung di koalisi perubahan mesti cermat."Kan pendaftaran September. Kapannya itu enggak bisa kami pastikan. Tapi kalau NasDem dalam jadwalnya enggak sampai Juni lah kita harus sudah deklarasi koalisi," ujar Willy di Universitas Muhamadiyah Jakarta, Rabu (25/1).Menurutnya, tanggal pasti deklarasi koalisi belum bisa dipastikan. Willy menyinggung soal koalisi Gerindra dan PKB yang juga belum pasti hingga saat ini.Ia menuturkan kedua parpol itu baru sekadar membuat sekterariat bersama alias sekber."Kita enggak bisa patok. Gini teman-teman, belajar dari sekber Partai Gerindra dan PKB saja, memang ada kesepakatan apa? Belum ada juga. Itu kan cuma sekber saja," tuturnya.Willy mengungkapkan masih ada beberapa hal yang belum disepakati. Salah satunya soal calon presiden yang telah dideklarasikan NasDem, yaitu Anies Baswedan.Selain itu, kata Willy, ada perbedaan perspektif dari Demokrat dan PKS soal deklarasi koalisi. Sejumlah elite Demokrat dan PKS ingin deklarasi koalisi berbarengan dengan pengumuman calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diusung."Memang ada beberapa hal perspektif teman-teman yang ingin deklarasinya berbarengan dengan antara capres-cawapres," ucapnya.Sementara itu, NasDem berpendapat tak masalah untuk mendeklarasikan calon presiden terlebih dahulu."Kalau Partai NasDem melihat deklarasinya capres dulu saja, belum berpasangan. Karena kita lihat situasi dan dinamika politik tokoh sebelah," ujar Willy. **Syafira
Berita Terkait :
- Cerita Jokowi Semadi 3 Hari Respons Desakan Lockdown di Awal Pandemi 0
- Sayap Pesawat Lion Air Tabrak Garbarata Bandara Mopah Merauke 0
- Jokowi Wanti-wanti usai PPKM Dicabut: Tetap Waspada 0
- Poin-poin Pleidoi Bharada E, Cerita Tunda Nikah Hingga Kutip Alkitab 0
- Nurzafri Inggin Desa Pulau Birandang di Jadikan Percontohan Ketahagan Pangan Kampar0
_Black11.png)









