- Sisir Kampung Bersinar, Satresnarkoba Meranti Temukan Pondok Mencurigakan
- Rektor UIR Dukung Penuh Pelaksanaan Seminar dan UKW JMSI Riau
- Syahrul Aidi Dorong Optimalisasi Peran TNI dalam Penanganan Karhutla
- Terima Aspirasi Warga Tanjung Sawit, Syahrul Aidi Soroti Kerusakan Jalan
- Hendry Munief Dorong Pelaku IKM Pekanbaru Terus Kembangkan Usaha
- Dukung Program MBG, SPPG Pematang Reba 02 Ikuti Peresmian Serentak 980 SPPG
- 320 Posyandu Diperkuat, RAPP Bekali Ribuan Kader dengan Edukasi Kesehatan dan Gizi di Riau
- Merawat Silaturahmi, Menguatkan Kontribusi: IKA Unri RAPP Punya Nahkoda Baru
- Alam Cahayo Tuah Nagoghi dan Sari Jadi Gementar Alam Melaju ke Final Pacu Jalur 2026
- Dari Konflik Menuju Kolaborasi, RAPP dan Petani Beruk Sepakati Pengelolaan Lahan yang Kondusif
Drone Ukraina Serang 2 Basis Militer di Rusia, 3 Prajurit Tewas

Ukraina menggempur dua basis militer di Rusia, salah satunya dekat Ibu Kota Moskow, dalam serangan perlawanan terbaru Kyiv terhadap invasi Putin.
Jakarta, VokalOnline.Com - Ukraina melancarkan serangan udara menargetkan dua pangkalan militer di wilayah Rusia menggunakan pesawat tak berawak (drone) pada Senin (5/12).
Pejabat senior Ukraina menuturkan drone diluncurkan dari wilayah dekat perbatasan dengan bantuan pasukan khsusus. Serangan ini menjadi yang paling berani dilancarkan Ukraina sejak negaranya diinvasi Rusia sembilan bulan lalu.Sementara itu, Moskow menuturkan Kyiv menggunakan drone jet era Uni Soviet dan menargetkan pangkalan militer di Ryazan dan Engels, sekitar 483 kilometer dari perbatasan Ukraina.Rusia menuturkan pasukannya telah mencegat drone Ukraina itu meski mengakui serangan musuh itu telah merusak dua pesawat tempur.Lapangan terbang Engels di dekat Sungai Volga, selatan Rusia, adalah pangkalan yang menjadi rumah bagi beberapa pesawat pengebom jarak jauh Negeri Beruang Merah yang mampu membawa hulu ledak nuklir. Sejumlah pesawat Tupolev-160 dan Tupolev-95 diparkir di pangkalan itu.Pejabat Ukraina mengklaim pangkalan Engels menjadi salah satu basis Rusia melancarkan serangan udara ke negaranya selama invasi berlangsung.Dilansir The New York Times, drone Ukraina juga menerjang pangkalan militer Rusia Dyagilevo di pusat Kota Ryazan, sekitar 160 kilometer dari Ibu Kota Moskow.Kantor berita Rusia, RIA Novosoti, menuturkan tiga personel militer tewas dan empat lainnya terluka akibat serangan ke Dyagilevo.Serangan drone Ukraina ini menandakan pasukan pemerintahan Presiden Volodymyr Zelensky yang semakin gigih melakukan perlawanan hingga berani menyerang wilayah Rusia.Gempuran Ukraina ini dinilai sejumlah ahli perang dapat meningkatkan eskalasi pertempuran dengan Rusia.Tak lama dari serangan drone Ukraina, Rusia mengirim rentetan rudal ke kota-kota negara eks Uni Soviet itu hingga membuat pemadaman listrik di sejumlah wilayah kala musim dingin berlangsung. **Syafira
Berita Terkait :
- Zelensky Klaim Mayoritas Rudal Rusia ke Ukraina Berhasil Dihancurkan 0
- Kebut Modernisasi Militer RI, Prabowo Borong Jet AS sampai Rudal Turki 0
- Propagandis Putin: Rusia Menang di Ukraina atau Perang Dunia 3 0
- Kenapa Ada yang Mengaitkan Perebutan Takhta Saudi dengan Tanda Kiamat? 0
- Oknum Polisi Polsek Pondok Aren Jadi Calo, Korban Ditipu Rp400 juta0
_Black11.png)








