- Pelaku Pencurian di Tempuling Dibekuk Polisi
- Hasil Lengkap PEKOPI 2026 Pekanbaru: Daftar Juara dan Perolehan Medali Terbaru
- 110 CJH Meranti Ikuti Bimbingan Manasik Haji
- Soft Opening Kampus Baru STIKes Tengku Maharatu, Karmila Sari Dorong Peningkatan SDM Kesehatan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan, Dua Pelaku Diamankan
- Kasus Pencurian di Tembilahan Terungkap, Satu Pelaku Ditangkap Polres Inhil
- Polsek Kemuning Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pemuda Diamankan dengan Barang Bukti Sabu
- Polres Inhil Ungkap Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Satu Orang Diamankan
- Unit 4 Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Riau Amankan Penyalahgunaan BBM di Pelalawan dan Inhil
- Bupati Meranti Apresiasi Peran BRK Syariah dalam Pembinaan Calon Jemaah Haji
Anggota DPR Hendry Munief Minta Pemerintah Amankan Rantai Pasok dan Harga Bahan Baku Jelang Lebaran

Jakarta, VokalOnline.Com - Tingginya permintaan konsumsi pada bulan Ramadhan dan Momen Idul Fitri harus disiasati oleh pemerintah agar tidak jadi masalah. Salah satu yang harus dijaga ada rantai pasok dan harga bahan baku yang stabil.
Hal itu disampaikan oleh anggota Komisi VII DPR RI fraksi PKS, Hendry Munief MBA saat dihubungi pada Kamis (19/2/2026). Hendry Munief menyampaikan tingginya permintaan bahan konsumsi harus diikuti oleh ketersediaan bahan baku konsumsi.
"Tingginya konsumsi masyarakat menyebabkan naiknya permintaan atas bahan baku seperti tepung, daging, susu, minyak goreng dan lain-lain. Para pelaku UMKM sangat berkepentingan atas hal ini. Maka kita harapkan pemerintah terus mengontrol, mengawasi dan mencarikan solusi atas potensi persoalan ketersedian bahan baku. Bahkan harganya," terang Hendry Munief.
Dia berharap, besarnya potensi konsumsi masyarakat dimanfaatkan oleh pemerintah untuk menggerek pertumbuhan ekonomi. Jangan sampai ketidaksiapan pemerintah nantinya akan mengganggu kestabilan ekonomi yang diharapkan.
"Jangan sampai inflasi dan deflasi terjadi. Masyarakat menahan untuk berbelanja karena harga kebutuhan yang melambung tinggi. Kenaikan sewajarnya dapat dimaklumi oleh konsumen karena memang momentum memaksa hal itu terjadi." terang Hendry Munief.(**)
Berita Terkait :
- Mabes Polri Diserang, Terdengar Beberapa Kali Tembakan0
- Transaksi di PayPal Bisa Bayar Pakai Uang Kripto0
- Khofifah Minta Warga Jatim Untuk Tidak Mudik0
- Rumah Mewah Kedoya Jadi Incaran Pencuri Karena Adanya Plang \'Dijual\'0
- Kubu AHY Yakin Kemenkumham Akan Objektif Jelang Penentuan Nasib0
_Black11.png)









