- Jalan Santai HUT RI ke-81 di Siak, Wabup Syamsurizal Ingatkan Warga Waspadai Karhutla
- Sidang Pleno IV Muktamar ke-35 NU Ricuh, Ketentuan Iddah Politik Tak Berubah
- Legislator Dapil Riau Dr Karmila Sari Raih detikSumatera Award 2026
- Hendry Munief Dorong RUU Daerah Kepulauan Berbasis Realitas dan Keadilan Geografis
- Vendor Security RS Awal Bros Dumai Diduga Tarik Uang Pelicin, Manajemen Sebut Sudah Berganti Vendor
- INPEST Inhu Soroti Dugaan Tipikor, Kades Talang Durian Cacar dan Ketua BPD Bakal Dilaporkan
- IPP Pekanbaru Buka Layanan Hapus Tato Gratis di Senapelan
- Selain Bantu UMKM, Hendry Munief Dorong Pelaku Industri Kembangkan Industri Halal
- Kabut Asap Menurun, PDIP Kuansing Turun ke Jalan Bagikan Masker
- DPR Janji Sahkan RUU Perampasan Aset Korupsi: Harus Tegas Hukuman Mati Efek Jera Untuk Koruptor
Bupati dan Ketua DPRD Diminta Tunda MoU KUA PPAS APBD Kampar
Diwarnai Interupsi Sejumlah Dewan Kampar

Paripurna Penandatangan Nota Kesepakatan KUA PPAS APBD Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2022. HASBI
BANGKINANGKOTA (VOKALONLINE.COM) - Rapat Paripurna Penandatangan Nota Kesepakatan (MUO) KUA PPAS APBD Kabupaten Kampar Tahun Anggaran 2022 antara Pemerintah Kampar dengan Pimpinan DPRD Kampar berlangsung pada Senin (15/11/2021)
Terjadi interupsi dari dua anggota DPRD Kampar dari Fraksi PKS Ali Sobirin dan Sunardi DS dari Fraksi Demokrat kepada Ketua DPRD. Ini terkait penandatangan Nota kesepakatan (MUO) KUA PPAS APBD Kabupaten Kampar tahun anggaran 2022 antara Pemerintah Kabupaten Kampar dengan pimpinan DPRD kampar.
Alasan penolakkan Ali Sobirin karena dirinya menyatakan pembahasan di banggar belum selesai.
"Karena sampai saat ini saya belum melihat notulennya dan meminta kepada Ketua DPRD Dan Bupati agar menunda Penanda tangan Mou ini," katanya.
Jadi didalam tahun kelima ini, tambahnya, pasangan Azis-catur tentunya didukung oleh perangkat (OPD) Daerah untuk menyelesaikan visi dan misinya. Seharusnya itu tertuang dalam kinerjanya
"Tapi di dalam rapat badan anggaran saya tidak menemukan yang seperti itu," jelasnya.
"Penting saya sampaikan di sini untuk mengingat kita semuanya bahwa memang orangnya tidak ada (alm Aziz) tapi semangat masih bersama kita semua," kata Ali Sobirin mengenang AlmarhumBupati Kampar Azis Zainal.
Sementara Sunardi mengatakan, pihaknya memohon kepada pimpinan untuk membacakan berapa rencana pendapatan ABPD Kampar tahun 2022 dan berapa belanja APBD tahun 2022.
"Kita di DPRD ada dua yakni Banggar dan Banmus," terangnya.
"Kami hanya mengingatkan kepada pimpinan agar tidak ada permasalahan di belakangan hari, saya tidak ada niat untuk membatalkan rapat Paripurna ini," terang Sunardi.
Anggota DPRD Kampar dari partai Golkar Sifi'i Samosir juga melakukan insterupsi. Dia mengatakan ingin rapat paripurna dilanjutkan sesuai yang telah diagendakan.
Pernyataan yang sama juga datang dari anggota DPRD Kampar Januar. Dia dengan tegas mengatakan rapat dilanjutkan sesuai jadwal yang ada dan tidak perlu ditunda.
Akhirnya pimpinan rapat Paripurna Muhammad Faisal melanjutkan rapat paripurna setelah mendapat dukungan dari para anggota DPRD untuk melanjutkan rapat paripurna. (hasbi)
Berita Terkait :
- Ingat!!! Hingga 28 November Nanti Polisi Gelar Operasi Zebra Lalu Lintas0
- Bank BJB Raih Leadership AA dalam ESG Disclosure Awards0
- BBKSDA Riau Selamatkan Tapir Tanpa Mata Kanan dari Kebun Warga0
- Karyawan PT Tasma Puja Antusias Ikut Vaksinasi0
- Polisi Periksa Dekan Fakultas Fisipol Unri Pakai Alat Deteksi Kebenaran0
_Black11.png)









