- Peringati Hari Mangrove Sedunia, Polres Inhil Bersama Forkopimda Tanam Bibit Mangrove
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perketat Kesiapan Latihan Operasi dan Satgas Pamtas RI–PNG
- RAPP Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Meranti, Dukung Gerakan Nasional Hari Mangrove Sedunia 2026
- Panaskan Mesin Partai, Ratusan Kader PAN Inhil Berkumpul, Satu Barisan untuk Kemajuan Daerah
- Kabar Baik Dunia Pendidikan, 95 Sekolah di Meranti Lolos Program Revitalisasi 2026
- BRK Syariah Permudah Layanan Pensiun ASN di Meranti, Ingatkan Bahaya Penipuan Digital
- Kapolres Kepulauan Meranti Tegaskan Pelestarian Lingkungan Tanggung Jawab Bersama
- Polres Meranti Bongkar Dua Kasus Peredaran Sabu dalam Sehari, Empat Diduga Pengedar Diamankan
- Kolaborasi Generasi Hijau, Polsek Enok dan Warga Jaga Pesisir Lewat Mangrove
- Peringati Hari Mangrove Sedunia, Polsek Keritang Bersama Forkopimcam Tanam Mangrove di Kotabaru Rete
Bergerombol, Dugaan Pemerasan Oknum Wartawan dan Ngaku LSM di SPBU Jalintim

Ilustrasi
Pekanbaru, VokalOnline.Com - Sedikitnya 6 orang oknum yang mengaku sebagai wartawan dan LSM melakukan dugaan pemerasan di sejumlah SPBU yang berada di jalan lintas timur Kabupaten Indragiri hulu (Inhu)-Riau.
Oknum wartawan dan LSM tersebut melakukan aksinya dengan cara mendatangi setiap SPBU yang dilintasinya dan meminta uang minyak kemudian pada SPBU lainya oknum wartawan dan LSM tersebut mengambil gambar dan meminta uang ke pihak pengelola SPBU dengan nilai pantastis.
"Saya hanya memfasilitasi kawan kawan saya yang ada wartawan dan LSM ke SPBU itu, iya saya sampaikan nilainya 5 juta," kata Ansori oknum wartawan media online tersebut yang ada dalam kelompok tersebut ketika dihubungi wartawan Sabtu (30/4/2022).
Ansori oknum wartawan yang mengaku kerap mengantarkan proposal ke SPBU ketika ulang tahun media tempat dia bekerja juga mengatakan, kalau dirinya tidak ada melakukan pemerasan namun hanya memfasilitasi kawan kawannya yang ada dalam rombongan untuk mediasi dengan pihak SPBU tersebut.
"Intinya saya tidak memeras, buktinya tidak cukup kalau saya disebut sebagai pemeran," kata Ansori seraya melontarkan cacian kepada wartawan yang melakukan konfirmasi kebenaran percobaan pemerasan SPBU yang dilakukannya.
Aksi bergerombol yang dilakukan oknum wartawan media online Ansori ini, bukan hanya sekali di wilayah jalan lintas timur di Inhu, namun sudah kerap dikeluhkan oleh pihak pengelola SPBU.
Jika aksinya gagal melakukan pemerasan kepada pengelola SPBU, maka LSM yang disebutkan ada dalam kelompoknya itu akan membuat sejenis laporan dan pengaduan kepada pihak Pertamina dan pihak terkait, termasuk ke pihak kepolisian laporannya dispaikan.
Sejumlah pengelola SPBU ketika dikonfirmasi terkait adanya dugaan percobaan pemerasan yang dilakukan oleh oknum wartawan dan oknum LSM menjelaskan keberatan jika oknum wartawan datang dengan cara mengancam untuk meminta uang.
"Biasalah bang, nanya minta bantu kami selalu bantu, tapi kali minta uang dengan alasan ada foto dan vidio SPBU, kami sudah biasa dan tak pernah kami bantu dan terserah mereka dan kami tetap kerja benar," ucap pengelolaan SPBU di jalan lintas timur ini. **Vol
Berita Terkait :
- Gubri Apresiasi Kabupaten dan Kota Yang Gelar Festival Lampu Colok0
- Jaga Kondusifitas, Tingkatkan Daya Saing Riau0
- Pengukuhan Pimpinan LAMR Ditandai Pemakaian Tanjak, Selempang, dan Keris0
- DS Marjohan: Tak Perlulah LAMR Berbisnis0
- Ini Alasan Kenapa Pengukuhan Pimpiman LAMR di Gedung Daerah0
_Black11.png)









