- Dua Kelompok Pendukung Anggota DPRD Riau Baku Hantam di Gedung DPRD, Lobi Sempat Mencekam
- Argentina Taklukkan Inggris 2-1, Melaju ke Final Piala Dunia 2026
- Kodam XIX Pastikan Kesiapan Pengamanan Kunjungan Kerja Wapres di Provinsi Riau
- Plt. Kadis Kominfo : PPID Permudah Masyarakat Peroleh Informasi Publik Resmi
- KLH/BPLH Dorong Kolaborasi Berbagi Air untuk Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan Gambut di Riau
- Bupati Zukri Terima Kunjungan Kerja Pemkab Nias Selatan, Paparkan Strategi Optimalisasi PAD
- Opsnal Satres Narkoba Polres Pelalawan Amankan Buruh Pemilik Sabu Ektasi dan Ganja
- Wakil Bupati Pelalawan Hadiri Dies Natalis ke-10 dan Wisuda VI ITP2I
- Bupati Zukri Pimpin Upacara Pembukaan TMMD ke-129
- Syamsurizal Serahkan Zakat Konsumtif Tahap II, 143 Warga Pusako Terima Bantuan
Dikonfirmasi, Ketua KPUD Rohil Bungkam, Kok Begitu

Rohil, VokalOnline.Com - Ketua KPU Daerah Rokan Hilir,Supriyanto, Rabu (4/10/2023) bungkam dan tidak bereaksi ketika di konfirmasi terkait dilaporkanya KPUD Rohil oleh sebuah LSM ke Kejari Rohil,Senin (29/9/2023) lalu.
Supriyanto terlihat gugup saat awak media bertanya apa reaksinya ketika Komisi Pemilihan Umum Daerah Rohil yang dipimpinnya ini di laporkan LSM ke APH soal dana hibah dari APBN dan APBD Rohil Tahun 2020 lalu.
Pertemuan reporter media ini dengan Ketua KPUD Rohil,Supriyanto ini tepat di saat berpapasan di pintu masuk DPRD Rohil sempena Rapat Paripurna HUT Rohil ke 24 di DPRD Rohil.
Tak sepatah katapun keluar dari mulut lelaki brewok 2 priode di KPUD Rohil ini yang kini menjabat Ketua tersebut.
Hanya lagi beberapa orang kolega Supriyanto datang meminta waktu untuk nanti bertemu dan membicarakan hal tersebut,Supriyanto lalu berlalu memasuki ruangan di kantor DPRD Rohil.
Sejak dilaporkan ke Kejari Rohil oleh se,buah LSM,sang Ketua KPUD Rohil ini jarang terlihat dan tertutup dengan media.
Data dirangkum dari berbagai sumber layak dipercaya laporan resmi yang dibuat sebuah LSM ini terkait Anggaran 2019-2020 yang diterima KPUD Rohil dari APBD Rohil sebesar 32.338.478.
838 untuk Pemilihan Bupati dan dari APBN sebesar 4.338.120.458 rupiah sehingga diduga terjadi tumpang tindih untuk membeli Peralatan Pilkada.
Sebuah sumber layak dipercayai menyebutkan ada 5 hal signifikan berpotensi terjadinya penyalah gunaan penggunaan uang negara tersebut.
Meliputi,tumpsnb tindih S Anggara dari APBD Rohil dan APBN,adanya dugaan mark up belanja barang dan jasa,peberimaan sejumlah uang,pejelansn dinas fiktif serta manipulasi SPJ.
Hal inilah yang membuat Supriyanto selalu Ketua KPUD Rohil sulit ditemui dan jarang di kantor.
Endingnya masyarakat Rohil kini hangat-hangatnya nenceritakan dugaan kasus yang melilik oknom di KPUD Rohil ini dan meminta APH menindak lanjuti laporan LSM dan memprosesnya baik komisioner maipun Sekretatmriat KPUD Rohil ini.
Mengingat jika berlarit-larut,kemungkinan besar akan ada upaya untuk menghilangkan barang bukti dan sebagainya.
" Kami masyarakat berharap dan menunggu ptoses dari laporan tersebut,periksa mintai ketetangan,arinys masyarakat akan segera dapat jawanan sejauhmana kebenaran dugaan yang di laporkan LSM tersebut ditindak lanjuti. (Hy)**
Berita Terkait :
- Kepulauan Meranti Banyak Cara dilakukan Para Bacaleg Dalam Mensosialisasikan Diri0
- Repdem Kampar : PJ Bupati Kampar Serakah, Segera Berhetikan Dinilai Hanya Pentingkan Kroninya Saja0
- Pemerintah Kota Pekanbaru Menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 0
- Polres Meranti Adakan Rakor Anev Pengecekan Peralatan Pemadam Karhutla Bersama Stakholder Terkait0
- 31.293 KPM di Meranti Terima Bantuan Beras0
_Black11.png)









