- Gus Muhaimin Ungkap Kegelisahan saat Sowan UAS: Perpecahan Umat Tak Hasilkan Apa-Apa
- KNARA Adukan PT SBP ke Komnas HAM RI, Dugaan Perusakan Kebun dan Kriminalisasi Petani Disorot
- Saran untuk Kapolda Riau yang Baru; Untuk Dihormati Tegakkan Keadilan
- RAPP dan Masyarakat Perkuat Kebersamaan melalui Founders Day 2026
- Sempena HUT Humas Polri ke-75, Polres Meranti dan Insan Pers Gelar Donor Darah
- Bupati Asmar Ingatkan Desa: Setiap Rupiah Dana Negara Harus Bisa Dipertanggungjawabkan
- Hutan Terbakar, Rakyat Terdampak, Ekonomi Terancam, Hubungan Antarnegara Dipertaruhkan!
- Rayakan Hari Anak Nasional 2026, RAPP Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman bagi Tumbuh Kembang Anak
- RAPP Serahkan Bantuan Festival Pacu Jalur Nasional 2026 dan Sponsori Tiga Jalur Unggulan
- Pemcam Koto Gasib Apresiasi Fire Fighter PT RAPP
Harga Emas Antam 19 Maret, Turun ke Rp.925 Ribu

(marketbisnis.com)
Vokalonline.com Dilansir Dari CNN Indonesia -- Harga emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk alias Antam berada di level Rp925 ribu per gram pada Jumat (19/3). Posisi itu turun Rp10 ribu dibandingkan kemarin di level Rp935 ribu per gram.
Serupa, harga pembelian kembali (buyback) juga turun Rp10 ribu dari Rp812 per gram menjadi Rp802 ribu per gram. Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp512,5 ribu, 2 gram Rp1,79 juta, 3 gram Rp2,66 juta, 5 gram Rp4,4 juta, 10 gram Rp8,74 juta, 25 gram Rp21,73 juta, dan 50 gram Rp43,39 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp86,71 juta, 250 gram Rp216,61 juta, 500 gram Rp432,82 juta, dan 1 kilogram Rp865,6 juta.Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.
Sementara harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX melemah 0,24 persen ke level US$1.728,3 per troy ons. Sementara itu, harga emas di perdagangan spot turun 0,37 persen ke US$1.730,04 per troy ons pada pagi ini.
Analis komoditas Ariston Tjendra mengatakan harga emas pada penutupan kemarin tertekan turun di kisaran US$1.736 per troy ons atau turun US$8, padahal harga emas sempat mencetak level tertinggi selama Maret di kisaran US$1.755 per troy ons.Ia menilai hal itu terjadi karena kembali melonjaknya imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS, terutama tenor 10 tahun.
Untuk diketahui, yield tenor 10 tahun mencapai level tertinggi selama 14 bulan terakhir di kisaran 1,75 persen pada Kamis (18/3). Sementara hari ini, yield masih tertengger di level relatif tinggi, yakni 1,71 persen.
"Ekspektasi kenaikan inflasi di atas 2 persen di AS memicu kenaikan yield tersebut. Dan Kenaikan yield tersebut mendorong penguatan dollar AS yang menekan harga emas," katanya kepada CNNIndonesia.com.
Ariston menilai penurunan harga emas berpeluang berlanjut bila yield masih bergerak naik. Harga berpeluang turun ke kisaran US$1.700 sampai US$1.745 per troy ons.
(wel/age)
Berita Terkait :
- OJK Sebut Pasar Modal Mulai Pulih0
- DPR Nilai Pembentukkan Holding Ultra Mikro Tak Dipolitisasi0
- Batik Air Jelaskan Penumpang Meninggal Usai Sesak Nafas0
- Harga Emas Antam 18 Maret Naik ke Rp.935 Ribu0
- Dukung Pemulihan AS, The Fed Pertahankan Suku Bunga Rendah0
_Black11.png)








