- Talang Mamak Diduga Diintimidasi, Yusmilar dan Asmuri Disebut Kerahkan Preman Bayaran
- Dukung Ketahanan Pangan dan Cegah Karhutla, Polsek Kuala Cenaku Turun Dampingi Petani
- Polemik 469 Hektare Eks PT SAL, Talang Mamak Soroti Sanksi, Penguasaan Lahan dan TPPU
- Kapolres Inhu Ajak Wartawan Perkuat Kemitraan dan Komunikasi dalam Menjaga Kamtibmas
- Ketua FORKI Riau Parisman Ihwan Dijadwalkan Buka Karate Kid 3 Riau Open 2026
- Syahrul Aidi Sambut Menlu Baru, BKSAP DPR Siap Berkolaborasi Penguatan Diplomasi Bebas Aktif
- Karate Kid Serie 3 Riau Open 2026 Resmi Dibuka, 728 Karateka Siap Bertanding
- INKAI Prestasi Juara Umum Karate Kid Serie 3 Riau Open 2026
- Lewat Neo Energy Meet Up di Pekanbaru
- SD Darma Yudha Kembali Gelar Latihan Ekskul Karate Inkanas
Bocah Lima Tahun Tewas Di Kolam, Ini Kronologinya

Rokan Hilir, VokalOnline.Com - Aditiya Al FaQih (5) seorang anak lelaki kecil anak dari Ayub Khan warga Sukajadi Melayu Tengah Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan di temukan tak bernyawa di Kolam milik Pesantren Al-Bariyah.
Kolam yang terketak di Jalan Sukajadi RT 008 RW/ 002 Kepenghuluan Melayu Tengah Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan Rohul pada Jumat (23/9/2022) kemaren.
Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto SH,Sik,Msi melalui Kasubbag Humas Polres Rokan Hilir, AKP Juliandi SH membenarkan adanya peristiwa naas yang dialami, Minggu (25/9/2022) adanya seorang anak lelaki mengalami musibah di kolam tersebut.
Menurut AKP Juliandi SH, berdasarkan keterangan Sariyono tukang bangunan di Pesantren Al - Bariyah, ia mendengar suara minta tolong. Sariyono bersama rekanya menjumpai anak-anak yang meminta tolong dan bertanya apa yang terjadi.
Salah seorang dari anak kecil itu menyebutkan seorang temannya hilang di kolam. " Sariyono dan teman sekerjanya bersama Alif ( 5), Irfan (5) dan Rayen (5 ) teman bermain korban menuju kolam naas tersebut, " ucap AKP Juliandi SH.
AKP Juliandi SH menambahkan lagi pada saat mencebur ke kolam buruh tersebut menemukan Aditya AL Faqih di dasar dalam kondisi dalam kondisi tidak sadarkan diri. " Tubuh anak tersebut di angkat ke atas lalu dibawa saksi ke rumah terdekat ke Pesantren Al-Bariyah. Ibu korban datang lalu membawanya ke Rumah Sakit 838 tapi nyawa korban tak dapat di selamatkan, " kenang Kasubbag Humas Polres Rohil ini.
Informasi dirangkum, Minggu (25/9/2022) saat di Rumah Sakit Ayub Khan orang tua Aditiya menolak dilakukan otopsi anaknya dan membuat surat pernyataan penolakan
Otopsi. Karena keluarga ikhlas menerima musibah yang terjadi dan menyelenggarakan prosesi pemakaman anaknya di TPU Muslim terdekat. (Yan)
Berita Terkait :
- Kebakaran Di Bagan Jawa Satu Rumah Hangus, Tiga Terpaksa Dirusak 0
- Pemilik Senpi Rakitan Di Baganbatu Diperiksa Intensif0
- Kapolres AKBP Andrian Pramudianto Sertijab Kasatreskrim Polres Rohil0
- Pelaku Sabu Diringkus Polsek Panipahan, 11.55 Gram Diamankan0
- Diduga Tak Miliki Izin, Pengusaha Galian C Diamankan Polisi0
_Black11.png)








