- Bhabinkamtibmas Dukung Program Ketahanan Pangan di Desa Lintas Utara
- Sambut Hari Bhayangkara, Polsek Keritang Gotong Royong di Rumah Allah
- Jalan Sungai Rawa Hancur, Warga Jadi Korban Truk ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
- Bupati Bengkalis Menyambut 485 Mahasiswa Peserta Kukerta
- Lacak Kamtibmas Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Libatkan 64 Tim Peserta
- Polres Inhil Ungkap Peredaran Sabu di Kempas
- Polres Inhil Gelar Ziarah Rombongan di TMP Yudha Bhakti Tembilahan Sambut Hari Bhayangkara ke-80
- Polda Riau Nilai Kampung Bebas Narkoba di Tembilahan dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
- Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Rayakan dengan Putaran Gasing dan Tawa Warga
- Aspirasi Guru Inhu Terkait Libur Semester Direspons Baik Pemerintah Daerah
Belarus Inspeksi Militer untuk Latihan Siaga Tempur

Jakarta, VokalOnline.Com -- Belarus mengumumkan inspeksi militer pada Selasa (13/12).Aktivitas itu termasuk peningkatan persiapan tempur di selatan negara itu.Menteri Pertahanan Belarus, Alexander Volfovich, mengatakan inspeksi itu meliputi hampir semua komando operasional Belarus.Volfovich menuturkan satu unit militer pun sudah dikerahkan dan diberi misi untuk mengamankan "target di perbatasan selatan".Belarus pekan lalu melayangkan serangkaian aksi militer, termasuk latihan kontra-terorisme yang membuat Ukraina ketar-ketir karena khawatir negara itu bergabung dengan Rusia untuk memerangi mereka.Rusia dan Belarus sendiri secara formal merupakan bagian dari negara serikat dan berhubungan erat baik secara ekonomi maupun militer.Terkait perang di Ukraina, Belarus menegaskan tak akan ikut perang di Kyiv. Kendati demikian, Presiden Alexander Lukashenko mengizinkan Kremlin untuk menyerang Ukraina utara dari wilayah Belarus pada 24 Februari lalu.Pada Oktober, negara itu juga memerintahkan pasukan untuk dikerahkan bersama pasukan Moskow di dekat perbatasan Ukraina.Kementerian Pertahanan Rusia juga sempat mengatakan bahwa sebagai tindak lanjut inpeksi, pasukan diminta bergerak cepat ke daerah yang telah ditentukan dan memasang jembatan penyeberangan di atas sungai Neman dan Berezina di Belarus barat dan timur."Selama periode ini, dijadwalkan untuk memindahkan peralatan dan personel militer, dan untuk sementara waktu (kami) membatasi pergerakan warga di sepanjang jalan umum dan medan tertentu," ucapnya. **Syafira
Berita Terkait :
- Ukraina Gempur Rusia di Melitopol, Jalur Kunci Menuju Crimea0
- Penembakan di Roma, 3 Perempuan Tewas Termasuk Teman PM Italia0
- Putra MBZ Kecup Kening Jan Ethes di Pernikahan Kaesang-Erina0
- 9 Poin Krusial di UU KUHP Mengancam Kebebasan Pers, Pasal 351-352 Ancaman Nyatanya 0
- Drone Ukraina Serang 2 Basis Militer di Rusia, 3 Prajurit Tewas0
_Black11.png)









