- Bola Panas Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah, Kejari Inhu: Laporan Akan Ditindaklanjuti
- Spanduk Kritik Jalan Rusak Bermunculan, Warga Siak Tagih Janji Perbaikan Infrastruktur
- Kapolres dan Ketua Bhayangkari Kepulauan Meranti Ajak Siswa TK Menjadi Sahabat Lingkungan
- Bupati Asmar Perkuat Sinergi dengan Danposal Selatpanjang, Bahas Stabilitas Wilayah dan Pembangunan
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Siap Digelar, Ribuan Atlet Ditargetkan Berlaga
- Karmila Sari Dukung Konsorsium Perguruan Tinggi untuk Percepat Pembangunan Daerah
- Indonesia dan Masa Depan Keamanan Kolektif Dunia Islam
- Dugaan Gratifikasi Guncang Inhu, Tiga Kades dan Satu Lurah Dilaporkan Terkait Konflik PT SBP
- BRK Syariah dan Pemkab Inhil Gelar Ramah Tamah ASN Pensiun dan Purnabakti
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Semangat Gotong Royong Lewat Karya Bakti Massal di Pekanbaru
AMPR Nyatakan Sikap, Siap Menjaga Marwah Datuk Setia Amanah

Panglima Tinggi Penggawa Melayu Riau Afrizal Anjo
Pekanbaru, VokalOnline.Com - Sejumlah organisasi kedaerahan dan nasional yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Riau (AMPR) di Provinsi Riau membuat pernyataan sikap, mereka siap menjaga marwah pemimpin di negeri Melayu, bumi Lancang Kuning, Datuk Sri Setia Amanah.
Panglima Tinggi Penggawa Melayu Riau Afrizal Anjo menyebutkan, pernyataan sikap ini karena aksi demo sekelompok orang di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau sudah tidak etis lagi karena memaksa kehendak.
"Sebelum ada aksi demo di Kejati dan adanya rencana mereka mengepung kantor Kejati, pernyataan sikap ini sudah kami dibuat. Bahkan, ketika aksi demo berlangsung, masa kami sudah siap untuk bergerak menjaga marwah. Hanya saja, pihak keamanan dari Polresta Pekanbaru menahannya karena takut terjadi bentrokan," ungkap Afrizal Anjo, Rabu (01/06/2022).
Artinya, ucap Afrizal Anjo, aliansi masyarakat peduli Riau ini tidak ingin tanah Melayu ini dibuat gaduh, dan mengajak semua pihak untuk tetap menjaga kondusiditas tanah Melayu.
Adapun empat point pernyataan sikap dari belasan organisasi kedaerahan dan nasional yang ada di Provinsi Riau tersebut sebagai berikut:
1. Menunjukan kepedulian menjaga terdahap marwah pemimpin negeri (Datuk Setia Amanah) berserta pemimpin-pemimpin lainnya di tanah Melayu.
2. Mendukung aparat penegak hukum bekerja sesuai aturan dan perundang-undangan untuk tidak diinterpensi dari pihak manapun.
3. Kami siap melindungi dan berkerja sama dari hal-hal yang menimbulkan situasi yang tidak kondusif.
4. Kami tidak mau bumi Lancang Kuning atau negeri Melayu dibuat gaduh oleh pihak-pihak manapun yang syarat dengan kepentingan pribadi, kelompok, dan golongan.
"Pernyataan sikap bersama ini, kami buat demi tegaknya marwah di negeri Melayu Lancang Kuning yang kita cintai ini," kata Afrizal Anjo. **Vol
Berita Terkait :
- Polisi Diminta Ungkap Actor Pemukulan Wartawan Meranti Ali Imran0
- Taufik Tambusai: Hargai Kami, Jangan Pancing Perpecahan0
- JMSI Riau Mengutuk Aksi Premanisme Terhadap Wartawan Di Meranti0
- Polisi Amankan Empat Remaja Pelaku \"Klitih\" Di Bantul0
- Kejagung Tetapkan 6 Tersangka Korporasi Pada Dugaan Korupsi Impor Besi0
_Black11.png)









