DBD Mengancam Warga Rohil, Fogging Dinantikan Masyarakat

Publisher Vol/fit Daerah
15 Agu 2024, 18:52:00 WIB
DBD Mengancam Warga Rohil, Fogging Dinantikan Masyarakat

Bagansiapiapi, VokalOnline.Com - Sejak  Juli hingga  Agustus 2024 benerapa  anak warga Bagansiapiapi dirawat karrna sakit DBD di RSUD Protomo Bagansiapiapi Rohil .

Pasien anak-anak tersebut akibat terjangkit DBD (Demam Berdarah Dengue akibat gigitan nyamok Aides Aegypti.

Data diperoleh media ini,Kamis (15/8/2024)  beberapa pasien anak dirawat di  Rumah Sakit plat merah milik Pemkab Rohil ini.

Dimana anak yang dirawat  mengalami demam tinggi .

Namun sayang, orang tua pasien memilih tutup mulut indentitas pesakit ini dengan berbagai alasan.

Sampai kini belum ada tanda-tanda  foging atau pengasapan dari pihak terkait.

Sebuah sumber Kamis  (15/8/2024) menyebutkan  biasanya Fogging dari rumah ke rumah oleh pihak Pukesmas.

Untuk memberantas berkembang biaknya jentik-jentik,nyamok Aedes Aegipti yang menyebabkan punca demam berdarah.

Kamis  (15/8/2024) data dirangkum media ini bahwa kasus demam berdarah ditemukan adsnya pasien dirawat di RSUD Protomo Bagsnsiapiapi,begitu juga di beberapa Pukesmas rawat inap di luar Bagansiapiapi.

Seperti di Pukesmas Sinaboi dan Panipahan.

Pasien terjangkit DBD  tersebut merupakan pasien anak yang dirawat  diruang anak RSUD Protomo Bagansiapiapi.

Merebaknya DBD  mulai dicemaskan masyarakat sejak mendengarnya adanya warga terjangkit penyakit tersebut.

Wargapun meminta segera dilakukan foging untuk membetantas berkembang biaknya nyamok Aedes Aegipti ini.

" Sebagai warga kita berhadap segera dilakukan Pogging atau pengasapan dari rumah ke rumah,cara ini terbukti ampuh menbasmi entik-jentik dan nyamok Aedes, " Harap Kaharudin (54) warga Bagansiapiapi.

Warga menghimbau pihak terkait tidak tertutup atau merahasiakan  jumlah pasien yang terserang DBD.

" Terbukalah ke publik,jangan rahasiakan, harapan kita bersama-sama mewaspadai dan mencegahnya sejak awal, " Ungkap Kaharudin.

Sebagaimana diketahui Medio Bulan Januari hingga Juni 2024 berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Riau terdata 29 kasus DBD terjadi di Rokan Hilir.

Kasus DBD tersebut terpantau terjadi di daerah pesisir Rohil seperti Sinaboi,Panipahan,Pulau Halang dan Bagansiapiapi.

Dimana daerah ini masyarakatnya  tergantung dengan tadah tampung curah hujan.

Sehingga dengan demikian rentan dengan berkembang biaknya  nyamok Aedes Aegepti tersebut . (Hy)

Berita Terkait :




    Write a Facebook Comment

    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    View all comments

    Write a comment