- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
- Hendry Munief Siap Kolaborasi dengan Pemda, Dorong Destinasi dan Event Wisata Riau Masuk KEN dan KSP
- JMSI Riau Matangkan Persiapan Seminar Lingkungan dan UKW, Digelar 5-7 November
- Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
- Siti Aisyah Kunjungi Polres Inhu, Soroti Penegakan Hukum, HAM hingga Konflik Agraria
- Tak Henti Lakukan Perawatan, PT PAS Optimistis Produksi Sawit Semakin Optimal
- JMSI Inhu Kirim Tiga Pengurus Ikuti Uji Kompetensi Wartawan di UIR Pekanbaru
Aksi Heroik Personel Polsek Tenayan Raya Tabrak Dua Penjambret

Dua pelaku jambret yang ditangkap personel Polsek Tenayan Raya, Pekanbaru. IST
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Dua penjahat jalanan berinisial AM dan AP meringkuk di sel tahanan Polsek Tenayan Raya, Kota Pekanbaru. Kedua jambret itu ketiban sial setelah merampas telepon genggam emak-emak yang ingin membeli telur.
Keduanya tertangkap karena aksi nekat seorang polisi Oktavianus Yusbar. Anggota Polsek Tenayan Raya berpangkat brigadir kepala itu menabrakkan sepeda motornya kepada sepeda motor dua pelaku.
"Kedua pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Kapolsek Tenayan Raya Komisaris Manapar Situmeang, Jum'at siang, 4 Februari 2022.
Manapar menjelaskan, kejadian bermula ketika korban NH pergi ke sebuah warung di Jalan Bukit Barisan untuk membeli telur ayam. Korban mengendarai sepeda motor membawa anaknya yang masih balita.
Di warung, korban meninggalkan telepon genggam di dasbor motor, begitu juga anaknya. Tak lama setelah itu, kedua pelaku menghampiri sepeda motor korban dan mengambil telepon genggam.
Aksi ini dilihat warga lain. Kedua pelaku langsung kabur diiringi teriakan 'maling' dari warga yang melihat sehingga memancing perhatian masyarakat sekitar.
"Saat itu, Bripka Oktavianus sedang patroli menggunakan sepeda motor dan mendengarkan teriakan warga," jelas Manapar.
Bripka Oktavianus spontan mencari sumber teriakan. Oktavianus melihat sepeda motor kencang dan langsung mengejarnya.
Tanpa pikir panjang, Oktavianus langsung menabrak sepeda motornya kepada sepeda motor pelaku. Kedua pelaku akhirnya jatuh dan langsung ditangkap Oktavianus dibantu sejumlah warga.
"Satu pelaku kakinya terkilir, Bripka Oktavianus langsung meminta bantuan ke Polsek," kata Manapar.
Manapar menjelaskan, salah satu pelaku terlibat tindak pidana beberapa tahun lalu. Untuk jambret sendiri, dua pelaku sudah melakukannya empat kali di Pekanbaru.
Pengakuan pelaku, uang hasil jambret digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Ada dugaan hasil jambret selama ini digunakan untuk membeli narkobanya
"Dari tes urine, keduanya positif menggunakan sabu," kata Manapar. (syu)
Berita Terkait :
- GM PT Adimulia Agrolestari Sebut Kepala BPN Riau Terima Rp1,2 Miliar0
- Selain Cabul, Anak Angkat Anggota DPRD Pekanbaru Juga Mencuri0
- Pengendara Sepeda Motor Meninggal Setelah Ditabrak Truk Fuso0
- Diskes Pekanbaru Kirim 32 Sampel Dimungkinkan Omicron ke Jakarta0
- Kapolda Riau Buka Bimtek Dan Pengujian Konsekwensi Informasi Publik0
_Black11.png)









