- Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Gelar Pekan Olahraga Polri dan Salurkan Paket Bansos
- Erfan Panca Putra Terpilih Aklamasi Pimpin FAJI Riau Periode 2026–2030
- Sukses Bangun Sinergi Daerah, Hotli Maruli Sirait Terima Penghargaan Khusus Bergengsi JMSI Award 202
- Pasca Kebakaran di PT Pulau Sambu di Guntung, Kapolsek Kateman: Sudah Kondusif, Tak Ada yang Perlu D
- Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Menteri Agama atas Program Masjid Ramah Pemudik
- Bupati Siak Kritik Formula DBH Migas, Daerah Penghasil Dinilai Dirugikan
- Infrastruktur Rusak dan Kecelakaan Berulang, Warga Desak PT EPE Turut Bertanggung Jawab
- Pemkab Siak Nilai Formula DBH Migas Saat Ini Merugikan Daerah Penghasil
- Pemkab Siak Optimalkan Aset Daerah, Lahan Tidur Disulap Jadi Sentra Pangan
Bersama BNN, 2.900 Mahasiswa Unilak Pekanbaru Nyatakan Perang terhadap Narkoba

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Gerakan melawan narkoba menggema di kampus Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru, Rabu (8/10/2025). Sebanyak 2.900 mahasiswa baru secara serentak mendeklarasikan komitmen “Kampus Bersinar” (Bersih Narkoba) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pekanbaru.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dengan tema “Membentuk Karakter dan Deklarasi Anti Narkoba.” Acara berlangsung meriah namun sarat makna, mengingatkan generasi muda akan bahaya laten narkotika yang kian mengancam dunia pendidikan.
Kepala BNN Kota Pekanbaru Kombes Pol Dr. Wawan, SH, MH menjadi narasumber utama dalam sosialisasi interaktif tersebut. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran vital sebagai benteng terakhir dalam perang melawan penyalahgunaan narkoba.
“Mahasiswa bukan hanya penerus bangsa, tapi juga agen perubahan. Kalian harus berani menolak, melawan, dan menjadi teladan gerakan anti narkoba,” tegas Kombes Wawan di hadapan ribuan peserta.
Dalam sesi penyuluhan, Wawan mengulas berbagai jenis narkoba yang beredar di kalangan remaja, modus peredarannya, hingga dampak fatalnya terhadap kesehatan fisik, mental, dan masa depan. Ia juga mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba tidak hanya menghancurkan individu, tetapi juga merusak sendi-sendi sosial masyarakat.
Suasana semakin hidup saat sesi dialog dibuka. Mahasiswa aktif bertanya dan berdiskusi, menunjukkan kepedulian tinggi terhadap isu narkoba di lingkungan kampus. Beberapa bahkan berbagi pengalaman pribadi terkait upaya mereka menjaga teman sebaya dari pengaruh negatif tersebut.
Acara diakhiri dengan pembacaan Deklarasi Anti Narkoba oleh seluruh mahasiswa baru, dipimpin oleh perwakilan Unilak. Deklarasi itu disaksikan langsung oleh Rektor Unilak Prof. Dr. Junaidi, SS, M.Hum, Kepala Dinas Pendidikan Riau Erisman Yahya, SH, MH, Kasi Ops Kasrem 031/WB Letkol Inf Teguh Dwi Raharja, S.Sos, serta jajaran pimpinan universitas.
Rektor Unilak, Prof. Junaidi, menyampaikan apresiasinya atas semangat mahasiswa dan dukungan BNN dalam membangun kampus sehat dan berkarakter.
“Unilak berkomitmen menjadi kampus yang bebas narkoba. Kami ingin mahasiswa tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga tangguh menghadapi godaan yang bisa menghancurkan masa depan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Unilak berharap lahir generasi muda yang berani berkata tidak pada narkoba, dan siap menjadi pelopor kehidupan sehat, produktif, dan berintegritas di tengah masyarakat. (*)
Berita Terkait :
- Begini Cara Teller HN Jebol Rekening Nasabah Sampai Rp1,3 Miliar0
- Musrenbang RKPD Kampar 2021 Berjalan Sukses0
- Teller Bank Ini Bobol Rekening Tiga Nasabah Rp1,3 Miliar0
- Saksi Sebut PT Wijaya Karya Sudah Disetting Untuk Menang0
- Komunitas Paslaku Kenalkan Potensi Wisata Riau0
_Black11.png)









