- Lapas Tembilahan Gelar Bakti Sosial, Salurkan 17 Paket Sembako untuk Keluarga Warga Binaan
- Konflik Agraria Inhu Petani Sungai Raya dan Sekip Hilir, Adian Napitupulu: Jangan Tekan Masyarakat
- RSUD Tengku Sulung Ajak Semua Elemen Beri Dukungan Pemulihan untuk Korban Kebakaran Pulau Kijang
- Polda Riau Kukuhkan 23 Duta Anti Narkoba, Kapolda: Panipahan Jadi 'Wake-Up Call' Bersama
- Polres Meranti Berhasil Ciduk Oknum Guru Pencabulan Anak di Bawah Umur
- Pilkades Meranti 2026–2027 Digelar, Dinas PMD Ajak Warga Tak Takut Maju Jadi Kepala Desa
- Bupati Meranti Teken Kerja Sama dengan IBT Pelita Indonesia, Dorong SDM Unggul Berbasis Teknologi
- Kejari Meranti Kembali Gadangkan Program Jaksa Masuk Sekolah
- Kejari Meranti Tingkatkan Pelayanan Disiplin Semua Jaksa Lengkap
- BPS Meranti Lakukan Mutahir Data Sukseskan Sensus Ekonomi Tahun 2026
Empat Hari Dicari, Jenazah Bocah Ditemukan di Belakang Pabrik Tahu
Terseret Arus Drainase Jalan Datuk Tabano, Bangkinang

Afrudin Amga
BANGKINANG - Tangis Edo Verdo (34) dan istrinya Junaida (35) pecah begitu mendapat kabar jenazah anaknya M Adly Alhafis (3) yang hanyut diseret arus drainase di dekat rumahnya sejak Sabtu (20/3/2021), telah ditemukan pada Selasa (23/3/2021) siang sekira pukul 12.10 WIB.
Jenazah bocah ini ditemukan di belakang pabrik tahu Jalan Melati, Bangkinang oleh petugas gabungan.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kampar Afrudin Amga, ketika dikonfirmasi Vokalonline.com, mengatakan, posisi ditemukan korban berada di belakang pabrik tahu, di Jalan Melati, Bangkinang.
Jenazah yang digendong petugas dengan ditutup kain sarung dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga.
Proses pencarian selama empat hari ini melibatkan Satgas TRC Pusdalops- PB BPBD Kabupaten Kampar, Dinas Pemadaman Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten. Kampar,TNI, Polri, Tagana Kabupaten Kampar, Tim Basarnas dan masyarakat.

Seperti diberitakan, bocah M Adly dinyatakan hilang sejak Sabtu (20/3/2021) pagi. Ia diduga terpeleset masuk ke saluran drainase dekat rumahnya di Jalan Datuk Tabano Gang Ikhlas Kelurahan Bangkinang Kecamatan Bangkinang Kota.
Petunjuk ia terpeleset, diperoleh orang tua korban dari saudaranya yang juga masih bocah dan melihat saudaranya terpeleset ke dalam drainase.
Kronologis kejadian sebagaimana disampaikan Kalaksa BPBD Kampar Afrudin Amga, pada hari Sabtu tanggal 20 Maret 2021 pukul 08.00 WIB diterima informasi dari masyarakat bahwa telah terjadi peristiwa orang hanyut di Jalan Datuk Tabano Gangg.Ikhlas RT 003 RW 004. Berdasarkan keterangan dari orang tua korban, pasca hujan lebat korban bermain air di depan rumah bersama adiknya didampingi oleh orang tua (ibu).
Selanjutnya ibu korban masuk kerumah untuk memandikan anak yang paling kecil, sedangkan korban masih bermain diluar bersama adiknya.
Tidak lama berselang, ibu korban mendengar adiknya menangis kencang kemudian keluar dan melihat adik korban tinggal sendirian kemudian menanyakan "Mana abang nak?".
Adiknya menunjuk ke arah saluran drainase yang berada tidak jauh dari rumah. Sang ibu mencari di saluran drainase dan hanya menemukan sandal korban, selanjutnya ibu korban memberitahukan kepada masyarakat sekitar guna meminta pertolongan.(hir)***
Berita Terkait :
- Kejari Kampar Siap Menuju Wilayah Bebas Korupsi0
- Polisi Tangkap Kakek Edarkan Puluhan Sabu di Siak Hulu0
- Dua Bocah Tewas Bermain di Bekas Galian C0
- Juara Umum II, Camat Tambang Sampaikan Terima Kasih0
- Bupati H Catur Sugeng Sebut Juga Tambang Saat Gerakan Kampa Bersih0
_Black11.png)









