- Hendry Munief Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan
- KNPI Inhil: Memaknai Merdeka dengan Berbuat dan Tetap Kondusif
- Bertahun-tahun Konflik Agraria Petani dengan PT SBP, Ini Kata Bupati Ade
- Peringati HUT ke-81 RI, PLN Grup Regional Riau Perkuat Semangat Kebersamaan dan Kepedulian
- Peduli Kegiatan Keagamaan, PT PAS Mitra Agrinas Salurkan Dukungan untuk MTQ Danau Rambai
- Desentralisasi Asimetris Berbasis Klaster: Solusi Pemerataan Pembangunan Daerah di Indonesia
- Panitia Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Gelar Rapat Terbatas, Pastikan Kesiapan Pertandingan
- Jelang Pacu Jalur 2026, Pemkab Kuansing Desak Penertiban PETI di Hulu Sungai Kuantan
- Plt Bupati Kuansing Tinjau Kesiapan Tepian Narosa Jelang Festival Pacu Jalur Nasional 2026
- Festival Pacu Jalur 2026 Siap Digelar, Plt Bupati Kuansing Ajak Masyarakat Sukseskan Pesta Rakyat
Ganjar Temui Jokowi di Istana Siap-siap 2023 Tak Terlalu Bagus

Jakarta, VokalOnline.Com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menemui Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Jakarta. Hal itu terjadi setelah penganugerahan gelar pahlawan kepada lima tokoh.
Ganjar tak langsung meninggalkan istana. Berbeda dengan kepala daerah lain, seperti Gubernur Jawa barat Ridwan Kamil, yang langsung keluar istana setelah acara.
Kader PDIP itu baru keluar istana kurang lebih 40 menit setelah kepala daerah lain meninggalkan lokasi. Ia mengaku bertemu dengan Jokowi pada kesempatan itu.
"Kalau ke Pak Presiden lapor saja, rutin-rutin ya. Soal inflasi, bencana, kita sampaikan kondisi terakhir," kata Ganjar saat ditemui di Istana Kepresidenan jakarta, Senin (7/11),dilansir dari cnn indonesia
Ganjar berkata Jokowi menitipkan pesan soal persiapan tahun 2023. Dia menyebut kondisi di tahun depan agak kurang baik. Jokowi, ucap Ganjar, meminta kepala daerah untuk mempersiapkan daerah masing-masing. Jokowi menyoroti soal pangan dan ekonomi.
"Semua mesti siap-siap nih 2023 tidak terlalu bagus, maka kepala daerah berkontribusilah gimana men-set up segala sesuatu agar kemudian mempunyai daya dukung yang bagus," ujarnya.
Ganjar membantah ada bahasan politik, terutama Pilpres 2024 dengan Jokowi. Ia enggan membahas hal itu dan memilih meninggalkan barisan pewarta.
"Alah, ekonomi lagi kayak gini sulitnya kok," ujar Ganjar.
Ganjar merupakan salah satu nama potensial kandidat presiden Pilpres 2024. Nama Ganjar selalu muncul hampir di setiap survei calon presiden. Ia bersaing dengan Prabowo Subianto dan Anies Baswedan di jajaran tiga besar berbagai survei.**Syafira
Berita Terkait :
- Pesantren Denda Santri Asal Tasikmalaya Rp37 Juta0
- Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Imbau Kantor Terapkan WFH untuk Karyawan0
- Tunggu 5 Gelar Lagi, Mega Ingin Puan Kalahkan Perolehan Honoris Causa0
- Berdesakan di Job Fair Batam, Puluhan Orang Lemas hingga Pingsan0
- 2 Tersangka Kasus Festival Musik Berdendang Bergoyang Tidak Ditahan0
_Black11.png)









