- Bhabinkamtibmas Teluk Pinang Bripka Arif Cek Kebun Cabe Rawit, Polri Dukung Ketahanan Pangan Warga
- Bhabinkamtibmas Sungai Iliran Gas Pol Dukung Swasembada Pangan
- PT Tasma Puja Hadirkan Sumur Bor, Akhiri Krisis Air Bersih di TK An-Nur dan Padang Mutung
- Hendry Munief Ajak Bupati dan DPRD Kepulauan Temui Ketua Pansus RUU Daerah Kepulauan
- Bubarkan Panitia HUT ke-6, Dumai Jadi Tuan Rumah HUT ke-7 JMSI Tahun 2027
- Prabowo Diminta Tegas Redam Kegaduhan Kejagung vs Kortastipidkor
- Kapolri Dorong Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, dan Masyarakat Cegah Karhutla
- PT EMP Tunas Energi Bangun Ruang Hijau Bersama Masyarakat*
- Sertijab Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek Jajaran, Kapolres Inhil Tekankan Profesionalisme
- Ketua DPRD Inhu Pertanyakan Legalitas PT SBP, Klaim Jadi Korban Pembunuhan Karakter
IHSG Diprediksi Menguat Usai Kondisi Jenuh Jual

(kompas.com)
Vokalonline.com Dilansir dari CNN Indonesia -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan saham hari ini, Senin (5/4).
Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan menjelaskan penguatan indeks saham dikarenakan pergerakan indeks saham memasuki area oversold dalam beberapa hari terakhir.
Oversold adalah kondisi jenuh jual akibat harga saham di bursa sudah mengalami tekanan jual dan mencapai titik jenuh."Selain itu, indikator stochastic bergerak menyempit mengindikasikan potensi rebound," ungkap Dennies dalam risetnya.
Meski demikian, penguatan diperkirakan hanya bersifat jangka pendek, sebelum kembali melanjutkan pelemahan. Ia memprediksi indeks bergerak dalam rentang support 5.928-5.956 dan resistance 6.016-6.048.
Sementara itu, CEO Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya melihat IHSG masih berusaha menggeser rentang konsolidasi ke arah yang lebih baik.
Menurut dia,indeks akan bergerak dalam rentang support 5.827 dan resistance 6.088. "Hari ini IHSG berpotensi bergerak dalam rentang konsolidasi wajar," ujar William.
Meski demikian, selama support level mampu dipertahankan cukup kuat, William memprediksi peluang kenaikan IHSG jangka pendek masih terbuka lebar.
"Mengingat hingga saat ini kondisi perekonomian Indonesia berada dalam kondisi stabil yang terlihat dari data yang telah terlansir," imbuhnya.
Ia menyarankan pasar mencermati sejumlah saham, seperti PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).
Pada perdagangan sebelumnya, Kamis (1/4), IHSG ditutup menguat ke level 6.011.Pelaku pasar asing mencatatkan jual bersih atau net sell di seluruh pasar sebesar Rp1,17 triliun.
(hrf/bir)
Berita Terkait :
- Dahlan Iskan Soroti Keuangan BUMN Karya 0
- Sayonara, Giant Pamulang Square Tutup Permanen 0
- Rupiah Menguat Usai Libur Paskah 0
- Harga Emas Antam 5 April, Turun ke Rp.921 pergram0
- Gubernur Riau Dukung Pembangunan 1.000 Rumah Buruh Sawit0
_Black11.png)









