- Matahari 08 Riau Hadir di Tengah Dampak Karhutla, Ribuan Masker Gratis Dibagikan ke Masyarakat
- FORKI Riau Gelar Karate Kid Serie 3 Riau Open 2026, Dipantau Langsung Puspresnas
- Gemilang di Kejurprov Forki Riau 2026, Dojo Rumah PAN Sabet 2 Emas, 3 Perak, 1 Perunggu dan 1 BOB
- Dugaan Mark-Up Anggaran Desa Talang Durian Cacar Mencuat, BPD Diminta Periksa Kegiatan 2024-2025
- Gokasi Dumai Minta FORKI Mengundang Pengcab Perguruan Karate untuk Bahas Calon Ketua KONI
- Diduga PETI Beroperasi di Sungai Bawang F5, Polda Riau Diminta Bertindak
- Inkanas Riau Pimpin Klasemen Sementara Kejurprov Karate FORKI Riau 2026
- Harga Kelapa Inhil Anjlok, Syahrul Aidi Minta Pemerintah Intervensi
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Masuki Hari Kedua, 1.050 Karateka Berebut Gelar Juara
- INKAI Riau Juara Umum Kejurprov Karate FORKI Riau 2026
Anggota DPR: Tenaga Kerja Lokal Jadi Lokomotif Pembangunan IKN

Jakarta, VokalOnline.Com - Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo menyebutkan bahwa tenaga kerja lokal akan menjadi lokomotif pembangunan ibu kota negara (IKN) baru di Kalimantan Timur.
"Otomatis sumber daya tenaga kerja lokal akan menjadi prioritas. Apabila kurang, maka SDM dari daerah lain bisa diberikan kesempatan. Saya yakin warga lokal akan menjadi lokomotif pembangunan IKN, dan itu akan menjadi nilai positif," katanya, di Jakarta, Rabu.
Potensi tenaga kerja lokal, menurut dia, akan sangat bermanfaat untuk mendukung proses pembangunan IKN di Provinsi Kalimantan Timur.
Sebelumnya, Kepala Otorita IKN Bambang Susantono menjelaskan pembangunan IKN akan menyerap 150 ribu hingga 200 ribu pekerja di lapangan pada 2023. Pekerjaan lapangan pembangunan IKN akan dimulai pada semester kedua tahun 2022.
Rahmad mengatakan pembangunan IKN otomatis membuka lapangan kerja baru. Kebutuhan tenaga kerja akan sangat panjang sampai IKN benar-benar beroperasi.
Hal itu sangat positif sebagai opsi mengurangi angka pengangguran, paparnya.
"APBN sebagai stimulus penggerak ekonomi rakyat, bagaimana penyerapan anggaran berdampak pada ekonomi rakyat, termasuk di dalamnya proyek IKN yang otomatis akan menyerap tenaga kerja begitu besar. Itu saya kira kita sambut positif," kata Rahmad.
Ia mengakui dampak positifnya begitu besar sehingga mengajak semua masyarakat mendukung pembangunan IKN yang sudah menjadi amanah rakyat melalui undang-undang yang dibuat eksekutif dan legislatif sebagai representasi rakyat.
"Karena ini sudah diputuskan, mari kita bangun dan dukung. Bangsa ini tidak bisa hanya membangun satu golongan. IKN dibangun untuk Bangsa Indonesia, IKN adalah lambang kebanggaan bangsa, ayo bersama-sama, gotong royong menggerakkan ekonomi," ujar Rahmad. **Fira
Berita Terkait :
- Kominfo Dorong Humas Harus Pahami Pentingnya Keamanan Media Sosial0
- Bahlil: Banyak Pencak Silat Kala RI Mau Jadi Produsen Baterai listrik0
- Siap-Siap! Pengumuman Hasil TKD BUMN 9-10 Juni 20220
- Tiket Borobudur Rp 750 Ribu, PKB: Banyak Umat Buddha Dari Desa dan Tidak Mampu0
- Unilak Jadi Pendamping 11 SMK Pusat Keunggulan Kemendikbudristek0
_Black11.png)









