- Inhu Expo 2026 Jadi Panggung UMKM dan Kreativitas Generasi Muda, Resmi Ditutup Wabup Hendrizal
- Dukung Generasi Bebas Stunting, Agrinas Palma Nusantara Salurkan Bantuan Susu di Rohil
- Stand Pendaftaran PRB 2027 Resmi Dibuka: Langkah Awal Menuju Ajang Kompetisi Sains
- Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Meranti Beri 135 Teguran
- Sekda Meranti Buka Semarak Bulan Bahasa Sempena Sumpah Pemuda Lestarikan Budaya Melayu
- Karmila Sari Terima Penghargaan Alumni di Peringatan Dies Natalis ke-67 Untar
- Bupati Siak Afni Sandingkan Ketokohan Chadijah Ali dengan Tengku Agung Syarifah Latifah
- Syahrul Aidi Maazat Dorong Hasil Riset Kampus Jadi Acuan Kebijakan Pemerintah
- Sumpah Pemuda 2026 di Tembilahan, Iwan Taruna: Sinergi Pemda dan Pemuda Kunci Inhil Maju
- Sebanyak 183 Surveyor Riau dan Kepri Ikuti Pembekalan
Jokowi Wanti-wanti usai PPKM Dicabut: Tetap Waspada

Presiden Joko Widodo meminta masyarakat tetap waspada di tengah pandemi covid.
Jakarta, VokalOnline.Com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta semua pihak tetap waspada dan jajarannya agar berhati-hati mengambil kebijakan usai kebijakan Pembatasan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dicabut pada akhir Desember 2022 lalu."Setelah PPKM kita cabut di akhir 2022, masa ini masa transisi, dan kita tetap harus waspada dan hati-hati dalam memutuskan kebijakan," kata Jokowi dalam Rakornas Transisi Penanganan Covid di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (26/1).Jokowi juga mengenang pengambilan kebijakan 'gas dan rem' atau menyeimbangkan kesehatan dan ekonomi saat pandemi melanda bukan sesuatu mudah. Sebab, ekonomi Indonesia akan jatuh bila hitungan yang dilakukan salah sedikit."Begitu gas terlalu kenceng, pandemi juga bisa naik. Itulah yang kita lakukan jaga keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi yang semuanya menekan manajemen negara," kata dia.Tak hanya itu, Jokowi merefleksikan pandemi mengajarkan pemerintah harus melakukan keputusan dan cepat bertindak.Baginya, langkah Ini tak mudah. Pasalnya, data yang tersedia di lapangan masih carut marut dan berbeda antara satu lembaga dengan lembaga lainnya."Tapi yang paling mendukung partisipasi masyarakat yang besar. Partisipasi inilah yang harus kita apresiasi. Kita hargai karena semua memberikan dukungan dunia usaha, masyarakat di bawah, semuanya bergerak," kata Jokowi. **Syafira
Berita Terkait :
- Poin-poin Pleidoi Bharada E, Cerita Tunda Nikah Hingga Kutip Alkitab 0
- Nurzafri Inggin Desa Pulau Birandang di Jadikan Percontohan Ketahagan Pangan Kampar0
- Manajemen Yube Media Group Silaturahmi dengan Sejumlah Mitra di Dumai0
- Fauzi Efrizal S.Sos Msi Resmi Jabat Setda Rohil0
- Terdakwa pembunuhan berencana Brigadir J, Bharada Richard Eliezer, di PN Jaksel. 0
_Black11.png)









