- Diduga PETI Beroperasi di Sungai Bawang F5, Polda Riau Diminta Bertindak
- Inkanas Riau Pimpin Klasemen Sementara Kejurprov Karate FORKI Riau 2026
- Harga Kelapa Inhil Anjlok, Syahrul Aidi Minta Pemerintah Intervensi
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Masuki Hari Kedua, 1.050 Karateka Berebut Gelar Juara
- INKAI Riau Juara Umum Kejurprov Karate FORKI Riau 2026
- Oktober 2026, JMSI Riau Gelar UKW Muda, Madya dan Utama
- Karmila Sari Dorong Sekolah Garuda Cetak Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas
- Cabor Karate Dumai Tegaskan Tidak Dukung Aci sebagai Calon Ketua KONI
- Kapolres Inhil: Penanganan Karhutla Harus Cepat dan Bersama-Sama
- Giat Dasawisma RT 03/08 Tobek Godang Sempena HUT RI ke-81
Zelensky Klaim Mayoritas Rudal Rusia ke Ukraina Berhasil Dihancurkan

Ilustrasi. Angkatan Udraa Ukraina mengklaim telah berhasil mencegat 60 rudal Rusia yang diluncurkan pada Senin (5/12).
Jakarta, VokalOnline.Com -- Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengklaim pertahanan udara Kyiv berhasil menghancurkan mayoritas rudal Rusia yang diluncurkan ke Ukraina.
Dikutip dari CNN, Selasa (6/12), Administrasi Militer Kyiv mengatakan sebanyak 10 rudal teridentifikasi diluncurkan di atas Kota Kyiv. Mereka mengklaim sembilan di antaranya berhasil dihancurkan.Sementara itu, di wilayah Dnipropetrovsk, Kepala Administrasi Militer Valentyn Reznichenko menyebutkan pasukan dari Komando Udara Timur berhasil menembak jatuh 15 rudal Rusia.Secara keseluruhan, Angkatan Udara Ukraina mengklaim telah berhasil menghancurkan 60 rudal Rusia yang diluncurkan pada Senin (5/12).Dalam keterangan di Telegram, Angkatan Udara Ukraina menyatakan serangan besar-besaran terhadap infrastruktur penting Ukraina berhasil dihalau."Totalnya lebih dari 70 rudal diluncurkan. Menurut informasi awal, 38 rudal jelajah (Kh-101/Kh-555) diluncurkan dari delapan rudal strategis Tu-95M (pembom) dari Laut Kaspia dan Volgodonsk, wilayah Rostov," tulis keterangan Angkatan Udara Ukraina.Selain itu, Angkatan Udara Ukraina mengatakan Rusia juga menyerang dengan 22 rudal jelajah 'Kalibr' dari kapal Armada Laut Hitam.Kemudian, Ukraina diserang dari Laut Hitam oleh pembom jarak jauh Tu-22m3 dengan tiga rudal jelajah, serta pesawat tempur Su-35 dengan enam peluru kendali.Sementara itu, sebelumnya, pertahanan udara Ukraina mampu melumpuhkan sekitar dua pertiga dari rudal yang ditembakkan oleh pasukan Rusia. Gelombang terakhir serangan ini terjadi pada 23 November.Adapun akibat serangan pada Senin ini, tiga orang di Ukraina dilaporkan tewas. Sejumlah wilayah pun terdampak sehingga mengalami mati listrik. **Syafira
Berita Terkait :
- Kebut Modernisasi Militer RI, Prabowo Borong Jet AS sampai Rudal Turki 0
- Propagandis Putin: Rusia Menang di Ukraina atau Perang Dunia 3 0
- Kenapa Ada yang Mengaitkan Perebutan Takhta Saudi dengan Tanda Kiamat? 0
- Oknum Polisi Polsek Pondok Aren Jadi Calo, Korban Ditipu Rp400 juta0
- Demo Menggila, Iran Kaji Ulang Aturan Wajib Hijab0
_Black11.png)









