- Sinergitas Kantor Pertanahan, Bapenda, dan IPPAT Kabupaten Rokan Hulu Perkuat Transformasi Layanan P
- Antisipasi Banjir, PT RSUP Dukung Penguatan Tanggul Sepanjang 579 Meter di Desa Pulau Burung
- Hendry Munief Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Perkuat Ekonomi Kerakyatan
- KNPI Inhil: Memaknai Merdeka dengan Berbuat dan Tetap Kondusif
- Bertahun-tahun Konflik Agraria Petani dengan PT SBP, Ini Kata Bupati Ade
- Peringati HUT ke-81 RI, PLN Grup Regional Riau Perkuat Semangat Kebersamaan dan Kepedulian
- Peduli Kegiatan Keagamaan, PT PAS Mitra Agrinas Salurkan Dukungan untuk MTQ Danau Rambai
- Desentralisasi Asimetris Berbasis Klaster: Solusi Pemerataan Pembangunan Daerah di Indonesia
- Panitia Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Gelar Rapat Terbatas, Pastikan Kesiapan Pertandingan
- Jelang Pacu Jalur 2026, Pemkab Kuansing Desak Penertiban PETI di Hulu Sungai Kuantan
HGU Tak Punya, Kanal Gajah pun Tak Ada ,Gawat..!

Inhil, VokalOnline.Com - Manager Perusahaan PT. Setia Agrindo Mandiri (SAGM) M. Ikbal melalui Humas PT. SAGM Patria Darma mengakui bahwa pihak perusahaannya tidak memiliki kanal gajah untuk pembuangan limpahan air.
Pernyataan ini disampaikannya saat diwawancarai oleh wartawan usai mengikuti Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir (DPRD Inhil) dan Aliansi Pemuda dan masyarakat Desa Kuala Sebatu, di Kantor DPRD Jalan Soebrantas Tembilahan, pada Senin (10/10/22).
"Kita tidak punya kanal sendiri, jadi tetap hanya level air yang kita pertahankan untuk bisa menjaga kebutuhan untuk perkebunan kelapa sawit," katanya.
Selain itu, saat ditanya apakah pihak perusahaan sudah pernah menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada masyarakat? Darma menjawab, untuk CSR sudah pernah di berikan, namun tidak secara individu.
"CSR ada sebagian memang kita terpusat, tetap ada kita CSR contohnya stunting mungkin temen-temen media bisa lihat dulu kita ada break, tapi masih global belum perindu individu, di kabupaten Inhil inilah, kita memang terfokus ke kabupaten belum ada ke individu," pungkasnya.
Sementara itu, secara terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Inhil Azwizarmi saat ditanyakan terkait Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) apakah sebuah PT SAGM harus memiliki kanal gajah?. Dan seharusnya kemana mereka mengalirkan air pembuangannya?
"Secara apa (teknis red) tidak disebutkan didalam AMDAL, AMDAL kan sudah umum, itu tehnis tapi pada prinsipnya apabila ada dampak kepada masyarakat, itu perlu diatasi," katanya saat di temui wartawan, Rabu (12/10/22).
Berita Terkait :
- Darma Akui PT. SAGM yang Beroperasi di Inhil Tak Miliki HGU0
- Berkat BKK, Desa Mandiri Meningkat, Desa Tertinggal Berkurang0
- Safari Subuh, Gubri Silaturrahmi Bersama Masyarakat di Masjid Agung Al-Huda Tembilahan0
- Polisi Inhil Ringkus Warga Jambi Pencuri Uang Perusahaan0
- Bupati Wardan Janjikan Umroh Bagi Qori Qoriah Berprestasi di MTQ0
_Black11.png)









