- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
- Hendry Munief Siap Kolaborasi dengan Pemda, Dorong Destinasi dan Event Wisata Riau Masuk KEN dan KSP
- JMSI Riau Matangkan Persiapan Seminar Lingkungan dan UKW, Digelar 5-7 November
- Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
- Siti Aisyah Kunjungi Polres Inhu, Soroti Penegakan Hukum, HAM hingga Konflik Agraria
Air Pasang Laut Tinggi, Begini Kondisi Didaerah Pesisir Rohil

Bagansiapiapi, Vokalonline.Com - Penomena pasang Keling atau pasang bumbung karena ketinggian airnya melebihi dari pasang biasa merupakan siklus satu kali dalam empat Tahunan.
Pasang Keling ( bumbung) kondisi terkininya,Ahad (20/10/2024) pagi hari ini.
Imbasnya seluruh daerah pesisir dan tepi laut Rokan Hilir terimbas banjir rob air laut .
Menggenangi jalan dan rumah warga yang berada disekitar pinggiran laut dan sungai di beberapa Kecamatan di Rokan Hilir.
Kecamatan Sinaboi,Bangko,Pasir Limau Kapas,Kubu Babussalam dibeberapa titik digenangi air pasang.
Imbasnya air laut naik ke jalan dan lantai rumah warga.
Pihak Kecamatan sudah memberi himbauan dan amaran ke masyarakat agar waspada terhadap penomena air laut ini agar berhati-hati.
H.Aburahman Yus (64) warga Panipahan Kecamatan Pasir Limau Kapas Rohil,Sabtu ,(19/10/2024) sore kemaren menyebutkan tingginya air sampai ke lantai rumahnya sehingga digenangi air.
Padahal rumahnya yang berada di pinggir sungai bertiang tinggi dan hampir 24 Tahun di tempatnya tidak pernah sampai ke dalam rumahnya.
" Airnya selutut Pak,saat pasang pagi dan sore ini kondisinya begitu, " Ucap H.Abdurahman Yus yang dikenal sebagai tokoh pendidikan di Kota terapung Panipahan ini.
Menurut Abdurahman Yus,kondisi itu hanya beberapa jam saja dari pasang hingga surut.
" Setahu saya kali inilah air laut sampai dilantai rumah,walau rumah kami bertiang tinggi, " Ucapnya.
Ahad (20/10/2024) pagi ini kondisi yang sama terpantau juga di pesisir Bagansiapiapi Kecamatan Bangko,air laut naik sampai ke jalan-jalan.
Ketika surut akan meninggalkan lumpur,hal ini disebabkan air laut tersebut membawa lumpur.
" Jika tidak dibersihkan,lumpur mengendap, mengeras akan menutup aspal atau semen jalan, " Ucap Rahmad (43) warga Bagan Hulu,Bagansipiapi.
Beruntungnya saat ini banjir disebabkan curah hujan yang tinggi beberapa hari lalu sudah surut .
Sehingga tidak bersamaan dengan naiknya air pasang Keling ini.
Bagi anak-anak sekolah di Kecamatan Sinaboi memanfaatkan air pasang yang sampai ke halaman sekolah mereka sebagai tempat untuk bermain-main . (Hy)
Berita Terkait :
_Black11.png)









