- Bola Panas Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah, Kejari Inhu: Laporan Akan Ditindaklanjuti
- Spanduk Kritik Jalan Rusak Bermunculan, Warga Siak Tagih Janji Perbaikan Infrastruktur
- Kapolres dan Ketua Bhayangkari Kepulauan Meranti Ajak Siswa TK Menjadi Sahabat Lingkungan
- Bupati Asmar Perkuat Sinergi dengan Danposal Selatpanjang, Bahas Stabilitas Wilayah dan Pembangunan
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Siap Digelar, Ribuan Atlet Ditargetkan Berlaga
- Karmila Sari Dukung Konsorsium Perguruan Tinggi untuk Percepat Pembangunan Daerah
- Indonesia dan Masa Depan Keamanan Kolektif Dunia Islam
- Dugaan Gratifikasi Guncang Inhu, Tiga Kades dan Satu Lurah Dilaporkan Terkait Konflik PT SBP
- BRK Syariah dan Pemkab Inhil Gelar Ramah Tamah ASN Pensiun dan Purnabakti
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Semangat Gotong Royong Lewat Karya Bakti Massal di Pekanbaru
Diterjang Angin Kencang 73 Gardu Listrik di Samosir Rusak

ilustrasi gardu listrik/Media Indonesia
Vokalonline.com - Dilansir dari CNN Indonesia -- Cuaca ekstrem berupa angin kencang di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, yang terjadi sejak Rabu (31/3) dini hari, membuat puluhan bangunan dan jaringan listrik mengalami kerusakan.
Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pematangsiantar, Sumut, Joymart Sihaloho mengatakan hingga saat ini petugas bekerja sama dengan pihak yang terkait terus melakukan upaya pemulihan.
"Akibat angin kencang sejak dini hari, jaringan listrik PLN di beberapa titik mengalami kerusakan. Petugas hingga saat ini terus melakukan pengamanan aset agar tidak membahayakan masyarakat serta upaya pemulihan" kata Joymart, Kamis (1/4).
Berdasarkan data, terdapat 73 gardu yang masih padam di Kecamatan Harian, Kecamatan Sianjur Mulamula, sebagian Kecamatan Pangururan, Kecamatan Onan Runggu serta Kecamatan Palipi.
"Hingga semalam sore, PLN baru memulihkan 50 persen pasokan listrik di Kabupaten Samosir. Saat ini pemulihan listrik masih terus diupayakan," kata dia.
Joy menjelaskan proses pemulihan jaringan listrik terkendala cuaca yang masih cukup ekstrem. Hingga saat ini, ungkapnya, kondisi angin masih sangat kencang.
"Namun, kami terus memulihkan pasokan listrik secara bertahap," tutup Joy.
(fnr/arh)
Berita Terkait :
- Kutub Utara Menjadi Lokasi Latihan Perang Rusia0
- TOK WAN HARIA MENUNGGU RINDU0
- Mabes Polri Diserang, Terdengar Beberapa Kali Tembakan0
- Transaksi di PayPal Bisa Bayar Pakai Uang Kripto0
- Khofifah Minta Warga Jatim Untuk Tidak Mudik0
_Black11.png)









