- Spanduk Bilo Ngonten Viral, Warga Minta Pemkab Siak dan PT EPE Bertanggung Jawab atas Jalan Rusak
- Hari Mangrove Sedunia, Yayasan Generasi Hijau Beri Penghargaan kepada Kapolda Riau
- INKANAS Polda Riau Borong 37 Medali, Sabet Juara Umum II di Bukittinggi
- Kodam XIX Evaluasi Pelaksanaan Program Kerja dan Anggaran Tahun 2026
- Kodam XIX/Tuanku Tambusai Percepat Pembangunan Jembatan Garuda Armco di Pekanbaru
- Hendry Munief Dorong Penguatan Mindset Bisnis dalam Pelatihan Digital Marketing BMIWI Riau
- Kapolres Inhil AKBP Donny Eko Listianto, S.H., S.I.K., M.H., Tekankan Disiplin, dan Pelayanan 110
- Tanaman Jagung di Dusun Pelangi Tumbuh Tak Merata, Polsek Keritang Siap Dampingi Petani
- Hendry Munief Dorong Penguatan Mindset Bisnis dalam Pelatihan Digital Marketing BMIWI Riau
- Syahrul Aidi Apresiasi Putusan MK Soal Kuota Internet, Tegaskan Hak Konsumen Harus Dilindungi
IHSG Diperkirakan Bergerak Variatif Cenderung Melemah

Jakarta, VokalOnline.Com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diproyeksi bergerak variatif cenderung melemah seiring koreksi bursa saham global.
IHSG dibuka melemah 18,37 poin atau 0,26 persen ke posisi 7.130,6. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 5,12 poin atau 0,48 persen ke posisi 1.051,66.
"Pada hari ini, IHSG diperkirakan bergerak mixed melemah dengan range 7.040-7.175," tulis Tim Riset Sinarmas Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Kamis.
IHSG pada Rabu (1/6/2022) kemarin libur karena peringatan Hari Lahir Pancasila. Sementara itu, pada Selasa (31/5/2022) IHSG bergerak menguat lebih dari satu persen sejalan dengan menguatnya bursa regional Asia.
Sementara itu, Wall Street kompak melemah pada akhir perdagangan Rabu (1/6/2022). Laporan Fed menunjukkan ekonomi di sebagian besar wilayah AS berkembang pada kecepatan moderat dari April hingga akhir Mei.
Amerika Serikat telah merilis data House Price Index periode Maret 2022 pada level 386,5, tumbuh 1,5 persen (mom) atau 19 persen (yoy) dan lebih rendah dari estimasi konsensus.
Dari Asia, NBS Manufacturing PMI China periode Mei 2022 dilaporkan berada di level 49.6, lebih tinggi dari bulan sebelumnya meski masih dalam taraf kontraksi.
Dari domestik, Asosiasi Pabrik Kabel Indonesia (Apkabel) memproyeksikan permintaan tembaga untuk konduktor listrik bakal naik signifikan seiring dengan komitmen pemerintah membangun industri kendaraan listrik di dalam negeri.
Jika hal itu terealisasi, dampak positif berpotensi dirasakan oleh permintaan komoditas tembaga dan produk metal lainnya.
Bursa saham regional Asia pagi ini antara lain indeks Nikkei melemah 47,77 poin atau 0,17 persen ke 27.410,12, indeks Hang Seng turun 331,04 poin atau 1,55 persen ke 20.963,9, dan indeks Straits Times terkoreksi 5,79 poin atau 0,18 persen ke 3.238,21. **Fira
Berita Terkait :
- INDONESIA Rupiah Melemah Jelang Rilis Data Inflasi Mei 20220
- Airlangga Apresiasi Dukungan Dan Kerja Sama Bilateral Dengan Singapura0
- BPK Temukan DKI Kelebihan Bayar Gaji Dan Belanja Barang Pada 20210
- Menkeu Sebut Anggaran Perlinsos Capai Rp441,3 Triliun Pada 20230
- Penerbangan Umrah Di Bandara Soekarno-Hatta Terus Naik0
_Black11.png)









