- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
- Hendry Munief Siap Kolaborasi dengan Pemda, Dorong Destinasi dan Event Wisata Riau Masuk KEN dan KSP
- JMSI Riau Matangkan Persiapan Seminar Lingkungan dan UKW, Digelar 5-7 November
- Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
- Siti Aisyah Kunjungi Polres Inhu, Soroti Penegakan Hukum, HAM hingga Konflik Agraria
Alfedri Tegaskan Sikap di Tengah Arus Dukungan Warga Pasca Sidang Perdana MK

Siak, VokalOnline.Com - Bupati Siak, Alfedri, tetap menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi meski tengah dihadapkan pada sengketa hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang kini berproses di Mahkamah Konstitusi (MK).
Usai sidang perdana pada Kamis (9/1) malam, Alfedri justru mendapatkan dukungan luar biasa dari warga yang bersedia menjadi saksi dalam persidangan tersebut.
Alfedri, yang terus melakukan kunjungan ke pelosok-pelosok kampung dengan mobil dinas Toyota Fortuner-nya, merasa semangatnya terbayar lunas saat melihat antusias masyarakat yang mendukungnya.
“Bagi saya, senyum masyarakat itu adalah bahan bakar untuk terus bekerja,” ujarnya kepada rekan media Sabtu (11/1).
Setelah sidang perdana, telepon genggam Alfedri hampir tidak pernah berhenti berdering.
“Ada sekitar 300-an panggilan masuk. Banyak masyarakat yang ingin menjadi saksi di MK, bahkan sudah lebih dari 200 orang yang menyatakan siap bersaksi,” ungkap Alfedri.
Tidak hanya melalui telepon, banyak warga yang datang langsung menemui Alfedri. Dalam pertemuan tersebut, mereka memberikan berbagai bukti baru terkait dugaan kecurangan dalam Pilkada Siak 2024.
“Seperti halnya, ada pemilih yang sudah mencoblos di TPS-nya, tetapi namanya digunakan lagi di TPS lain,” jelas Alfedri, menunjukkan adanya indikasi pelanggaran yang serius.
Alfedri mengakui bahwa dirinya kerap menjadi sasaran fitnah dan tudingan haus kekuasaan sejak hasil Pilkada Siak dibawa ke MK.
Meskipun begitu, ia menegaskan bahwa langkahnya menuju MK adalah demi menegakkan keadilan.
“Kalau tuduhan itu benar, kita bisa terima. Tapi kalau tidak, tentu kita harus membela hak masyarakat yang telah memberikan suara mereka dengan jujur,” tegasnya.
Dalam berbagai kesempatan, Alfedri selalu menekankan bahwa perjuangannya di MK bukanlah soal ambisi pribadi, melainkan untuk memastikan bahwa suara rakyat dihargai dan keadilan ditegakkan.
“Kita hanya ingin memastikan hak masyarakat tidak dirampas oleh praktik-praktik kecurangan,” tutupnya.
Dukungan masyarakat yang begitu besar terhadap Alfedri menunjukkan kepercayaan mereka terhadap kepemimpinannya serta harapan mereka agar kebenaran terungkap dalam proses hukum di MK.
Berita Terkait :
_Black11.png)









