- Gokasi Dumai Minta FORKI Mengundang Pengcab Perguruan Karate untuk Bahas Calon Ketua KONI
- Diduga PETI Beroperasi di Sungai Bawang F5, Polda Riau Diminta Bertindak
- Inkanas Riau Pimpin Klasemen Sementara Kejurprov Karate FORKI Riau 2026
- Harga Kelapa Inhil Anjlok, Syahrul Aidi Minta Pemerintah Intervensi
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Masuki Hari Kedua, 1.050 Karateka Berebut Gelar Juara
- INKAI Riau Juara Umum Kejurprov Karate FORKI Riau 2026
- Oktober 2026, JMSI Riau Gelar UKW Muda, Madya dan Utama
- Karmila Sari Dorong Sekolah Garuda Cetak Talenta Unggul Menuju Indonesia Emas
- Cabor Karate Dumai Tegaskan Tidak Dukung Aci sebagai Calon Ketua KONI
- Kapolres Inhil: Penanganan Karhutla Harus Cepat dan Bersama-Sama
Luhut soal Putin-Zelensky Absen di KTT G20: Mungkin Sibuk

VokalOnline.Com-- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Pandjaitan mengatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky tak akan menghadiri konferensi tingkat tinggi (KTT) G20 di Bali.
"Jadi, saya kira resmi sudah diberi tahu Presiden Rusia tidak datang, tapi diwakili oleh petingginya," kata Luhut usai mengunjungi Command Center di Mapolda Bali, Kamis (10/11).
Ia menegaskan bahwa Jokowi sudah berkomunikasi langsung dengan Putin menjelang puncak KTT G20.
"Bapak Presiden sudah menyampaikan bahwa beliau bertelepon juga kepada Presiden Putin sebagai Ketua G20. Presiden tentu ingin mengakomodasi semua. Beliau berkomunikasi dengan semua pemimpin dan saya kira itu yang terjadi dan mungkin itu yang terbaik untuk kita semua," ucapnya.
Menurut Luhut, Putin tak bisa hadir langsung di Bali kemungkinan karena ada kesibukan di dalam negerinya.
"Ya mungkin ada kesibukan dari Presiden Putin di dalam negeri dan kita juga harus hormati," tutur Luhut.
Ketika ditanya Volodymyr Zelensky akan datang ke Bali, Luhut menyebut presiden Ukraina itu juga akan absen.
"Sama (tidak datang) juga mereka berdua. Mereka juga punya kesibukan yang kita harus hormati. Tapi Presiden (Jokowi) sudah melaksanakan fungsinya sebagai Ketua G20 untuk melakukan komunikasikan mencoba untuk membuat perdamaian," ujarnya.
Luhut melontarkan pernyataan ini setelah Kepala Protokoler Kedubes Rusia di Jakarta, Yulia Tomskaya, memastikan bahwa Putin tak akan hadir secara langsung ke KTT G20 di Bali.
"Saya dapat memastikan (Menlu) Sergei Lavrov akan memimpin delegasi Rusia di G20. Program untuk Presiden Putin masih diproses. Ia kemungkinan hadir secara virtual," katanya.
Sementara itu, Duta Besar Ukraina untuk RI, Vasyl Hamianin, sendiri belum dapat memberikan kepastian Zelensky akan datang atau tidak.
Terlepas dari kehadiran Putin dan Zelensky, Jokowi dipastikan akan bertemu dengan sejumlah pemimpin negara anggota G20 di sela KTT, termasuk Presiden Amerika Serikat, Joe Biden.
"Itu menunjukkan suatu sukses ledership daripada Presidensi G20. Sampai hari ini, 17 kepala negara yang akan hadir," ujarnya
**Syafira.
Berita Terkait :
- Media Rusia Sebut soal Risiko Putin Dibunuh jika ke KTT G20 Bali0
- Pasukan Rusia Mundur dari Kherson Ukraina, Putin Kalah?0
- Putin Absen, Dubes Ukraina Belum Bisa Pastikan Zelensky Hadir G20 Bali0
- AS Kirim Pesawat Raksasa C-17 Jelang KTT G20 Bali, Apa Fungsinya?0
- Biden Minta Xi Jinping Sama-sama Cari Solusi China-AS di G20 Bali0
_Black11.png)









