Forkom SMAN, SMKN, SLBN Rohil Kunjungi SMAN 2 Bangko

Publisher Vol/fit Daerah
09 Jul 2024, 20:52:51 WIB
Forkom SMAN, SMKN, SLBN Rohil Kunjungi SMAN 2 Bangko

Bagansiapiapi, VokalOnline.Com - Ketua FORKOM (Forum Komite) SMAN, SMKN, SLBN Kabupaten Rokan Hilir, H.Yan Faisal, Selasa (9/7/2024) monitoring pasca pendaftaran ulang  Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pendidikan 2024-2025 di SMA Negeri 2 Bangko. 

Kedatangan Ketua Forkom SMAN,SMKN,SLBN Rokan Hilir disambut Kepala SMAN 2 Bangko,Drs.H. Jon Heiri. 

Kunjungan, H.Yan Faisal menyebutkan Forkom besenergi dengan Kepsek  masing-masing SMAN dan SMKN dan Komite Sekolah  memastikan jalanya PPDB yang resmi di tutup 5 Juli 2024 lalu.

" Tahapan PPDB untuk peserta didik baru Tahun 2024-2025 di berbagai sekolah berada dibawah Dinas Pendidikan Provinsi Riau telah resmi ditutup,sesuai pantauan kami dalam proses tahapan PPDB tidak ada permasalahan, " Kata Ketua FORKOM, H. Yang Faizal di SMAN 2 Bangko,hari ini.

Selalu Ketua FORKOM Kabupaten Rokan Hilir, Yan Faisal meminta Komite Sekolah aktif dan besenergi dengan Kepsek agar program pendidikan berjalan baik. 

" Sinergitas Komite Sekolah,Kepsek dan majelis guru sangat didiharapkan untuk memajukan dunia pendidikan,khususnya di Rohil " Terang mantan Ketua pertama dan pendiri PWI Rohil  ini.

Kepala SMAN 2 Bangko,Drs H. Jon Meiri mengatakan proses tahapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Pendidikan 2024-2025 di SMAN2 Bangko yang dipimpinya berjalan sesuai ketentuan dan harapan .

" Alhamdulillah, tidak ada permasalahan, sambut bagus oleh masyarakat, berjlan lancar, " Ucap Jon Meiri. 

Ia menyebutkan, siswa baru di SMAN 2 Bangko masih belum memenuhi kuota sebagaimana yang  ditetapkan  dapodik. 

"Harapkan kami siswa baru yang kami  terima sesuai jumlah siswa yang kami tamatkan Tahun 2023-2024 lalu sebanyak 209 orang, " Terangnya.

" Sekarang siswa baru yang kami terima memang belum memenuhi kouta, nungkin kalau ada yang mau masuk lagi secara online,akan diterima untuk memenuhi kuota, " Sebut Jon Meiri. 

Kepsek SMAN 2 Bangko menambahkan, menurut prediksinya di pertengahan jalan proses belajar dan mengajar mungkin ada siswa yang pindah, atau berhenti karena suatu hal, menyebabkan siswa di sekolahnya berkurang. 

" Sekarang segala aturan dikunci di dapodik,satu kelas minimal 32 orang, tidak dapat lagi 28 orang, kalau di pecah-pecah kalau tidak sampai 32 orang akhirnya secara otomatis sistem dapodik akan mengatur, bisa hilang satu kelas dan berpengaruh dengan para guru Kita  sertifikas, maka hingga kini kami masih tetap menerima siswa baru selagi itu memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh kementerian Pendidikan, " Ujarnya. 

Data dirangkum,untuk memenuhi kuota SMAN 2 Bangko, Tambah Jon Meiri,pihaknya  melakukan upaya promosi, sosialisasi ke sekolah - sekolah seperti ke SMPN 2 Bangko, SMP Muhamadiyah, Sekolah MTs Ujang Khadijah dan sekolah sekolah di sekitar SMAN 2 Bangko.

" Dengan memasang kan spanduk dan mengedarkan brosur-brosur  juga aktif mempromosi kan melalui media sosial penerimaan siswa di SMAN 2 Bangko,harapan kita besar kepada anak -anak kita dan kepada orang tua,sebagai guru berkeinginan anak-anak sukses bisa bersaing dengan  sekolah lain, " Papar Kepsek ini.

" Kalau untuk sarana kita sudah lengkap cuma yang kita harapkan dukungan dan semangat dari orang tua anak agar   belajar  maksimal karena kita tidak akan kalah dengan sekolah yang lain karena daerah pesisir anak-anaj memiliki IQ  tinggi tinggal semangat dan daya juang belajar yang tinggi, " Akunya.

Menurut Jon Meiri  apalagi di era pemerintah Bapak Presiden Jokowi ini banyak membuka kesempatan untuk mendapatkan beasiswa.

"  Kesempatan bagi anak-anak kita yang orang tuanya berpenghasilan rendah bisa tertolong,jika ingin melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi,tentu harapan kami kepada orang tua berikan  semangat dan dukungan kepada anak dengan sepenuh hati," Terangnya.(Hy)

Berita Terkait :




    Write a Facebook Comment

    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    View all comments

    Write a comment