- Kapolda Riau Kunjungi Concong, Tanam Mangrove hingga Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Pesisir
- Wujudkan Asta Cita Presiden, Elang 3 Hambalang Pusat Bersinergi RO 3 Riau Agrinas
- Dari Lapangan Gajah Mada, Mahmudin Buktikan Semangat Pemuda Bisa Majukan Inhil
- Perkuat Sinergi Kelistrikan di Provinsi Riau, DPD RI Kunjungi PLN Group Regional Riau
- Kerusakan Jalan Sungai Rawa Picu Polemik, Said Usman: Yang Merusak Harus Membayar Perbaikan Jalan
- MASKER PRAGI Apresiasi Komitmen Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan
- Di Forum Seskoau, Bupati Afni Soroti Peran Strategis Siak bagi Ketahanan Energi Nasional
- Pangdam XIX Tuanku Tambusai Beri Semangat Keluarga Prajurit Lewat Anjangsana HUT Ke-1
- Hormati Jasa Pejuang, Pangdam XIX Tuanku Tambusai Santuni Veteran pada HUT Ke-1 Kodam
- Tebar Kepedulian, Pangdam XIX Tuanku Tambusai Santuni Anak Panti pada HUT Ke-1 Kodam
Khofifah Minta Warga Jatim Untuk Tidak Mudik

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa/Media Indonesia
Vokalonline.com - Dilansir dari CNN Indonesia -- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta warganya yang sedang merantau untuk tidak mudik Lebaran 2021. Hal itu sesuai arahan pemerintah pusat yang melarang mudik di tengah pandemi Covid-19.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan PMK) Muhadjir Effendy telah mengumumkan larangan mudik tahun ini yang akan dimulai pada 6-17 Mei 2021. Khofifah pun meminta semua pihak menahan diri agar tren kasus penularan Covid-19 yang saat ini mulai berangsur turun bisa terus ditekan.
"Pelarangan mudik sudah diumumkan Menko PMK, kami setuju. Tolong dijaga sedikit lagi, sedikit lagi," kata Khofifah, Selasa (30/3).
Berdasarkan pengalaman sebelumnya, momen libur panjang berdampak pada meningkatnya kasus penularan Covid-19. Maka, Khofifah pun setuju momen mudik Lebaran tahun ini dilarang.
"Ikhtiarkan bersama untuk tidak mudik di Idul Fitri 1442 Hijriah ini akan seiring dengan upaya menghentikan penyebaran Covid-19," ucapnya.
Khofifah mengatakan bahwa kini kasus konfirmasi positif Covid-19 di Jatim telah melandai, hal ini dibuktikan dengan sudah tidak adanya zona merah. Sebanyak 13 kabupaten/kota sudah berstatus zona kuning, sedangkan sisanya zona oranye.
"Suasananya sudah sangat melandai. Saat ini suasanya sudah sangat kondusif untuk bisa menghentikan penyebaran Covid-19," kata dia.
Maka itu, Khofifah meminta kepada semua pihak untuk menahan diri. Apalagi upaya vaksinasi juga terus dilaksanakan untuk membentuk herd immunity.
"Vaksinasi juga jalan, pelandaian terus diikhtiarkan oleh kita semua. Kedisiplinan protokol kesehatan kita ikhtiarkan bersama," ucap Mantan Menteri Sosial RI ini.
Pemerintah pusat melarang mudik Lebaran 2021 untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 seperti terjadi sebelumnya. Beberapa kali masa libur panjang, termasuk Natal dan Tahun Baru, diiringi penambahan kasus positif Covid-19.
"Sesuai arahan Bapak Presiden dan hasil keputusan rapat koordinasi tingkat menteri maka ditetapkan bahwa tahun 2021 mudik ditiadakan," kata Muhadjir saat konferensi pers usai rakor melalui daring, Jumat (26/3).
Pemerintah pun bakal memberikan sanksi kepada masyarakat yang memaksakan diri mudik pada Hari Raya Idulfitri tahun ini. Sanksi tengah digodok dan akan diterapkan oleh pemerintah daerah.
(frd/pmg)
Berita Terkait :
- Rumah Mewah Kedoya Jadi Incaran Pencuri Karena Adanya Plang \'Dijual\'0
- Kubu AHY Yakin Kemenkumham Akan Objektif Jelang Penentuan Nasib0
- Gusti Hadiwinoto, Adik Sultan HB X Meninggal Dunia0
- Black Box CVR Sriwijaya SJ 182 Ditemukan0
- Beberapa Temuan Tim Ahli WHO soal Sumber Virus Corona di China0
_Black11.png)









