- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
- Hendry Munief Siap Kolaborasi dengan Pemda, Dorong Destinasi dan Event Wisata Riau Masuk KEN dan KSP
- JMSI Riau Matangkan Persiapan Seminar Lingkungan dan UKW, Digelar 5-7 November
- Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
- Siti Aisyah Kunjungi Polres Inhu, Soroti Penegakan Hukum, HAM hingga Konflik Agraria
- Tak Henti Lakukan Perawatan, PT PAS Optimistis Produksi Sawit Semakin Optimal
- JMSI Inhu Kirim Tiga Pengurus Ikuti Uji Kompetensi Wartawan di UIR Pekanbaru
Tanam Serempak OPLAH 2025, Siak Perkuat Langkah Menuju Swasembada Pangan Nasional

Sabak Auh, VokalOnline.Com - Pemerintah Kabupaten Siak terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Hal itu ditandai dengan pelaksanaan Gerakan Tanam Serempak pada Lokasi Optimalisasi Lahan (OPLAH) 2025 yang dipusatkan di BP Maju Sejahtera, Kampung Belading, Kecamatan Sabak Auh, Sabtu (18/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Gerakan Tanam Serempak Nasional yang dilaksanakan secara serentak di 25 provinsi. Program ini memanfaatkan lahan hasil optimalisasi dan cetak sawah rakyat ( CSR ) untuk mempercepat masa tanam setelah panen sehingga mampu meningkatkan produktivitas pangan nasional. Pusat kegiatan nasional berlangsung di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, dan diikuti secara daring oleh daerah-daerah lumbung pangan di seluruh Indonesia.
Di Kabupaten Siak, kegiatan dihadiri Wakil Bupati Siak Syamsurizal, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Siak Laiskar Jaya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Siak Kaharuddin, Kepala BRMP Riau sekaligus Penanggung Jawab Swasembada Pangan Provinsi Riau Agus W. Anggra. Plt. Kepala Balai Besar Pertanian Lembang sekaligus Pj Optimalisasi Lahan Provinsi Riau, Adi Destriadi. Anggota Kodim 0322/Siak, Sekretaris Camat Sabak Auh, Brigade Pangan, para penyuluh dan pendamping pertanian Kecamatan Sabak Auh dan Bungaraya.
Gerakan tanam di Kabupaten Siak juga mengikuti dialog Nasional secara daring bersama Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Dr. Idha Widi Arsanti, S.P., M.P.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Siak Syamsurizal menyampaikan bahwa Kabupaten Siak memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui program optimalisasi lahan.
Ia menjelaskan, hingga saat ini luas lahan OPLAH di Kabupaten Siak mencapai 873 hektare yang dikelola melalui empat Brigade Pangan. Selain itu, terdapat tambahan sekitar 600 hektare lahan, dan tinggal memasuki tahap konstruksi.
Menurut Syamsurizal, Pemerintah Kabupaten Siak juga mulai menerapkan Sistem PMAAS (Pertanian Modern Advance Agrikultur Sistem) sebagai upaya modernisasi sektor pertanian. Penerapan teknologi tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas hasil panen secara signifikan.
"Dengan sistem pertanian modern ini, kami menargetkan produktivitas yang sebelumnya sekitar 5 ton per hektare dapat meningkat menjadi 10 ton per hektare. Ini menjadi langkah nyata untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah," ujarnya.
Untuk mendukung keberhasilan program tersebut, Syamsurizal berharap pemerintah pusat dapat memberikan tambahan bantuan berupa alat dan mesin pertanian (alsintan) serta benih unggul bagi Brigade Pangan yang telah terbentuk di Kabupaten Siak.
"Bantuan alsintan dan benih sangat dibutuhkan agar empat Brigade Pangan yang telah terbentuk dapat bekerja lebih optimal. Kami berharap dukungan tersebut dapat segera direalisasikan sehingga target peningkatan produksi pangan dapat tercapai," harapnya.
Melalui Gerakan Tanam Serempak OPLAH 2025, Pemerintah Kabupaten Siak optimistis mampu meningkatkan indeks pertanaman, produktivitas padi, dan kesejahteraan petani, sekaligus memperkuat posisi Siak sebagai salah satu daerah penyangga ketahanan pangan di Provinsi Riau.(**)
Berita Terkait :
- Polda Riau Bongkar Penambangan Ilegal di Hutan Produksi Rokan Hilir0
- Pemko Dumai Gratiskan Administrasi Bagi Pasien Rujukan0
- Polisi Tangkap Penjual Ikan Cupang Bodong di Instagram0
- 5.000 Warga Pekanbaru Antusias Ikuti Vaksin Massal0
- Video Perwira Polda Riau Pakai Sabu di Jalan Beredar di Masyarakat0
_Black11.png)









