Buayan Komedi Putar Ambruk, Kata Camat Pujud, Biaya Pengobatan Korban Ditanggung Pengelola Usaha

Publisher Vol/fit Daerah
22 Jul 2024, 22:12:07 WIB
Buayan Komedi Putar Ambruk, Kata Camat Pujud, Biaya Pengobatan Korban Ditanggung Pengelola Usaha

Pujud, VokalOnline.Com - Pasar malam dilengkapi hiburan komedi putar,Sabtu (20/7/2024) jam 22.00 WIB kemaren malam.

Komedi putar yang digelar di Los Pasar Kepenghuluan Sungai Pinang Kecamatan Pujud ,Rohil membuat  belasan anak-anak mengalami luka dalam eksiden tersebut.

Kini usaha hiburan ini tetap berlanjut memutar uang masyarakat setempat.

Masyarakat berharap  agar wahana hiburan musinan ini ditutup lalumeminta Datuk Pucuk suku  menutupnya,walau kondisinya jauh panggang dari api.

Mungkin ada yang memback up,melindungi usaha yang merupakan peralatan tua dan lapuk.

Menyikapi kejadian komidi putar dan pasar malam ini,saat di mengkonfirmasi, Camat Pujud ,Jufri ST lewat pesan waatshaap,Ahad (21/7/2024) dini hari tadi memberikan jawabannya.

" Sebagai informasi,yang terkena alat wahana permainan itu ada 6 orang, seorang ibu dari anak, kepalanya luka dan sudah diobati, " Sebut  Jufri ST Camat Pujud ini.

Jufri ST menambahkan ada5 orang anak-anak yang s mpat terimpit dan dievakuasi lalu telah dibawa malam itu juga ke dukun kusuk alias tukang urut, " Akunya .

Menurut Camat, sampai,Senin ,,(22/7/2024) pihak yang mengalami musibah robohnya komedi putar ini  tidak ada  menuntut,alias pasrah.

" Kalau kami pihak Kecamatan posisi nya ditengah-tengah,untuk izin tidak ada, rekom dari penghulu,rekomendasi  dari Kapolsek,dan surat izin dari Kapolres, tembusan surat ke Kecamatan juga tidak ada, " Tulis Camat Pujud lewat pesan waatshaapnya.

Disebutkan Jufri ST, biaya pengobatan ditanggung  pemilik atau pengelola  pasar malam ini.

" Ini  info saya terima dari Dupa,salah seorang pengurus pasar malam itu, " Aku Camat Pujud ini.

Terpisah,masyarakat Pujud prihatin atas musibah komedi putar Pasar malam ini.

Walaupun tidak memakan  korban jiwa dan  luka-luka ringan saja namun diharapkan jadi pelajaran berharga dimasa mendatang.

" Sudahlah,banyak mudoratnya,tutup saja,mustahil Psk Camat tak tahu,inikan wilayahnya,jadi tak obahnya beralibi saja, " Ucap warga.

Menurut warga,pasar malam ini jika dilihat dari kacamata adat dan budaya sangat tidak tepat karena telah melanggar norma adat Tempatan.

Untuk itu warga meminta agar pihak berkopenten mengevaluasi keberadaan pasar malam dengan sarana permainan yang sudah tua tersebut apakah masih layak dipergunakan,agar kedepanya tidak terjadi hal serupa yang hampir meregut nyawa penggunanya. (Hy)

Berita Terkait :




    Write a Facebook Comment

    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    View all comments

    Write a comment