- INPEST Inhu Soroti Dugaan Tipikor, Kades Talang Durian Cacar dan Ketua BPD Bakal Dilaporkan
- IPP Pekanbaru Buka Layanan Hapus Tato Gratis di Senapelan
- Selain Bantu UMKM, Hendry Munief Dorong Pelaku Industri Kembangkan Industri Halal
- Kabut Asap Menurun, PDIP Kuansing Turun ke Jalan Bagikan Masker
- DPR Janji Sahkan RUU Perampasan Aset Korupsi: Harus Tegas Hukuman Mati Efek Jera Untuk Koruptor
- FORKI Dumai Disebut Tak Koordinasi dengan Perguruan Karate Terkait Pencalonan Ketua KONI
- Aksi Warga Kepayang Sari di Lahan Eks Tasma Puja, PT Agrinas Palma Sepakati Penghentian Operasional
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Matangkan Program Penyuluhan TNI AD untuk Cegah Karhutla di Riau
- Jalan Sungai Rawa Minim Rambu, Truk Bermuatan Besar PT EPE Disorot
- Matahari 08 Riau Hadir di Tengah Dampak Karhutla, Ribuan Masker Gratis Dibagikan ke Masyarakat
Ibu Dan Anak Kandung Anies Positif Terkena COVID-19

Jakarta, VokalOnline.Com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan bahwa ibunya, Aliyah Baswedan dan salah satu anak kandungnya positif terkena COVID-19 meski sudah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga atau "booster".
"Di rumah saya hari ini ada dua yang positif COVID-19, satu ibu saya, satu anak saya," kata Anies di ITC Cempaka Mas, Jakarta Pusat, Kamis.
Meski positif COVID-19, Anies memastikan kedua anggota keluarganya itu tidak memiliki gejala dan dalam kondisi baik.
Anies menuturkan, ibunya yang sudah berusia 82 tahun sudah mendapatkan vaksinasi "booster" dan tidak menunjukkan gejala apapun.
Sebelumnya, sang ibu juga sempat positif COVID-19 pada Februari 2022.
Ia memperkirakan vaksinasi "booster" ikut berperan menolong tingkat keterpaparan sehingga tidak perlu mendapatkan perawatan khusus.
Untuk itu, ia meminta masyarakat yang sudah waktunya untuk mendapatkan vaksinasi dosis ketiga, segera melakukan vaksinasi tersebut.
"Masyarakat yang belum mendapatkan vaksin ketiga, datangi fasilitas kesehatan. Kami akan terus genjot, akan terus jangkau, harapannya nanti kalau pun terpapar maka tidak mengalami infeksi yang membuat harus menjalani perawatan khusus," kata Anies.
Berdasarkan data Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta hingga Rabu (22/6) jumlah kasus aktif di Ibu Kota baik yang dirawat dan diisolasi bertambah 864 kasus sehingga mencapai 6.779 kasus.
Sedangkan kasus positif bertambah mencapai 1.226 kasus sehingga total akumulasi kasus mencapai 1,26 juta kasus.
Adapun jumlah orang yang dites usap PCR dalam satu pekan terakhir mencapai sekitar 60 ribu orang dengan tingkat persentase positif sepekan terakhir mencapai 9,6 persen.
Jumlah orang yang dites usap PCR sesuai target Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk DKI Jakarta dalam sepekan adalah 10.645 orang. **Fira
Berita Terkait :
- Virus Polio Terdeteksi Dalam Inspeksi Limbah Di Inggris0
- SIM Keliling Buka Pukul 08.00-14.00 WIB Di lima Lokasi Pada Rabu0
- Ikuti Kejuaraan Dunia di Italia, Rafa Temui Gubri Syamsuar0
- Korban Binomo Ancam Demo Jika Indra Kenz Tak Segera Disidang0
- Hotman soal Dipolisikan Kasus Pencemaran Nama Baik: Hal Sepele0
_Black11.png)









