- Erfan Panca Putra Terpilih Aklamasi Pimpin FAJI Riau Periode 2026–2030
- Sukses Bangun Sinergi Daerah, Hotli Maruli Sirait Terima Penghargaan Khusus Bergengsi JMSI Award 202
- Pasca Kebakaran di PT Pulau Sambu di Guntung, Kapolsek Kateman: Sudah Kondusif, Tak Ada yang Perlu D
- Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Menteri Agama atas Program Masjid Ramah Pemudik
- Bupati Siak Kritik Formula DBH Migas, Daerah Penghasil Dinilai Dirugikan
- Infrastruktur Rusak dan Kecelakaan Berulang, Warga Desak PT EPE Turut Bertanggung Jawab
- Pemkab Siak Nilai Formula DBH Migas Saat Ini Merugikan Daerah Penghasil
- Pemkab Siak Optimalkan Aset Daerah, Lahan Tidur Disulap Jadi Sentra Pangan
- Pemkab Siak Pastikan Tak Ada Anak Gagal Sekolah karena Kendala Administrasi
- Pemkab Siak Dorong Wakaf Produktif Lewat Pembangunan Rumah Singgah Kesehatan
DPRD Minta Cek Kondisi Gedung Sekolah Seluruh Pekanbaru, Cegah Tragedi Sidoarjo
5.jpg)
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Tekad Indra Perdana Abidin
PEKANBARU, VokalOnline.Com - Peristiwa robohnya bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo, Jawa Timur, harus menjadi pelajaran berharga bagi pengelola lembaga pendidikan di Kota Pekanbaru. Kejadian yang menyebabkan puluhan nyawa melayang ini harus dicegah terjadi di masa depan.
Hal ini disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Pekanbaru Tekad Indra Perdana Abidin menanggapi tragedi tersebut. Ia menekankan insiden maut tersebut harus menjadi pengingat pentingnya memastikan seluruh bangunan sekolah di Kota Bertuah layak digunakan.
Maka Politisi PDIP ini meminta pengawasan dari satuan kerja (satker) terkait atas bangunan sekolah maupun lembaga pendidikan secara umum, harus diperketat. Pengawasan dengan pengecekan ini menurutnya harus dilakukan lewat koordinasi lintas satker.
''Untuk memastikan kondisi dan kualitas ini, ikuti saja peraturannya yang sudah ada. Seperti kewajiban pengurusan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Kita dorong agar Dinas Pendidikan bisa berkoordinasi dengan DPMPTSP dan PUPR untuk mengecek PBG dan bangunan tiap sekolah di Kota Pekanbaru,'' pinta Tekad.
Langkah konkirit, menurut Tekad, harus diambil untuk memastikan setiap bangunan pendidikan di Pekanbaru sesuai standar teknis dan regulasi yang berlaku. Hanya itu yang bisa meminimalisir peristiwa seperti yang terjadi di bangunan pesantren di Sidoarjo.
''Pemerintah harus memastikan setiap bangunan sekolah yang ada di Kota Pekanbaru sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Dengan begitu tidak akan terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,'' tegasnya.(adv)**
Berita Terkait :
- Begini Cara Teller HN Jebol Rekening Nasabah Sampai Rp1,3 Miliar0
- Musrenbang RKPD Kampar 2021 Berjalan Sukses0
- Teller Bank Ini Bobol Rekening Tiga Nasabah Rp1,3 Miliar0
- Saksi Sebut PT Wijaya Karya Sudah Disetting Untuk Menang0
- Komunitas Paslaku Kenalkan Potensi Wisata Riau0
_Black11.png)









