- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
- Hendry Munief Siap Kolaborasi dengan Pemda, Dorong Destinasi dan Event Wisata Riau Masuk KEN dan KSP
- JMSI Riau Matangkan Persiapan Seminar Lingkungan dan UKW, Digelar 5-7 November
- Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
- Siti Aisyah Kunjungi Polres Inhu, Soroti Penegakan Hukum, HAM hingga Konflik Agraria
Haul Akbar Tuan Syekh Oesman Syahabuddin Al Kholidi Naqsabandi Ke 78 Awal Agustus Diperingati

Bagansiapiapi, VokalOnline.Com - Panitia Peringatan Haul Akbar Tuan Syekh Oesman Syahabuddin Al Kholidi Naqsabandi,Senin (22/7/2024) Jam20.00 WIB menggelar rapat persiapan pelaksanaan Haul tokoh mursyik tersebut.

Haul tanggal berpulangnya ke rahmattullah mursyik sekaligus tokoh Agama Bagansiapiapi Rokan hilir ini di selenggarakan 3 hari berturut - turut.
Agenda kegiatan ini dimulai 7 Agustus 2024 sampai 9 Agustus 2924 di Madrasah Suluk Syekh Oesman di Jalan Madrasah,Bagan Timur,Bagansiapiapi api Rokan Hilir.
Persiapan ini dipimpin Chalifah Idris,guru taruqat sekaligus zuriat Syekh Oesman Syahabuddin.
Rapat persiapan pelaksanaan digelar di Madrasah rumah Suluk Syekh Oesman Syahabuddin berbagai saran disampaika jamaah dan masyarakat demi mensukseskan haul tersebut.
Bagi masyarakat Rohil,nama Syekh Oesman Syahabuddin sangat melekat dihati masyarakat merupakan pendiri madrasah suluk dan orang pertama penyebar tariqat naksyabandi di Bagansiapiapi.
Chalifah Idris, penasehat Panitia Pelaksana Haul Syekh Oesman Syahabuddin,Selasa (23/7/2024) menyebutkan panitia dan susunannya telah dibentuk dan tentu saja dengan niat baik bekerja untuk suksesnya Haul yang sejak lama di agendakan ini.
Chalifah Idris menyebutkan,haul ini jolong pertama di gelar terbuka dan agendanya cukup banyak dengan nuansa religius dimana selama ini hanya oleh jemaah suluk saja.
" Haul ini kita kemas dengan berbagai kegiatan keagamaan,ini atas permintaan jemaah sejak lama, insyaallah Tahun 2024 ini dibuat besar guna mengenang Tuan Guru Syekh Oesman Syahabuddin, " Aku Chalifah Idris.
Menurut Chalifah Idris,panitia telah menyebar luaskan menginformasikan dan mengundang jemaah rumag sukuk lainya dari daerah luar serta jemaah mesjid dan mushola .
" Kita mengundang Tuan Guru dari Babusaalam,Langkat,dan mursyk-mursyik guru dan zuriat anak cucu Tuan Guru yang tersebar dibanyak daerah, " Sebut Chalifah Idris.
Caratan sejarah tentang Syekh Oesman Syahabuddin atau digelar juga Tuan Guru berdarah Putih (kalau luka darah yang keluar warna putih,tidak merah) dilahirkan di Tanah Putih Tahun 1875 .
Anak dari HM.Sholeh seorang pengembang tareqat Samaniah dan guru seni bela diri, silat 21 hari yang cukup terkenal di Riau khususnya.
Syekh Oesman Syahabuddin wafat dalam tragedi Peristiwa Bagansiapiapi Kedua,18 September 1946.
Jasadnya tidak ditemukan,walaupun dicari namun anak dan keluarganya telah bermimpi untuk tidak mencari jasadnya.
Syekh Oesman adalah salah seorang murid tertua Syekh Abdul Wahab Rokan atau dikenal sebagai Tuan Guru Babusaalam,Langkat,Sumatera Utara.
Ditahun 1913 hingga 1920,Oesman muda belajar menuntut ilmu di Makkah.
Bertahun-tahun di Mekkah, menamatkan pendidikannya mendapat izajah untuk mengajarkan Tarekat Naqsyabandiyah.
Pulangnya dari Mekkah,Syekh Oesman pulang ke Bagansiapiapi.
Oleh Tuan Guru Syekh Abdul Wahab Rokan memintanya untuk pergi mengajarkannilmu tariqat ke Batu Pahat,Johor,Malaysia.
Di Johor Syekh telah mengajarkan ilmu tareqat tersebut di rumah suluk disana.
Pulsng dari Batu Pahat,Johor,Malaysia,beliau mendirikan Madrasah suluk di Teluk Nibung,Bagan Jawa dan di Batu Enam Bagan Punak,lalu membangun permanen disebidang tanah di Jalan Madrasah Bagansiapiapi.
Melihat ketokohan dan sebagai panutan, Sultan Siak,Sultan Syarief Qasim II mengangkat Syekh Oesman Syahabuddin menjadi Imam Distrik Bagansiapiapi.
Sebagai Imam Distrik Bagansiapiapi sesuai tugas merupakan tempat mencari keadilan.
Sebagaimana telah diatur sesuai Bab II Pasal 1 Bab Al Qawaid,tugas Syekh Oesman tersebut mempunyai wewenang sebagai Hakim Kerapatan Tinggi,Hakim Polisi dan Hakim Syariah serta Hakim Kepala Suku.
Tokoh penyiar Islam dan Guru Tarikat Nadyabandiah Syekh Oesman Syahabuddin masuk tokoh Pejuang dan Pahlawan dimana namanya tertulis di Taman Makan Pahlawan Bagansiapiapi .
Dan masuk dalam daftar anggota Veteran RI sejak Tahun 1960.
Haul bertujuan mengingat tokoh sejarah dan sosok penyiar Islam dan tariqat Naksyabandi juga mengangkat sejarah Bagansiapiapi dari Tahun 1900 hingga 2024 ini.
Kedepanya diharapkan jadi destinasi wisata religi dan masuk kelender wisata rrkegi di Kabupaten Rohil dan Riau umumnya . (Hy)
Berita Terkait :
_Black11.png)









