- Demi Warga Kuala Lemang, Prajurit Kodim 0314/Inhil Terus Genjot Pembangunan RTLH Hingga Larut Malam
- JMSI Riau Gelar UKW, 30 Wartawan Ikuti Uji Kompetensi di UIR
- Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan
- Hadapi Perubahan Iklim Ekstrem, JMSI Riau Dorong Mitigasi Karhutla Berkelanjutan
- 27 Orang Dinyatakan Kompeten, JMSI akan Gelar UKW Lagi di Riau pada Juni 2027
- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
Bersama BNN, 2.900 Mahasiswa Unilak Pekanbaru Nyatakan Perang terhadap Narkoba

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Gerakan melawan narkoba menggema di kampus Universitas Lancang Kuning (Unilak) Pekanbaru, Rabu (8/10/2025). Sebanyak 2.900 mahasiswa baru secara serentak mendeklarasikan komitmen “Kampus Bersinar” (Bersih Narkoba) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pekanbaru.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dengan tema “Membentuk Karakter dan Deklarasi Anti Narkoba.” Acara berlangsung meriah namun sarat makna, mengingatkan generasi muda akan bahaya laten narkotika yang kian mengancam dunia pendidikan.
Kepala BNN Kota Pekanbaru Kombes Pol Dr. Wawan, SH, MH menjadi narasumber utama dalam sosialisasi interaktif tersebut. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran vital sebagai benteng terakhir dalam perang melawan penyalahgunaan narkoba.
“Mahasiswa bukan hanya penerus bangsa, tapi juga agen perubahan. Kalian harus berani menolak, melawan, dan menjadi teladan gerakan anti narkoba,” tegas Kombes Wawan di hadapan ribuan peserta.
Dalam sesi penyuluhan, Wawan mengulas berbagai jenis narkoba yang beredar di kalangan remaja, modus peredarannya, hingga dampak fatalnya terhadap kesehatan fisik, mental, dan masa depan. Ia juga mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkoba tidak hanya menghancurkan individu, tetapi juga merusak sendi-sendi sosial masyarakat.
Suasana semakin hidup saat sesi dialog dibuka. Mahasiswa aktif bertanya dan berdiskusi, menunjukkan kepedulian tinggi terhadap isu narkoba di lingkungan kampus. Beberapa bahkan berbagi pengalaman pribadi terkait upaya mereka menjaga teman sebaya dari pengaruh negatif tersebut.
Acara diakhiri dengan pembacaan Deklarasi Anti Narkoba oleh seluruh mahasiswa baru, dipimpin oleh perwakilan Unilak. Deklarasi itu disaksikan langsung oleh Rektor Unilak Prof. Dr. Junaidi, SS, M.Hum, Kepala Dinas Pendidikan Riau Erisman Yahya, SH, MH, Kasi Ops Kasrem 031/WB Letkol Inf Teguh Dwi Raharja, S.Sos, serta jajaran pimpinan universitas.
Rektor Unilak, Prof. Junaidi, menyampaikan apresiasinya atas semangat mahasiswa dan dukungan BNN dalam membangun kampus sehat dan berkarakter.
“Unilak berkomitmen menjadi kampus yang bebas narkoba. Kami ingin mahasiswa tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga tangguh menghadapi godaan yang bisa menghancurkan masa depan,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Unilak berharap lahir generasi muda yang berani berkata tidak pada narkoba, dan siap menjadi pelopor kehidupan sehat, produktif, dan berintegritas di tengah masyarakat. (*)
Berita Terkait :
- Begini Cara Teller HN Jebol Rekening Nasabah Sampai Rp1,3 Miliar0
- Musrenbang RKPD Kampar 2021 Berjalan Sukses0
- Teller Bank Ini Bobol Rekening Tiga Nasabah Rp1,3 Miliar0
- Saksi Sebut PT Wijaya Karya Sudah Disetting Untuk Menang0
- Komunitas Paslaku Kenalkan Potensi Wisata Riau0
_Black11.png)









