- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
- Hendry Munief Siap Kolaborasi dengan Pemda, Dorong Destinasi dan Event Wisata Riau Masuk KEN dan KSP
- JMSI Riau Matangkan Persiapan Seminar Lingkungan dan UKW, Digelar 5-7 November
- Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
- Siti Aisyah Kunjungi Polres Inhu, Soroti Penegakan Hukum, HAM hingga Konflik Agraria
Anak Veteran Rohil Tidak Akui FDS Ketua PPM Rohil, Ini Alasanya

Bagansiapiapi, VokalOnline.Com - Setelah protes dan melayangkan surat pernyataan keberatan DPC .PPM Rokan Hilir dipimpin FDS ke DPD PPM Riau beberapa waktu lalu.
Dimana nota bonenya FDS bukan berasal dari anak Veteran RI yang orang tuanya memiliki lencana Veteran atau Bintang gerilya sebagaimana orang tua mereka.
Ketua dan anggota DPC.PPM Rohil terdahulu,Azhar akan melaporkan tentang adanya petbuatan pembohongan publik yang dilakukan oknum yang juga seorang Kadis di lingkungan Pemkab Rohil ini.
Dalam waktu dekat,Azhar dan rekan-rekannya akan membawa hal ini ke Legiun Veteran RI,Pengurus PPM Pusat dan Kementerian Pertahanan RI di Jakarta.
Anak-anak Veteran di Rohil ini rencananya akan mensomasi dan melaporkan ke Pengurus Pusat.
Karena semata-mata ingin menjaga PPM sebagai Organisasi anak-anak-anak veteran yang orang tuanya dianugrahi Bintang Gerilya dan Veteran RI dari Pemerintah pada dekade Tahun 1980 lalu.
Juga berharap DPC.PPM Rohil ini bersih dari OSTJ (Orang Status Tak Jelas) yang tidak memiliki SK Veteran orang tuanya dan tidak berasal dari TKR atau ABRI dimasanya.
Dikhawatirkan kehadirannya memimpin PPM mempunyai misi terselubung.
Azhar dan teman-temanya ,Kamis (10/10/2024) mengaku kecewa atas kondisi ini.
Sebab sebagai anak dari Veteran dimana orang tua mereka dulunya mengabdi sebagai Tentera.
" Rasa kosra telah membuat kami tidak sudi dipimpin oleh yang bukan berasal dari anak veteran,FDS ini ayahnya pensiunan Bea Cukai dan tidak ada SK Veteran,kami sudah pegang dan lacak administrasinya, " Tanbah Hartoyo dan Iskandar Lubis (anak dari almarhumLetda Mahyudin Achmad dan Kopral Ali Lubis) saat berbincang dengan awak media.
" Kami sayang PPM,jiwa korsa atas perjuangan orang tua kami dulu berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan RI dimasanya, " Ucap Azhar.
Azhar,Haryoto Mahyudin,Iskandar Ali Lubud bercerita berdasarkan surat-surat administrasi yang mereka peroleh bahwa FDS tidak berhak menjadi Ketua DPC.PPM Rohil,sesuai AD dan ART yang dimiliki PPM.
Baik FDS maupun beberapa nama pengurus lainya bukan anak dari kalangan putra-putri anak dari Veteran RI.
" Maaf,orang tua mereka,tidak veteran,tidak punya SK Veteran apa lagi bintang gerilya, dari Pangkokantib dan Mengko Polkam saat itu,Laksama Sudomo, " Tegas Azhar.
Lebih tak pantasnya yang menjadi SKB itu orang tuanya tidak anggota Veteran.
Azhar, Hartoyo Mahyudin dan Iskandar Ali Lubis menghimbau Agar pihak-pihak tertentu untuk tidak segan-segan menanyakan kepantasan mereka yang mengaku anak veteran ini.
" Memalukan,ini pembohongan publik,mengaku anak veteran, tunjukan," Akunya
Sebagai anak Veteran dan pengurus PPM Rohil terdahulu dan berprofesi wartawan,Azhar dan teman-temanya segera ke Jakarta untuk membawa persoalan ini.
" Kaki akan cek dan memastikan apakah nama orang tua oknum pengurus tersebut tercatat di Dirjend Veteran Kemenhan RI,sejauh ini data orang tuanya tidak ditemukan baik di Kodim 0303 Dumai,Kodim 0321 Rohil dan Legiun Veteran Riau, " Tambah Azhar.
Saat beraudensi ke Kodim 0321 Rohil sebagai pembina PPM Rohil dan diterima Pasiter Kodim juga memperoleh informasi ketidak adaan nama orang tua maupun kakek dari pengurus saat ini.
" Jadi ketua dan SKB mereka tidak punya hak,hak untuk jabatan strategis itu milik sah anak-cucu yang memiliki SK Veteran,jikapun bisa memakai baju PPM untuk gagah-gagahan atau kepentingan lain mereka hanya boleh jadi anggota biasa,ini amanah AD dan ART, " Tutup Azhar. (Hy)
Berita Terkait :
_Black11.png)









