- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Semangat Gotong Royong Lewat Karya Bakti Massal di Pekanbaru
- Hendry Munief Minta Pengusaha Perhatikan Buffer Zone Kawasan Industri demi Keseimbangan Semua Aspek
- Bukan Sekadar KKN, Mahasiswa FISIP Unri Resmikan Papan Edukasi Sampah di Sumahilang
- Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran Optimalkan Ketersediaan Daging Melalui Pengembangbiakan Ayam Kampu
- Heboh, Pengakuan Mantan Lurah, Forum Tiga Desa Digaji PT SBP Rampas Kebun Petani dan Bela Perusahaan
- Siswa MAN 1 Pekanbaru Lulus Beasiswa Indonesia Bangkit, Kuliah di National University of Singapore
- Hendry Munief Kunjungi Ponpes Hidayatullah Pekanbaru, Dorong Santri Jadi Entrepreneur
- Menanam Harapan Seusai Hujan, Ikhtiar Kecil Menjaga Bumi dari KUA Kecamatan Salo
- Kapolres Meranti Kenalkan Green Policing di SDN 02 Selatpanjang
- Kapolda Riau Kunjungi Concong, Tanam Mangrove hingga Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Pesisir
Bupati Catur Tabur Ribuan Bibit Ikan di Lubuk Larangan Kuok

Kampar, VokalOnline.Com - Untuk pelestarian ikan yang makin hari makin berkurang, Bupati Kampar H Catur Sugeng Susanto SH MH bersama Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan Drs Antam Novambar, Jum'at, (18/3/2022). Tabur 95 ribu bibit ikan ini di Sungai Sangolan Desa Kuok, Kecamatan Kuok.
Bibit itu terdiri dari 85 ribu baung dan sebanyak 10 ribu bibit ikan shema (ikan gadi). Lokasi itu merupakan Lubuk Larangan dengan tujuan sebagai kearifan lokal dalam memelihara, pengembang biakan sumber Daya Ikan.
"Bersyukur pada hari ini telah kita lakukan Restocking di Sungai Sangolan Desa Kuok Kabupaten Kampar ini, dalam pelestarian ikan yang makin hari makin berkurang," ujar Catur.
Catur menghimbau Masyarkat Kuok agr selalu menjaga dan melindungi sebagai pusat pengembangan sumber daya ikan.
"Dengan pelaksnaan restocking ini kita berharap dengan penaburan benih ikan ini dapat memberikan keberlanjutan akan ketersedian ikan terus menerus dan bisa nantinya untuk meningkatkan kesejahteran bagi masyatakat tempatan," kata Catur Sugeng Susanto.
Di Kampar, ada 41 lokasi Lubuk Larangan yang telah dilakukan restocking oleh pemerintah.
"Harapan kami seluruh elemen, tokoh masyarakat, kepala desa, ninik mamak, camat maupun berbagai pihak dapat memelihara ini," pinta Catur.
Sementara itu Sekjen Kementerian Perikanan Drs Antam Novambar menyatakan sangat senang berada di Kampar dan daerah ini tidak asing bagi dirinya.
"Kita telah lakukan penaburan bibit baung, ikan sema, selama ini kita hanya bisa ngambil, tidak menebar bibit kembali, kita harus memikirkan jangka panjang, memelihara pelestarian ikan ini," kata Antam.
"Jangan sampai nanti sungai ada tapi tanpa ikan, kasihan anak cucu kita, kepada pihak keamanan dan pihak terkait tolong di cek pembuangan limbah yang menyebabkan matinya bibit - bibit ikan dan kepada Bupati/Walikota diminta memberi pengertian kepada masyarakat, agar menangkap ikan seperlunya saja, jangan berlebihan," pinta Antam Novambar.
Kampar dipilih dalam pencabutan bibit ikan karena ada kearifan lokal dengan peran Ninik mamak, tokoh dan elemen masyarakat dalam menjaga sungai larangan.
Pada kesempatan yang sama Kepala perwakilan Indonesia FAO United Nation wilayah Indonesia-Timor Leste Rayendra Aryai menyatakan ini pertama kali berkunjung ke Kampar dan menyampaikan penghargaan kepada KKP dan Bupati Kampar yang telah memberikan kesempatan untuk dapat sampai di Kampar. ***
Berita Terkait :
- Bupati Catur Resmikan Dua Gedung UPT Puskesmas0
- Jaksa Terus Lengkapi Berkas Korupsi Pembangunan RSUD Bangkinang0
- Komandan Korem Wirabima Silaturahmi dengan Bupati Kampar0
- Suasana Akrab Warnai Lepas Sambut Dandim 0313 Kampar 0
- Komisi II DPRD Kampar Minta Disdikpora Tindak Kepsek Penjual LKS 0
_Black11.png)









