- Inhu Expo 2026 Jadi Panggung UMKM dan Kreativitas Generasi Muda, Resmi Ditutup Wabup Hendrizal
- Dukung Generasi Bebas Stunting, Agrinas Palma Nusantara Salurkan Bantuan Susu di Rohil
- Stand Pendaftaran PRB 2027 Resmi Dibuka: Langkah Awal Menuju Ajang Kompetisi Sains
- Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Meranti Beri 135 Teguran
- Sekda Meranti Buka Semarak Bulan Bahasa Sempena Sumpah Pemuda Lestarikan Budaya Melayu
- Karmila Sari Terima Penghargaan Alumni di Peringatan Dies Natalis ke-67 Untar
- Bupati Siak Afni Sandingkan Ketokohan Chadijah Ali dengan Tengku Agung Syarifah Latifah
- Syahrul Aidi Maazat Dorong Hasil Riset Kampus Jadi Acuan Kebijakan Pemerintah
- Sumpah Pemuda 2026 di Tembilahan, Iwan Taruna: Sinergi Pemda dan Pemuda Kunci Inhil Maju
- Sebanyak 183 Surveyor Riau dan Kepri Ikuti Pembekalan
Bergerombol, Dugaan Pemerasan Oknum Wartawan dan Ngaku LSM di SPBU Jalintim

Ilustrasi
Pekanbaru, VokalOnline.Com - Sedikitnya 6 orang oknum yang mengaku sebagai wartawan dan LSM melakukan dugaan pemerasan di sejumlah SPBU yang berada di jalan lintas timur Kabupaten Indragiri hulu (Inhu)-Riau.
Oknum wartawan dan LSM tersebut melakukan aksinya dengan cara mendatangi setiap SPBU yang dilintasinya dan meminta uang minyak kemudian pada SPBU lainya oknum wartawan dan LSM tersebut mengambil gambar dan meminta uang ke pihak pengelola SPBU dengan nilai pantastis.
"Saya hanya memfasilitasi kawan kawan saya yang ada wartawan dan LSM ke SPBU itu, iya saya sampaikan nilainya 5 juta," kata Ansori oknum wartawan media online tersebut yang ada dalam kelompok tersebut ketika dihubungi wartawan Sabtu (30/4/2022).
Ansori oknum wartawan yang mengaku kerap mengantarkan proposal ke SPBU ketika ulang tahun media tempat dia bekerja juga mengatakan, kalau dirinya tidak ada melakukan pemerasan namun hanya memfasilitasi kawan kawannya yang ada dalam rombongan untuk mediasi dengan pihak SPBU tersebut.
"Intinya saya tidak memeras, buktinya tidak cukup kalau saya disebut sebagai pemeran," kata Ansori seraya melontarkan cacian kepada wartawan yang melakukan konfirmasi kebenaran percobaan pemerasan SPBU yang dilakukannya.
Aksi bergerombol yang dilakukan oknum wartawan media online Ansori ini, bukan hanya sekali di wilayah jalan lintas timur di Inhu, namun sudah kerap dikeluhkan oleh pihak pengelola SPBU.
Jika aksinya gagal melakukan pemerasan kepada pengelola SPBU, maka LSM yang disebutkan ada dalam kelompoknya itu akan membuat sejenis laporan dan pengaduan kepada pihak Pertamina dan pihak terkait, termasuk ke pihak kepolisian laporannya dispaikan.
Sejumlah pengelola SPBU ketika dikonfirmasi terkait adanya dugaan percobaan pemerasan yang dilakukan oleh oknum wartawan dan oknum LSM menjelaskan keberatan jika oknum wartawan datang dengan cara mengancam untuk meminta uang.
"Biasalah bang, nanya minta bantu kami selalu bantu, tapi kali minta uang dengan alasan ada foto dan vidio SPBU, kami sudah biasa dan tak pernah kami bantu dan terserah mereka dan kami tetap kerja benar," ucap pengelolaan SPBU di jalan lintas timur ini. **Vol
Berita Terkait :
- Gubri Apresiasi Kabupaten dan Kota Yang Gelar Festival Lampu Colok0
- Jaga Kondusifitas, Tingkatkan Daya Saing Riau0
- Pengukuhan Pimpinan LAMR Ditandai Pemakaian Tanjak, Selempang, dan Keris0
- DS Marjohan: Tak Perlulah LAMR Berbisnis0
- Ini Alasan Kenapa Pengukuhan Pimpiman LAMR di Gedung Daerah0
_Black11.png)









