- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
Bergerombol, Dugaan Pemerasan Oknum Wartawan dan Ngaku LSM di SPBU Jalintim

Ilustrasi
Pekanbaru, VokalOnline.Com - Sedikitnya 6 orang oknum yang mengaku sebagai wartawan dan LSM melakukan dugaan pemerasan di sejumlah SPBU yang berada di jalan lintas timur Kabupaten Indragiri hulu (Inhu)-Riau.
Oknum wartawan dan LSM tersebut melakukan aksinya dengan cara mendatangi setiap SPBU yang dilintasinya dan meminta uang minyak kemudian pada SPBU lainya oknum wartawan dan LSM tersebut mengambil gambar dan meminta uang ke pihak pengelola SPBU dengan nilai pantastis.
"Saya hanya memfasilitasi kawan kawan saya yang ada wartawan dan LSM ke SPBU itu, iya saya sampaikan nilainya 5 juta," kata Ansori oknum wartawan media online tersebut yang ada dalam kelompok tersebut ketika dihubungi wartawan Sabtu (30/4/2022).
Ansori oknum wartawan yang mengaku kerap mengantarkan proposal ke SPBU ketika ulang tahun media tempat dia bekerja juga mengatakan, kalau dirinya tidak ada melakukan pemerasan namun hanya memfasilitasi kawan kawannya yang ada dalam rombongan untuk mediasi dengan pihak SPBU tersebut.
"Intinya saya tidak memeras, buktinya tidak cukup kalau saya disebut sebagai pemeran," kata Ansori seraya melontarkan cacian kepada wartawan yang melakukan konfirmasi kebenaran percobaan pemerasan SPBU yang dilakukannya.
Aksi bergerombol yang dilakukan oknum wartawan media online Ansori ini, bukan hanya sekali di wilayah jalan lintas timur di Inhu, namun sudah kerap dikeluhkan oleh pihak pengelola SPBU.
Jika aksinya gagal melakukan pemerasan kepada pengelola SPBU, maka LSM yang disebutkan ada dalam kelompoknya itu akan membuat sejenis laporan dan pengaduan kepada pihak Pertamina dan pihak terkait, termasuk ke pihak kepolisian laporannya dispaikan.
Sejumlah pengelola SPBU ketika dikonfirmasi terkait adanya dugaan percobaan pemerasan yang dilakukan oleh oknum wartawan dan oknum LSM menjelaskan keberatan jika oknum wartawan datang dengan cara mengancam untuk meminta uang.
"Biasalah bang, nanya minta bantu kami selalu bantu, tapi kali minta uang dengan alasan ada foto dan vidio SPBU, kami sudah biasa dan tak pernah kami bantu dan terserah mereka dan kami tetap kerja benar," ucap pengelolaan SPBU di jalan lintas timur ini. **Vol
Berita Terkait :
- Gubri Apresiasi Kabupaten dan Kota Yang Gelar Festival Lampu Colok0
- Jaga Kondusifitas, Tingkatkan Daya Saing Riau0
- Pengukuhan Pimpinan LAMR Ditandai Pemakaian Tanjak, Selempang, dan Keris0
- DS Marjohan: Tak Perlulah LAMR Berbisnis0
- Ini Alasan Kenapa Pengukuhan Pimpiman LAMR di Gedung Daerah0
_Black11.png)









