- Sindikat Narkoba Lintas Negara Dibekuk di Meranti, Polda Riau Sita 27 Kg Sabu
- Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Tekankan Pentingnya Sinergi di ASWAKADA 2026
- Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
- Pertandingan Tinju Menambah Semarak Hari Jadi Kota Dumai ke 27
- Kontribusi Besar Alih Daya PDC dalam Mendukung Pemenuhan Kebutuhan Energi Bagi Negeri
- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
- Dumai Expo 2026: Promosi Daerah Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata
Algojo Kampungan,Diorder Membunuh Dengan Upah Dua Juta Rupiah,Kini Huni RTP Polres Rohil

Banjar XII, VokalOnline.Com - Satuan Reskrim Polres Rokan Hilir,Selasa (12/9/2023) menggelar Press Release terkait kasus pembunuhan Joni Iskandar (28) warga Rantau Panjang Kiri Kubu Babussalam Rokan Hilir,yang terjadi 21 Agustus 2023 lalu.
Press release dipimpin Kasat Reskrim, AKP D Raja Putra Napitupulu SIK MM didampingi Kapolsek Kubu Iptu H Tinambunan S.Sos Msi dan Kasubsi Penmas Polres Rohil,Aipda Dewy Satria di Mapolres Rohil.
AKP D Raja Putra Napitupulu SIK MM menyebutkan ketiga pelaku pembunuhan diringkus tim gabungan Jatanras Polda Riau,Polres Rohil dan Polsek Kubu di dua daerah berbeda, 8 September 2023 jam 16.00 Wib lalu.
Pelaku,S dan istri NR ditangkap di Desa Talang Mulia Batang Cenaku Inhu sedangkan RJ sang eksekutor bayaran ini ditangkap di Desa Darussalam Sinaboi Rokan Hilir,8 September 2023 Jam 02.45 Wib dini hari lalu.
Kasat Reskrim Rohil menceritakan kronologi diawali Wali Ardi saat memancing ikan di parit bekuan di kebun sawit di Simpang Damar Kepenghuluan Rantau Panjang Kiri Kecamatan Kubu Babussalam tidak sengaja mencium bau tak sedap alias bangkai.
Peristiwa berdarah ini terkuak berkat informasi anggota cafe milik Juntak di Simpang Damar, Rabu (23/8/2023), bahwa cafe Juntak yang disewa S dengan NR,istri sirinya berpamitan entah kemana.
Sebelum meninggalkan caffee pasutri ini menyebutkan kegundahan mereka karena takut akan hukuman seumur hidup,inilah tirai awal pembuka tabir kematian Joni Iskandar di pondok kebun sawit yang ditemukan membusuk beberapa hari lalu.
" Akhirnya pasangan suami istri nikah siri ini mengakui membunuh Joni Iskandar bersama orang upahanya RJ alias AF warga Darussalam Kecamatan Kubu yang ditangkap di Sinaboi Tak tanggung,sebelum kejadian si pelaku eksekutor ini di order dengan menjanjikan upah 2 juta agar membunuh korban.
" Motifnya lantaran sakit hati kepada korban yang sering ributa dicafe tuak yang disewa S sehingga usaha caffe tiak miliknya dan ekonominya merosot, pelaku pasangan istrisiri ini menyuruh temanya warga Sinaboi untuk memberi pelajaran ke korban dan terjadilah pembunuhan itu, " Terang Dewy Satria.
Kini S dan NR bersama RJ alias AF sang pembunuh bayaran kampungan yang hanya di order 2 juta rupiah telah amankan bersama barang bukti golok kayu panjang 1 Meter dan terancam Pasal 340 Junto Pasal 338 KUH Pidana. (Hy)**
Berita Terkait :
- Tahapan Pemilu 2024 Sedang Berlangsung, Bawaslu Gandeng JMSI Awasi Pemilu 0
- Pengujuk Rasa GMRB Minta Kejati Usut Wabup Rohil Terkait Dana Hibah0
- Asisten III Sudandri Hadiri MoU Jaga Zapin di Kejati Riau0
- Terima Kunjungan Silaturahmi Bawaslu Meranti, Kapolres Andi Yul Ajak Perkuat Sinergi Wujudkan Pemilu0
- Pengcab Kota Pekanbaru Peringati HUT Ke-18 Inkanas, Gelar Latihan Bersama dan Potong Tumpeng0
_Black11.png)









