- Dugaan Gratifikasi Guncang Inhu, Tiga Kades dan Satu Lurah Dilaporkan Terkait Konflik PT SBP
- BRK Syariah dan Pemkab Inhil Gelar Ramah Tamah ASN Pensiun dan Purnabakti
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Semangat Gotong Royong Lewat Karya Bakti Massal di Pekanbaru
- Hendry Munief Minta Pengusaha Perhatikan Buffer Zone Kawasan Industri demi Keseimbangan Semua Aspek
- Bukan Sekadar KKN, Mahasiswa FISIP Unri Resmikan Papan Edukasi Sampah di Sumahilang
- Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran Optimalkan Ketersediaan Daging Melalui Pengembangbiakan Ayam Kampu
- Heboh, Pengakuan Mantan Lurah, Forum Tiga Desa Digaji PT SBP Rampas Kebun Petani dan Bela Perusahaan
- Siswa MAN 1 Pekanbaru Lulus Beasiswa Indonesia Bangkit, Kuliah di National University of Singapore
- Hendry Munief Kunjungi Ponpes Hidayatullah Pekanbaru, Dorong Santri Jadi Entrepreneur
- Menanam Harapan Seusai Hujan, Ikhtiar Kecil Menjaga Bumi dari KUA Kecamatan Salo
Bisikan Ghaib Sang Ayah Nyaris Buat Balita di Rumbai Kehilangan Nyawa

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Personel Polsek Rumbai, Kota Pekanbaru, menahan pria inisial AB. Pria 27 tahun itu mencoba mengorbankan anaknya berusia 5 tahun karena mendapatkan bisikan gaib.
Ayah gorok anak ini terjadi pada Sabtu petang, 2 April 2022. Beruntung sang anak selamat setelah dilarikan warga sekitar ke rumah sakit.
Kepala Polsek Rumbai Ajun Komisaris Linter Sialoho menjelaskan, tersangka ditahan setelah diserahkan warga sekitar pada Sabtu petang. Petugas lalu meminta keterangan untuk mengetahui apa motif pelaku.
Selama diminta keterangan, tersangka kebanyakan ngelantur. Dia mengaku mendapat bisikan gaib agar mengorbankan anaknya.
"Dia sebut hidayah, kalau tidak mengorbankan anak, dia yang dikorbankan," kata Linter.
Keterangan nyeleneh tersangka membuat penyidik melakukan tes urine. Dari sanalah penyidik mengetahui kalau korban merupakan pecandu narkoba.
"Urinenya positif, ada kandungan narkoba," jelas Linter.
Linter menjelaskan, tersangka sebelum kejadian mendapatkan bisikan untuk mengorbankan anaknya. Diapun mencari anak laki-lakinya yang berusia 5 tahun dan menemukannya sedang menonton televisi.
Tersangka lalu membawa sebuah arit dan hal ini dilihat oleh warga sekitar. Saat berada di dekat anaknya, tersangka langsung menyayat leher anaknya itu.
"Warga sekitar yang mengetahui tersangka bertingkah aneh langsung masuk ke rumah dan menyelamatkan anak," jelas Linter.
Korban dibawa ke rumah sakit untuk perawatan medis. Sementara tersangka diamankan lalu diserahkan warga ke Polsek Rumbai.
"Korban selamat karena langsung dibawa ke rumah sakit, hari ini mungkin sudah keluar dari rumah sakit," kata Linter. ***
Berita Terkait :
- Rutan Pekanbaru Pacu Vaksinasi bagi Warga Binaan 0
- Pestanya Wartawan di Konferensi, PWI Riau Akan Punya Ketua Baru 2022 ?0
- Kuasa Hukum Anthony Nilai Jaksa Nodai Prinsip Due Process of Law0
- Pencuri Infocus SMPN 2 Rimba Melintang Ditangkap Polisi0
- Komisi B Hearing dengan SPR Dan Dinas Perikanan Rohil0
_Black11.png)









