- Sumpah Pemuda ke-98, Polres Inhu Ajak Generasi Muda Pantang Menyerah dan Peduli Sesama
- Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Kuala Cenaku Kunjungi Petani Cabai di Inhu
- Coming Soon Pekan Raya Biologi 2027 \"SAINTIS MUDA, CERDAS BERKARYA\"
- Sembilan Bulan Mengendap, MKD DPR RI Diminta Tegas Sikapi Laporan
- Raih 54 Mendali Dari MIS OPEN 2026 Medan
- Publik Berhak Tahu! Siti Aisyah Soroti Pembukaan Kembali Enam PKS di Kuansing
- Dojo Tirex Pekanbaru Raih Juara Umum 1 Kejuaraan Karate GDR Open Championship se-Riau
- Dari Rohil untuk Dunia Kerja, Politeknik Mulia Rokan Kantongi Izin Pendirian
- Anggota DPR RI Dapil Riau-1 Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau
- Gelar Apel Pasukan Operasi Patuh Lancang Kuning 2026
Gerai Mixue Menjamur, Kenapa Harga Es Krimnya Bisa Murah?

Mixue bisa menjual es krim dengan harga murah dan terus melakukan ekspansi di Indonesia. Ilustrasi. (Tangkapan Layar Instagram/@mixueindonesia).
Jakarta, VokalOnline.Com - Gerai es krim Mixue tengah menjadi perbincangan karena ekspansinya yang cepat dan harga produk yang terbilang murah.Cukup dengan merogoh kocek Rp8.000 saja, pembeli sudah bisa menikmati satu porsi es krim cone berukuran besar. Tercatat harga paling mahal untuk es krim dari perusahaan asal China ini hanya dibanderol Rp16 ribu.Sementara untuk milk tea harga dibanderol dari Rp10.000 hingga Rp22 ribu, tergantung varian dan topping.Melansir Foodtalks, Rabu (28/12), Mixue pertama kali didirikan oleh Zhang Hongchaio pada 1997. Modal awal untuk membangun bisnis itu adalah sebesar 4.000 yuan atau setara Rp9 juta (asumsi kurs Rp2.252 per yuan).Bisnis Mixue pun berkembang. Pada 2007, Zhang membuka hak waralaba. Kala itu, lusinan toko dibuka dengan cepat di Provinsi Henan, tempat kantor pusat berada.Pada 2008, Mixue Bingcheng secara resmi didirikan sebagai sebuah perusahaan, dan jumlah toko waralaba melebihi 180.Lalu, pada 2010 Mixue Bingcheng memilih untuk bekerja sama dengan Zhengzhou Baodao Trading Co., Ltd. untuk mengembangkan waralaba di seluruh negeri.Dua tahun setelahnya, Mixue Bingcheng mulai membangun pabrik pusat untuk menguasai rantai pasok dan mencapai swasembada. Kemudian pada 2014, perusahaan mendirikan pusat logistik di Kota Jiaozuo, Provinsi Henan, untuk mengirimkan materi gratis kepada seluruh cabang.Dengan pusat pergudangan dan logistiknya sendiri, siklus transit Mixue Bingcheng telah dipersingkat dan biaya inventaris serta biaya penyimpanan telah dikurangi. Hal ini menjadikannya merek minuman pertama di China yang pengiriman logistiknya gratis.Mixue BingCheng juga melalui upayanya sendiri untuk membuka jalur pengadaan bahan baku, area produksi teh, dan pabrik produksi bahan baku. Oleh karena itu, biaya bahan bakunya sekitar 20 persen lebih rendah daripada kompetitor.Pada titik ini, lingkaran tertutup bisnis Mixue Bingcheng sudah terbangun mulai dari bahan mentah, logistik, hingga toko waralaba. Pengoperasian langsungnya dengan model waralaba juga dengan cepat membuka pasar baru.Hal ini tercapai dengan biaya operasi rendah dan banyaknya toko yang tersebar di seluruh tempat.Dilansir dari Bloomberg, pada 2021, Mixue berencana melantai di pasar modal (Initial Public Offering/IPO) Hong Kong.Perusahaan itu telah berdiskusi dengan calon penasihat tentang rencana tersebut. Namun, hingga saat ini IPO tersebut masih belum terealisasi.Adapun pemegang hak franchise Mixue Indonesia adalah PT Zisheng Pacific Trading. Mengutip laman Instagram resmi @mixueindonesia, Zisheng Pacific Trading tetap membuka peluang bagi masyarakat yang berminat membeli franchise tanpa batasan gerai.Redaksi berupaya menghubungi manajemen Zisheng Pacific Trading melalui pesan tertulis. Namun, manajemen belum merespons. **Syafira
Berita Terkait :
- Kejati Riau Sikat Pabrik Yang Mainkan Harga TBS Milik Petani Tahun 20230
- Menteri KKP Akan Batasi Kuota Penangkapan Ikan Mulai Januari 2023 0
- Jokowi Resmikan Bendungan Sadawarna: Awas Padi Indramayu Tak Naik0
- Wapres Bidik Rasio Kewirausahaan RI Capai 3,95 Persen pada 2024 0
- MTI Was-was Subsidi Kendaraan Listrik Picu Masalah Baru 0
_Black11.png)








