- Gokasi Dumai Minta FORKI Mengundang Pengcab Perguruan Karate untuk Bahas Calon Ketua KONI
- Diduga PETI Beroperasi di Sungai Bawang F5, Polda Riau Diminta Bertindak
- Inkanas Riau Pimpin Klasemen Sementara Kejurprov Karate FORKI Riau 2026
- Harga Kelapa Inhil Anjlok, Syahrul Aidi Minta Pemerintah Intervensi
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Masuki Hari Kedua, 1.050 Karateka Berebut Gelar Juara
- INKAI Riau Juara Umum Kejurprov Karate FORKI Riau 2026
- Oktober 2026, JMSI Riau Gelar UKW Muda, Madya dan Utama
- Karmila Sari Dorong Sekolah Garuda Cetak Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas
- Cabor Karate Dumai Tegaskan Tidak Dukung Aci sebagai Calon Ketua KONI
- Kapolres Inhil: Penanganan Karhutla Harus Cepat dan Bersama-Sama
Gerindra Tak Mau GR soal Sinyal Jokowi Dukung Prabowo Maju Capres

Jakarta, VokalOnline.Com - Ketua Harian DPP Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengaku tak mau gede rasa alias GR soal sinyal positif yang diberikan Presiden Joko Widodo kepada Ketua Umum Prabowo Subianto untuk maju di pemilihan presiden.
Namun, Dasco menganggapnya sebagai suatu hal baik yang patut diterima dengan rasa syukur.
"Kalau dibilang sinyal itu kita nggak mau ge-er lah, tapi itu kita anggap sebagai satu hal baik dan positif, kita syukuri aja," ujar Dasco di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (11/11).
Ia menyebut apa yang disampaikan Jokowi itu merupakan doa baik. Oleh sebab itu, Prabowo mengamini doa tersebut.
"Kalau doa harus kita amini. Begitu saja, masa ada yang baik-baik kita tolak," tuturnya.
Lebih jauh, menurut Dasco, kedekatan Prabowo dengan Jokowi sudah terbangun sejak lama, terutama mulai Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2012. Kemudian, Prabowo bergabung dalam kabinet pemerintahan Jokowi pada tahun 2019,dilansir dari cnn indonesia.
"Interaksi antara Pak Jokowi dan Pak Prabowo itu dekat, ya seperti kita tahu bahwa hubungan sehari-hari Pak Jokowi sebagai Presiden dan Pak Prabowo sebagai menteri pembantu presiden, tentunya memang harus dekat," tegas Dasco.
Sebelumnya, Jokowi menyinggung soal kans Prabowo Subianto jika menjadi calon presiden di Pilpres 2024. Dia mengungkit kembali reputasi kemenangan dirinya atas Prabowo di dua pilpres sebelumnya.
"Dua kali di pilpres juga menang. Mohon maaf, Pak Prabowo. Kelihatannya setelah ini jatahnya Pak Prabowo," kata Jokowi di puncak Peringatan Ulang Tahun Perindo di Jakarta, Senin (7/11).
Prabowo mengamini pernyataan Presiden Jokowi mendukung dirinya sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2024.
"Ya kalau saya, amin," kata Prabowo usai bertemu dengan perwakilan organisasi relawan Jokowi di Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Kamis (10/11).**Syafira
Berita Terkait :
- Menkes Beri Izin Kapal RS China Peace Ark Beri Pengobatan di Indonesia0
- Rudal Hipersonik Iran Bisa Tembus Iron Dome, Israel Makin Ketar-ketir0
- AS Bocorkan Rencana Rusia Uji Coba Torpedo Nuklir0
- Zelensky Klaim Pasukan Ukraina Rebut 41 Permukiman di Kherson0
- Luhut soal Putin-Zelensky Absen di KTT G20: Mungkin Sibuk0
_Black11.png)









