- Sisir Kampung Bersinar, Satresnarkoba Meranti Temukan Pondok Mencurigakan
- Rektor UIR Dukung Penuh Pelaksanaan Seminar dan UKW JMSI Riau
- Syahrul Aidi Dorong Optimalisasi Peran TNI dalam Penanganan Karhutla
- Terima Aspirasi Warga Tanjung Sawit, Syahrul Aidi Soroti Kerusakan Jalan
- Hendry Munief Dorong Pelaku IKM Pekanbaru Terus Kembangkan Usaha
- Dukung Program MBG, SPPG Pematang Reba 02 Ikuti Peresmian Serentak 980 SPPG
- 320 Posyandu Diperkuat, RAPP Bekali Ribuan Kader dengan Edukasi Kesehatan dan Gizi di Riau
- Merawat Silaturahmi, Menguatkan Kontribusi: IKA Unri RAPP Punya Nahkoda Baru
- Alam Cahayo Tuah Nagoghi dan Sari Jadi Gementar Alam Melaju ke Final Pacu Jalur 2026
- Dari Konflik Menuju Kolaborasi, RAPP dan Petani Beruk Sepakati Pengelolaan Lahan yang Kondusif
Belarus Inspeksi Militer untuk Latihan Siaga Tempur

Jakarta, VokalOnline.Com -- Belarus mengumumkan inspeksi militer pada Selasa (13/12).Aktivitas itu termasuk peningkatan persiapan tempur di selatan negara itu.Menteri Pertahanan Belarus, Alexander Volfovich, mengatakan inspeksi itu meliputi hampir semua komando operasional Belarus.Volfovich menuturkan satu unit militer pun sudah dikerahkan dan diberi misi untuk mengamankan "target di perbatasan selatan".Belarus pekan lalu melayangkan serangkaian aksi militer, termasuk latihan kontra-terorisme yang membuat Ukraina ketar-ketir karena khawatir negara itu bergabung dengan Rusia untuk memerangi mereka.Rusia dan Belarus sendiri secara formal merupakan bagian dari negara serikat dan berhubungan erat baik secara ekonomi maupun militer.Terkait perang di Ukraina, Belarus menegaskan tak akan ikut perang di Kyiv. Kendati demikian, Presiden Alexander Lukashenko mengizinkan Kremlin untuk menyerang Ukraina utara dari wilayah Belarus pada 24 Februari lalu.Pada Oktober, negara itu juga memerintahkan pasukan untuk dikerahkan bersama pasukan Moskow di dekat perbatasan Ukraina.Kementerian Pertahanan Rusia juga sempat mengatakan bahwa sebagai tindak lanjut inpeksi, pasukan diminta bergerak cepat ke daerah yang telah ditentukan dan memasang jembatan penyeberangan di atas sungai Neman dan Berezina di Belarus barat dan timur."Selama periode ini, dijadwalkan untuk memindahkan peralatan dan personel militer, dan untuk sementara waktu (kami) membatasi pergerakan warga di sepanjang jalan umum dan medan tertentu," ucapnya. **Syafira
Berita Terkait :
- Ukraina Gempur Rusia di Melitopol, Jalur Kunci Menuju Crimea0
- Penembakan di Roma, 3 Perempuan Tewas Termasuk Teman PM Italia0
- Putra MBZ Kecup Kening Jan Ethes di Pernikahan Kaesang-Erina0
- 9 Poin Krusial di UU KUHP Mengancam Kebebasan Pers, Pasal 351-352 Ancaman Nyatanya 0
- Drone Ukraina Serang 2 Basis Militer di Rusia, 3 Prajurit Tewas0
_Black11.png)








