- Sambang Aiptu Agus ke Sudirman, Polri dan Warga Pengalihan Merajut Ketahanan Pangan
- Bhabinkamtibmas dan Warga Sungai Lokan Pacu Ketahanan Pangan Lewat Lahan Rumah
- Polsek Enok Gerakkan Pekarangan Produktif, IPTU Parsaulian: Langkah Kecil Dukung Asta Cita
- Terima Pengurus JMSI, UAS: Mudah-mudahan Bermanfaat untuk Umat dan Bangsa
- Jelang MTQ Riau dan Pacu Jalur, Bupati Kuansing Siagakan 481 Personel Gabungan
- Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kabupaten Kuantan Singingi, H. Yaramis, MM
- Pawai Perahu Bagandung Ikut Semarakkan Pelaksanaan Pembukaan MTQ Provinsi Riau ke 44
- Kabupaten/Kota Mulai Bangun Stand di Lokasi Astaqa MTQ Riau
- Sambut MTQ Provinsi Riau, Pemkab Kuansing Gelar Gotong Royong Serentak
- Polres Kuansing Gelar Rakor, Matangkan Persiapan MTQ ke-44 Tingkat Provinsi Riau
Dari Desa untuk Negeri, Polsek Kelayang Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Sambang Petani

Bhabinkamtibmas, Brigadir Epi Sepriadi Sambangi lahan pertanian Kacang tanah dan kacang panjang milik Parina di Desa Teluk Sejuah
Inhu, VokalOnline.Com - Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek Kelayang. Salah satunya melalui kegiatan sambang yang dilakukan Bhabinkamtibmas, Brigadir Epi Sepriadi, ke lahan pertanian milik Parina di Desa Teluk Sejuah, Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Rabu (10/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Brigadir Epi meninjau lahan pertanian seluas sekitar 40 x 50 meter yang ditanami kacang panjang dan kacang tanah. Menurutnya, kegiatan pertanian yang dilakukan masyarakat merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia.
"Kegiatan pertanian seperti ini sangat positif karena mampu mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat," ujar Brigadir Epi kepada wartawan, (10/06/2026).
Ia menjelaskan, tanaman kacang panjang dan kacang tanah yang dibudidayakan Parina telah berusia sekitar 45 hari. Untuk tanaman kacang panjang diperkirakan sudah dapat dipanen dalam waktu dekat, sedangkan kacang tanah diperkirakan akan memasuki masa panen sekitar dua bulan ke depan. Parina mengaku sangat senang menjalani aktivitas bertani.
Menurutnya, bekerja di kebun tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga menjadi sarana melepas penat.
"Saat berada di kebun, rasa lelah dan pikiran yang penat seakan terobati ketika melihat tanaman tumbuh subur dan berkembang dengan baik," ungkapnya.
Brigadir Epi juga memberikan apresiasi kepada Parina yang aktif mengembangkan sektor pertanian. Hasil panen nantinya diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar sekaligus meningkatkan ketersediaan pangan dari desa sendiri.
Selain itu, Bhabinkamtibmas melihat kegiatan pertanian tersebut tidak dilakukan seorang diri. Parina juga melibatkan anggota keluarga dan kerabatnya untuk bersama-sama mengelola lahan pertanian.
Menurut Brigadir Epi, kegiatan bercocok tanam di lingkungan sekitar dapat membantu masyarakat menghemat pengeluaran rumah tangga, khususnya untuk kebutuhan dapur sehari-hari.
Sementara itu, Kapolsek Kelayang, IPTU Rudi Syaputra, SH, MH, kepada wartawan mengatakan ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi seluruh elemen masyarakat.
"Melalui kegiatan ini, Polri ingin menunjukkan kehadirannya di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga memberikan motivasi, pendampingan, serta rasa aman kepada para petani agar semakin semangat dalam berproduksi. Sinergi seluruh pihak sangat dibutuhkan agar cita-cita swasembada pangan dapat terwujud, dimulai dari desa," tegas Kapolsek.**Vol/Ram
Berita Terkait :
- Video Perwira Polda Riau Pakai Sabu di Jalan Beredar di Masyarakat0
- Gara-gara Pisau, Pria Ini Jadi Tahanan di Polsek Tampan0
- Kejari Kampar Terima Empat Tersangka Korupsi Jalan Kampung Pinang-Teluk Jering0
- Gubernur Riau Dukung Pembangunan 1.000 Rumah Buruh Sawit0
- Petugas Bandara Gagalkan Penyelundupan Puluhan Anak Buaya Muara0
_Black11.png)









