- Demi Warga Kuala Lemang, Prajurit Kodim 0314/Inhil Terus Genjot Pembangunan RTLH Hingga Larut Malam
- JMSI Riau Gelar UKW, 30 Wartawan Ikuti Uji Kompetensi di UIR
- Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan
- Hadapi Perubahan Iklim Ekstrem, JMSI Riau Dorong Mitigasi Karhutla Berkelanjutan
- 27 Orang Dinyatakan Kompeten, JMSI akan Gelar UKW Lagi di Riau pada Juni 2027
- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
Fraksi Golkar Pekanbaru Ajukan Ranperda Inisiatif Pengelolaan Drainase dan Air Permukaan
Golkar Hadirkan Solusi, Bukan Janji

PEKANBARU, VokalOnline.Com - Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Pekanbaru resmi mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Inisiatif tentang Pengelolaan Drainase dan Air Permukaan kepada Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Pekanbaru, Senin (3/11/2025).
Penyerahan dokumen dilakukan langsung oleh Ketua Fraksi Partai Golkar, H. Roni Amriel, S.H., M.H., bersama jajaran anggota fraksi, dan diterima oleh Ketua Bapemperda DPRD Pekanbaru, Faisal Islami, di ruang Bapemperda Gedung DPRD Kota Pekanbaru.
Dalam pernyataannya, Roni Amriel menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bukti nyata pelaksanaan fungsi legislasi Fraksi Golkar yang tidak berhenti pada tataran formalitas.
“Golkar tidak hanya berbicara janji, tapi menghadirkan solusi. Kami akan berjuang bersama masyarakat agar Ranperda ini menjadi Perda Inisiatif Fraksi Golkar yang benar-benar menjawab persoalan banjir di Pekanbaru,” tegas Roni.
Ranperda yang diusulkan Golkar ini menitikberatkan pada penataan sistem drainase terpadu, penerapan teknologi hijauseperti eco-drainage dan rainwater harvesting, kewajiban bagi pengembang untuk menyediakan daerah resapan air, serta pelibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Menurut Roni, regulasi lama yaitu Perda Nomor 10 Tahun 2006 tentang Sumber Daya Air dan Sumur Resapan, sudah tidak relevan lagi dengan dinamika pembangunan dan tantangan lingkungan di kota modern seperti Pekanbaru.
Lebih lanjut, Fraksi Golkar berkomitmen untuk turun langsung ke tengah masyarakat dalam menghimpun dukungan publik terhadap Ranperda ini.
“Fungsi legislasi harus hidup, berpihak, dan berdampak. Legislasi bukan hanya di ruang rapat, tapi juga di tengah rakyat,” ujar Roni menegaskan.
Dengan pengajuan Ranperda ini, Fraksi Golkar mempertegas jati dirinya sebagai partai solusi, bukan sekadar partai yang berbicara wacana politik.
“Golkar Solusi, Golkar Kerja Nyata. Kami ingin Pekanbaru bebas banjir, infrastrukturnya tertata, dan masyarakat hidup lebih nyaman,” tutup Roni Amriel.(**)
Berita Terkait :
- Begini Cara Teller HN Jebol Rekening Nasabah Sampai Rp1,3 Miliar0
- Musrenbang RKPD Kampar 2021 Berjalan Sukses0
- Teller Bank Ini Bobol Rekening Tiga Nasabah Rp1,3 Miliar0
- Saksi Sebut PT Wijaya Karya Sudah Disetting Untuk Menang0
- Komunitas Paslaku Kenalkan Potensi Wisata Riau0
_Black11.png)









